JAKARTA, SH – Hasil produk unggulan yang di pamerkan di stand asal Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan dalam gelaran pameran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo (AOE) 2019, di Jakarta Convention Center (JCC) mendapat antusias para pengunjung.
Hal itu terlihat dari ramainya para pengunjung mulai dari beberapa kepala daerah di Indonesia hingga kedutaan asing mengunjungi dan bahkan membeli produk daerah itu.
“Alhamdulillah stand kita sangat ramai di kunjungi, bahkan tadi ada Wakil Gubenur Riau, Wakil Bupati Pringsewu, Lampung, kedutaan asing dan banyak juga pengunjung dari kabupaten serta provinsi lain yang mampir dan membeli produk – produk yang kita jual,” ungkap Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, Lia Syarif saat dihubungi via sms, Kamis (4/7/2019).
Hal ini katanya, menunjukan bahwa potensi yang ada di kabupaten yang masih terhitung muda tersebut memiliki produk lokal yang patut di pasarkan ke seluruh daerah di Indonesia.
- 35 Siswa dari 34 SMA/SMK di Sumsel Ikuti Diksar Bela Negara dan Edukasi Hulu Migas
- Polda Sumsel Ungkap 29 Kasus dan Amankan Ratusan Senjata Api Ilegal dalam Operasi Senpi Musi 2026
- Kejari Musi Rawas Sosialisasikan JAKUMDU, Perkenalkan Lima Inovasi Pelayanan Hukum
- Polda Sumsel Gagalkan Pengiriman 6.000 Butir Ekstasi dari Medan ke Palembang, Dua Tersangka Ditangkap
- Empat Pelaku Pencurian Kabel PLN di Muratara Ditangkap, Dua Buron Masuk DPO
Tentunya, beberapa inovasi akan terus di tingkatkan termasuk juga membangkitkan kerajinan tangan dan industri rumah tangga melalui pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Sehingga potensi dan produk yang ada di daerah dapat di promosikan untuk di pasarkan ke seluruh daerah di Indonesia bahkan mancanegara.
Lia Syarif menguraikan, beberapa produk lokal asal Muratara yang di hadirkan dalam pameran AOE 2019 ini diantaranya, Syrup Jeruk Terusan produk andalan masyarakat Desa Terusan Kecamatan Karang Jaya, Ikan Pedo siap saji lengkap dengan bumbu masakan yang merupakan produk unggulan dari Kecamatan Rawas Ulu dan Ulu Rawas.
Ada juga, Brownis Biji Karet dari Kecamatan Nibung, Kerupuk Lamban dari Kecamatan Muara Rupit, Karang Depo dan Rawas Ilir serta Tempoyak dan Gulo Dian siap saji.
Selain produk makanan lokal, lanjutnya, juga ada kerajinan tangan berupa perhiasan yang terbuat dari batu, selain itu ada juga Kain Jumputan pewarnaan alam dan Kain Batik produk asli masyarakat Muratara.
“Alhamdulillah semua laris manis dan ramai di kunjungi, saya berharap kedepan akan lebih banyak lagi produk inovasi baru yang masyarakat ciptakan dalam mendukung makmurnya UMKM di Muratara,” katanya.
Diketahui, AOE 2019 tersebut dihadiri kepala daerah provinsi dan kabupaten seluruh Indonesia yang dibuka secara langsung Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Jenderal Purnawirawan Wiranto, Selasa (3/7/2019).
Editor : J. Silitonga









