LUBUKLINGGAU – Sebanyak 48 wartawan di Kota Lubuklinggau mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dilaksanakan Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) selama dua hari 11 hingga 12 Oktober 2022 di Hotel Cozy, Kota Lubuklinggau.
Pelaksanaan UKW tersebut dibagi menjadi 8 kelas, 1 kelas terdiri dari 6 peserta mengikuti UKW tingkat Madya, sementara 6 kelas terdiri dari 42 peserta mengikuti UKW tingkat Muda dengan menghadirkan para penguji dari Dewan Pers sebanyak 8 orang.
Ketua PWI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Firdaus Komar mengatakan, pelaksanaan UKW oleh Diskominfotiksan Lubuklinggau bersama PWI Lubuklinggau dan PWI Sumsel ini merupakan yang terbanyak jumlah pesertanya yang dilaksanakan di Provinsi Sumsel.
Menurutnya, Kota Lubuklinggau dapat dijadikan barometer bagi daerah lain terutama di wilayah Sumsel dalam hal peningkatan kapasitas kerja wartawan melalui pelaksanaan UKW.
“Sangat kita apresiasi apa yang sudah dilakukan Pemkot Lubuklinggau melalui Diskominfotiksan dalam meningkatkan sumber daya manusia wartawan, dan ini dapat menjadi barometer bagi daerah lain,” kata Firko sapaan Ketua PWI Sumsel ini.
Dia menjelaskan, UKW ini bukan hanya untuk mengukur apakah seorang wartawan itu sudah kompeten atau belum, namun sebagai sebuah komitmen dan kesepakatan bersama untuk memberikan filterisasi wartawan agar bekerja secara profesional atau tidak.
“Kita ingin sampaikan seorang wartawan itu bukan hanya menyampaikan informasi, tapi ada roh yang membuat tugas wartawan itu memberi dampak positif bagi daerah dan negara ini,” ungkapnya.
Pelaksanaan UKW tersebut dibuka langsung Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe yang dihadiri Forkopimda Kota Lubuklinggau dan Pimpinan OPD Kota Lubuklinggau, Ketua PWI Lubuklinggau, Musi Rawas dan Muratara.
Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan UKW ini sudah lama direncanakan, namun dapat terlaksana tahun ini mengingat pada tahun-tahun sebelumnya situasi sedang menghadapi pandemi Covid 19.
“Sebenarnya kita sudah lama ingin mengadakan UKW di Kota Lubuklinggau, namun baru kali ini tercapai. Mudah-mudahan tahun depan kembali bisa dilaksanakan,” kata Walikota sembari berharap pelaksanaan UKW ini dapat meningkatkan kapasitas para wartawan yang bertugas di Bumi Sebiduk Semare Kota Lubuklinggau.
Walikota mengatakan, wartawan adalah mitra pemerintah, sebab untuk membangun daerah tidak dapat dilakukan Walikota sendiri, perlu dukungan semua pihak termasuk insan media.
“Tidak ada pembangunan berjalan sendiri, itu tidak mungkin. Butuh sinergi dari bebagai elemen, salah satunya insan pers,” ujarnya.
Walikota juga mengajak wartawan untuk menyukseskan program Ayo Ngelong ke Lubuklinggau 23.3.23 tahun depan. Peran media dalam mempromosikan program ini sangat diperlukan melalui pemberitaan terkait potensi yang ada di Lubuklinggau.
“Kita saat ini akan menyambut program Ayo Ngelong ke Lubuklinggau 23.3.23 Saya harapkan wartawan terus mempromosikan, agar orang banyak datang ke Lubuklinggau,” katanya. (SH-04)









