PALEMBANG, SH – Meski masih di tengah pandemi, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghimbau agar Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) tetap menjalankan tugas dengan profesional, transparan dan menjaga kondusifitas daerah.
Mengingat Desember mendatang Provinsi Sumsel akan mengadakan kegiatan besar yakni pemilihan kepala daerah di 7 daerah yakni, Ogan Ilir, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selatan, dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
“Epicenterumnya ada di penyelenggara, bermasalah atau tidaknya ini sangat mungkin datangnya dari penyelenggara, Setransparan mungkin sifatnya diketahui partai politik dan masyarakat secara prosesnya,” ungkapnya saat menerima audiensi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dalam rangka bersilaturahmi, bertempat di Ruang Tamu Gubernur, Senin (8/6/2010).
Baca juga:
- 35 Siswa dari 34 SMA/SMK di Sumsel Ikuti Diksar Bela Negara dan Edukasi Hulu Migas
- Polda Sumsel Ungkap 29 Kasus dan Amankan Ratusan Senjata Api Ilegal dalam Operasi Senpi Musi 2026
- Wakapolda Sumsel Patroli Udara Antisipasi Karhutla di Empat Wilayah Rawan
Terlebih, Provinsi Sumsel dalam penyelenggaraannya sudah terkenal dengan zero konfliknya, oleh sebab itu pula ia meminta seluruh pihak menjaga kondusifitas daerah dan jangan sampai situasi kamtibmas yang baik ini terganggu.
“Kuncinya di penyelenggara KPU dan bawaslu, artinya penegakan aturan yang benar. Transparan adalah kunci utama, dan bekerja secara profesional harus dilakukan, sehingga hasil yang didapat bisa lebih baik,” tuturnya.
Hadir pula dalam kesempatan ini Ketua Bawaslu Provinsi Sumsel Iin Irwanto, S.T., MM, Koordinasi Divisi Hukum Data dan Informasi Junaidi, Koordinator Divisi Pengawasan Humas dan Antar Lembaga Iwan Ardiansyah.
Editor: J. Silitonga
Sumber: Kominfo









