Home / Nusantara / Politik

Senin, 4 September 2023 - 13:12 WIB

Upaya Menangkal Isu Politisasi Agama Jelang Pemilu 2024 Melalui Media Penyiaran

Anggota KPU RI, Mochammad Afifuddin mengikuti Seminar Nasional, Pelantikan, dan Rakernas Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (DPP ASKOPIS), bertema “Menangkal Isu Hoaks dan Politisasi Agama di Media Jelang Pemilu 2024”, (1/9)

Anggota KPU RI, Mochammad Afifuddin mengikuti Seminar Nasional, Pelantikan, dan Rakernas Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (DPP ASKOPIS), bertema “Menangkal Isu Hoaks dan Politisasi Agama di Media Jelang Pemilu 2024”, (1/9)

JAKARTA – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 pada 14 Februari 2024 mendatang, KPU terus berupaya melakukan sosialisasi dan edukasi dengan bekerja sama pada semua pihak termasuk lembaga penyiaran, agar segala bentuk kampanye dapat diisi dengan hal-hal yang positif, sehat dan baik.

Demikian disampaikan Anggota KPU Mochammad Afifuddin saat menjadi narasumber Seminar Nasional, Pelantikan, dan Rakernas Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (DPP ASKOPIS), bertema “Menangkal Isu Hoaks dan Politisasi Agama di Media Jelang Pemilu 2024”, di Jakarta, Jumat (1/9/2023).

Menurut Afif, pada tahun politik yang menjadi tantangan media atau lembaga penyiaran salah satunya adalah isu politisasi agama yang dikomodifikasi dan disebarluaskan, tanpa adanya konfirmasi.

Baca Juga :  Tekad Ramah-Berarti Wujudkan Musi Rawas 'MANTAB'

Oleh karena itu, ungkap Afif, pentingnya edukasi kepada masyarakat agar mendapat penguatan literasi menjelang tahapan kampanye yang tak lama lagi dimulai.

“Kesimpulan sebenarnya adalah terkait pentingnya upaya literasi, bagaimana ruang-ruang kampanye yang tidak lama akan kita mulai ini diisi dengan hal-hal yang positif,” kata Afif

Afif juga mengatakan bahwa kepedulian KPU pada Pemilu 2024 ini adalah menyatukan bangsa, menghindari keterbelahan di masyarakat, berupaya lebih baik dari Pemilu 2019.

Untuk melakukan upaya preventif tersebut tentu KPU tidak bisa bekerja sendiri, maka kerja sama antara KPU, KPI, dan Askopis sangat penting.

Baca Juga :  Perkuat Sinergitas, PWI Musi Rawas Silaturahmi ke Kajari Musi Rawas

“KPU tentu tidak bisa bekerja sendiri, maka penting sekali selain edukasi itu sendiri, pengawasannya juga dilakukan.  Kami banyak minta tolong ke teman-teman KPI, bagaimana lembaga penyiaran ini diisi dengan hal-hal yang positif, termasuk juga teman-teman Askopis dalam upaya bagaimana ruang-ruang kampanye termasuk lembaga penyiaran dapat diisi dengan hal-hal yang positif, kampanye yang sehat dan baik,” tegas Afif.

Turut hadir Anggota KPI Pusat Evri Rizqi Monarsi, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Usman Kansong, serta Pengurus Askopis dari berbagai daerah di Indonesia. **

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Pali

Laporan Teregistrasi di MK, Pasangan DHDS Minta Dilakukan PSU di 51 TPS

Nusantara

Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2023: Hargai Kepala Daerah sebagai Inovator Pangan, Sandang dan Papan

Nusantara

Ajang PROPER 2023, PHR Zona 1 Sabet Penghargaan Dua Emas dan Empat Hijau

Nusantara

Libur Lebaran, Presiden Jokowi Ajak Cucu Wisata Satwa di Bali

Nusantara

Mengenakan Pakaian Adat Baduy, Presiden Jokowi Sampaikan Pidato Kenegaraan

Kesehatan

BPOM Terbitkan EUA Vaksin Produksi Dalam Negeri Indovac

Berita TNI

KSAD Dudung Ajak SMSI Optimalkan Penguatan Ideologi Pancasila dan NKRI

Nusantara

Kepala SKK Migas Tinjau Sumur Eksplorasi Manpatu-1X