Home / Pali / Pilkada / Politik / SMSI / Sumsel

Selasa, 19 Januari 2021 - 03:45 WIB

Laporan Teregistrasi di MK, Pasangan DHDS Minta Dilakukan PSU di 51 TPS

PALI, SH – Laporan yang diajukan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati PALI nomor urut 01 Devi Harianto dan Darmadi Suhaimi SH (DHDS), ke Mahkamah Konstitusi (MK) pasca Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akhirnya diregistrasi untuk dilanjutkan.

Hal itu terlihat dalam akta registrasi perkara konstitusi, Nomor16/PAN.MK/ARPK/01/2021, bahwa Senin (18/1) pukul 10.00 WIB, telah dicatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi Elektronik (e-BRPK) perselisihan suara dengan registrasi perkara, Nomor 16/PHP.BUP-XIX/2021.

Paslon DHDS mengajukan dan memberi surat kuasa khusus kepada Novriansyah SH MH dan kawan-kawan yang disebut sebagai pemohon. Sedangkan, KPU PALI disebut sebagai termohon. Perkara tersebut akan ditetapkan hari sidangnya.

Calon Bupati PALI Devi Harianto mengatakan, pihaknya optimis permohonan tersebut di kabulkan MK, karena sebanyak 51 dari 408 total Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pilkada PALI telah terjadi perselisihan suara.

Baca Juga :  Mahkamah Konstitusi Wajib Putuskan Pendapat DPR Terkait Pemakzulan

“Dan sebanyak 51 TPS juga yang kita minta untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU,red). Yang kita ajukan sesuai dengan fakta dilapangan, berikut dengan bukti-bukti terlampir,” ujarnya, Senin (18/1/2021).

Dijelaskanya, bukan tanpa alasan diajukannya 51 TPS tersebut untuk dilakukan PSU, menurutnya pihaknya melihat adanya perselisihan suara yang terjadi disebabkan berbagai hal.

“Diantaranya, pada 51 TPS tersebut telah terjadi pemilih yang melakukan pemilihan lebih dari satu kali. Lalu, terjadinya jumlah surat suara yang melebihi jumlah absensi atau daftar hadir di TPS,” terangnya.

Ditambahkannya, permohonan PSU di 51 TPS tersebut, tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten PALI.

“Semua kecamatan terjadi, tidak ada yang mayoritas, karena semua kecamatan rata terjadi selisih suara,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pilkada Serentak, Firdaus Komar: Wartawan Jaga Independensi Profesi dan Pengurus PWI Tidak Menjadi Tim Sukses

Sebelumnya, Ketua KPU PALI Sunario SE mengatakan, pihaknya saat ini sudah mempersiapkan diri terhadap permohonan yang dilakukan paslon 01 DHDS ke MK.

“Pada dasarnya kita sendiri siap untuk menghadapi Perselisihan Hasil Pilkada (PHP,red) Paslon 01 di MK dan kita siap melaksanakan apapun keputusan MK nantinya,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan beberapa data-data dan dokumen yang akan dibutuhkan, sesuai dengan permohonan paslon 01 DHDS ke MK yang sedang berlangsung.

“Insya Allah kita sudah siapkan data-data dan dokumen yg dibutuhkan sesuai dengan permohonan paslon 01 ke MK, kita menunggu keputusan MK tanggal 18 Januari 2021 mendatang,” ulasnya.

Editor: J. Silitonga

Sumber: SMSI PALI

Share :

Baca Juga

Palembang

Gebyar HPN 2023, PWI Sumsel Launching Pusat Program Pendidikan Jurnalistik

Covid-19

Pemkab Muba Siap Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Pada 13 Januari ini

Musi Rawas

Disperindagsar Mura Gelar Operasi Pasar Murah di Tuah Negeri

Lubuklinggau

Arus Lalulintas di Sepanjang Jalan Yos Sudarso Mulai Dipadati Para Pemudik

Palembang

SMSI Sumsel Dukung Pemkot Palembang Sosialisasi Penanganan Covid-19

Musi Rawas

Tiga Surveyor Independen Pusat Lakukan Penilaian RSUD Muara Beliti

Musi Rawas

Program Santunan Kematian Rp 3 Juta di Musi Rawas akan Bergulir pada April 2021

Covid-19

Untuk Kesehatan Masyarakat, Binda Sumsel Terus Galakkan Vaksinasi