Home / Musi Rawas / Sumsel

Rabu, 2 September 2026 - 15:55 WIB

Terima Sabuk Jawara Cimande, Kajari Musi Rawas: Ini Amanah untuk Menegakkan Kebenaran

Kajari Musi Rawas Dr Ema Siti Huzaemah Ahmad SH MH menerima Sabuk Jawara Cimande

Kajari Musi Rawas Dr Ema Siti Huzaemah Ahmad SH MH menerima Sabuk Jawara Cimande

MUSI RAWAS — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Musi Rawas Dr Ema Siti Huzaemah Ahmad menerima Sabuk Kehormatan atau Sabuk Jawara dari Paguyuban Pasundan Cimande, Rabu (2/9/2026).

Penyematan sabuk tersebut berlangsung di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Musi Rawas. Bagi Ema, pemberian Sabuk Jawara bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah untuk memperkuat komitmen dalam menegakkan hukum dan menjaga kepentingan masyarakat.

Ema mengatakan, nilai yang terkandung dalam Sabuk Jawara memiliki keterkaitan dengan tugas kejaksaan sebagai institusi penegak hukum.

“Sabuk Jawara ini bukan sekadar simbol pakaian adat atau atribut fisik semata. Ini merupakan simbol semangat jawara dan keberanian untuk membela kebenaran, menjaga kehormatan, menegakkan nilai-nilai luhur, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Ema.

Menurut dia, penegak hukum tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan intelektual dalam menjalankan tugas. Integritas moral dan kepekaan sosial juga menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kejari Musi Rawas Catat PNBP Lebih dari Rp64 Miliar Periode Januari–September 2026

Karena itu, Ema memandang penyematan Sabuk Jawara sebagai pengingat agar kejaksaan terus menjalankan tugas secara berintegritas dengan tetap memperhatikan nilai-nilai kearifan lokal.

“Ini menjadi amanah, pengingat sekaligus cambuk semangat bagi kami untuk menjaga kondusivitas dan ketertiban hukum, serta menjadi pelindung dan pengayom masyarakat tanpa tebang pilih,” ujarnya.

Ema juga berharap penyematan Sabuk Jawara dapat memperkuat hubungan antara aparat penegak hukum dengan elemen budaya dan masyarakat.

Menurut dia, sinergi tersebut diperlukan untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung kemajuan Kabupaten Musi Rawas.

Sementara, Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud yang menghadiri kegiatan tersebut mengatakan, Sabuk Kehormatan atau Sabuk Jawara tidak hanya menggambarkan kemampuan seseorang dalam ilmu bela diri.

Baca Juga :  Kejari Musi Rawas Catat PNBP Lebih dari Rp64 Miliar Periode Januari–September 2026

Sabuk tersebut, kata Ratna, juga mengandung makna tanggung jawab untuk menjaga marwah dan nilai-nilai luhur pencak silat Cimande.

“Kepada Ibu Kajari yang hari ini menerima sabuk kehormatan, saya ucapkan selamat,” kata Ratna.

Ratna berharap Ema dapat menjadi teladan di tengah masyarakat sekaligus ikut berkontribusi dalam menjaga kondusivitas dan kedamaian di Musi Rawas.

Dia juga berharap Paguyuban Pasundan Cimande dapat berperan dalam membentuk generasi muda yang memiliki ketangguhan fisik, kecerdasan intelektual, dan akhlak yang baik.

“Melalui wadah Pasundan Cimande, saya berharap akan lahir generasi penerus bangsa yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga cerdas secara intelektual dan luhur secara akhlak,” ujar Ratna.

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Palembang

Gubernur Sumsel Groundbreaking Pembangunan Fly Over Sekip Ujung

Musi Rawas

Wabup Mura : Kerukunan di Desa Taruna Patut Dicontoh

Musi Rawas

Bupati Musi Rawas Tinjau Lokasi Banjir di STL Ulu Terawas

Musi Rawas

Polres Musi Rawas Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-79

Palembang

18 Wartawan Ikuti UKW Angkatan ke-37 yang Digagas PWI Sumsel dan SKK Migas

Sumsel

Kontes Video Testimoni, Secercah Harapan dari Sang Pemimpin Sabet Juara

Musi Rawas

Tinjau Jembatan Putus, Bupati Instruksikan Pemasangan Portal

Covid-19

Untuk Kesehatan Masyarakat, Binda Sumsel Terus Galakkan Vaksinasi