Terduga Pencuri Rumah Warga Tewas Diamuk Massa

MUSI RAWAS, SH – Rival alias Inai (25) warga Desa Sembatu Jaya, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Mura Rawas (Mura) babak belur diamuk massa dan akhirnya meninggal dunia lantaran diduga mencuri di rumah Kartono alias Tono (37) warga Dusun I, Desa Tri Anggun Jaya, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura, sekitar pukul 08.00 WIB, Selasa (5/1/2021).

Pria ini sempat dilarikan ke Puskesmas BTS Ulu Cecar untuk dilakukan tindakan medis, namun nyawanya tidak sempat tertolong.

Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy melalui Kapolsek Muara Lakitan, AKP M Romi saat dikonfirmasi membenarkan adanya perkara pencurian tersebut.

“Memang benar, ada perkara pencurian, namun tersangkanya meninggal dunia akibat diamuk massa, walaupun sempat dilarikan ke Puskemas BTS Ulu Cecar untuk dilakukan tindakan medis,” singkatnya, Kamis (7/1/2021).

Kata Kapolsek, tersangka menyimpan barang-barang hasil curian tersebut di gorong-gorong yang tidak jauh dari rumah  warga. Kemudian warga mengetahui adanya barang-barang tersebut.

Tono bersama warga melakukan pengintaian, alhasil, dua pria menuju gorong-gorong hendak mengambil barang tersebut dan warga kemudian menangkap kedua pria ini. Namun satu pelaku berhasil kabur sementara Rival langsung diringkus warga.

“Tersangka ini memang dipancing warga, ketika dia datang mau mengambil barang curian langsung dikepung dan dipukuli. Tersangka tewas karena mengalami luka pukulan di sekujur tubuhnya akibat diamuk massa,” kata Romi.

Modus pelaku pencurian ini yakni mengincar rumah kosong yang ditinggal penghuni untuk pergi ke kebun.

Dari aksi pencurian tersebut, pelaku mengambil, dua buah tabung gas 3 Kg, satu buah reciver merk goldsat, dua buah lampu senter, satu pasang sandal merk Carvil, satu unit Handphone merk Samsung Galaxy, satu lembar celana panjang jeans merk LOIS warna biru, satu buah dompet panjang warna coklat berisi uang tunai Rp. 800.000, dan satu lembar KTP atas nama NI.

“Sekitar pukul 10.00 WIB, Tono pulang kerumah dan mengetahui rumahnya telah dimasuki orang tak dikenal (OTD) dan mengambil barang-barang miliknya,” ungkap Romi.

Selanjutnya, Tono memberitahukan kepada tetangganya yang ternyata juga mengalami pencurian dirumahnya, lalu Tono bersama masyarakat menelusuri jejak pelaku.

Sekitar jarak 50 meter dari rumah warga, di ditemukan barang milik Tono di dalam gorong-gorong yang disembunyikan oleh pelaku.  Barang-barang tersebut sengaja belum diambil, karena Tono dan masyarakat menunggu dan mengintai sampai ada pelaku yang mengambil barang curian tersebut.

Sekitar pukul 20.00 WIB, terang Kapolsek, ada dua pria datang mengambil barang-barang di dalam gorong-gorong tersebut, spontan, Tono dan masyarakat memergoki Rival dan salah satu pelaku berhasil kabur, kemudian Rival berhasil diamankan dan mengakui perbuatannya yang telah melakukan pencurian.

Lantaran kesal, massa langsung mengeroyok pelaku sehingga mengalami luka di bagian kepala dan tidak sadarkan diri.

Mendengar ada pelaku tertangkap dan dikeroyok, Kades Tri Anggun menghubungi Kapospol Bumi Makmur, lalu tersangka yang tidak sadarkan diri akibat dikeroyok massa dibawa ke Puskemas BTS.Ulu Cecar utk dilakukan tindakan medis.

Saat ini, petugas sedang mengejar satu orang lagi yang kabur.

“Jenazah pelaku sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” tutup Kapolsek.

Editor: J. Silitonga

sumateraheadline

Portal berita sumateraheadline.com akan selalu berusaha menyajikan informasi terkini secara cepat dan akurat. Dikemas dalam sebuah berita yang berimbang dan terpercaya dan beralaskan pada rambu-rambu kode etik jurnalistik dan pedoman media siber. Kami harapkan kritikan dan masukan yang positif dari para pembaca dan pengikut portal berita sumateraheadline.com yang mengarah kepada penyempurnaan situs berita ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *