Home / Nusantara / Sumsel

Jumat, 13 Januari 2023 - 07:07 WIB

PetroChina Lakukan Investigasi Bersama Pihak Eksternal Terkait Insiden Area Sumur WB-D7

KKKS PetroChina

KKKS PetroChina

JAMBI – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PetroChina International Jabung Ltd. menyampaikan bahwa perusahaan telah berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) dalam melakukan investigasi terkait insiden yang terjadi di area sumur WB-D7 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) Provinsi Jambi.

Hingga hari Rabu (11/1), PetroChina telah menerima kehadiran beberapa pihak eksternal yang melakukan pemeriksaan di lokasi, meliputi tim dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, pusat laboratorium forensik (puslabfor) kepolisian serta Dinas Tenaga Kerja dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Provinsi Jambi.

“PetroChina siap bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dalam melakukan investigasi secara transparan terhadap insiden di area sumur WB-D7,” Vice President Human Resources & Relations PetroChina Dencio Renato Boele menjelaskan.

“Koordinasi dengan drilling service companies terkait penanganan di lokasi terus kami lakukan. Sampai saat ini, kegiatan produksi minyak dan gas di Wilayah Kerja Jabung masih berjalan normal dan proses investigasi di lapangan terus berlangsung. Tidak ada dampak lingkungan yang dilaporkan dari kejadian ini,” sambung Dencio.

Baca Juga :  Lima Proyek Hulu Migas dengan Investasi 3,6 Triliun Rupiah akan Onstream di Kuartal Dua Tahun 2022

Sebagaimana diketahui, insiden ini terjadi di area sumur WB-D7 yang dioperasikan Perusahaan Jasa Pengeboran (Drilling Service Companies). Insiden ini melibatkan tiga pekerja, meliputi dua dari perusahaan Bohai Drilling Contractor dan satu dari Great Wall Drilling Contractor. Kedua service companies tersebut merupakan kontraktor penyedia Rig Bohai-85 yang telah melakukan workover program di sumur WB-D7 di Wilayah Kerja Jabung.

Setelah pemeriksaan medis secara menyeluruh, satu orang pekerja diizinkan menjalani rawat jalan. Sementara itu, dua orang pekerja mendapatkan perawatan secara intensif di rumah sakit di Jambi: satu karena luka bakar dan satu karena patah tulang. Cedera yang dialami pekerja dengan luka patah tulang terjadi saat dia berupaya lari menjauh dari api. Saat ini, kedua pekerja telah mendapatkan penanganan medis yang sesuai dengan kondisi masing-masing dan keduanya berada dalam kondisi stabil.

Baca Juga :  SKK Migas dan ExxonMobil Indonesia Kerjasama Eksplorasi di Area Terbuka Indonesia

Atas hasil investigasi yang masih terus berjalan oleh tim KKKS PetroChina bersama pihak eksternal meliputi Ditjen Migas Kementerian ESDM, puslabfor kepolisian dan Dinas Tenaga Kerja, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Anggono Mahendrawan kembali menegaskan bahwa perlu dipastikan penyebab insiden.

“Kami meminta agar KKKS PetroChina mengkaji hasil investigasi bersama pihak yang berwenang dan dapat menjadi bahan evaluasi bersama serta menjadi perhatian khusus untuk kedepannya,” ujar Anggono.

SKK Migas meminta KKKS dapat terus mengedepankan langkah-langkah yang strategis seperti corrective actions dalam pemenuhan operating procedures serta pendalaman terhadap risk assessment terhadap semua aktivitas yang dilakukan. Dengan demikian, seluruh kegiatan operasi hulu migas dapat terlaksana dengan aman dan mencapai target produksi nasional demi kontribusi pada ketahanan energi.

Standby statement ini akan terus diperbaharui sesuai dengan perkembangan investigasi di lapangan. ***

Sumber: Ril SKK Migas

KKKS PetroChina

Share :

Baca Juga

Musi Rawas

16 Desa di Musi Rawas Gelar Pilkades Dengan Sistem E-Voting

Musi Rawas

Dari Energi, Japleng Hangatkan Perekonomian Berganda Bagi Perempuan Giriyoso

OKUT

Kembali ke Pelukan NKRI, 39 Anggota NII di OKU Timur Cium Sang Saka Merah Putih

Lubuklinggau

KPU Lubuklinggau Lantik 40 Anggota PPK

Nusantara

Sultra Siap sebagai Tuan Rumah HPN 2022

Lubuklinggau

22 Wartawan PWI Lubuklinggau Ikuti Vaksinasi Covid-19

Nusantara

Presiden: Tidak Ada Ruang Bagi Terorisme

Nusantara

75% Jemaah Telah Lunasi Biaya Haji 1440H/2019M