Home / Kesehatan / Lubuklinggau

Jumat, 3 Maret 2023 - 15:59 WIB

Percepatan Penurunan Stunting, Wawako Lubuklinggau Buka Mini Lokakarya TPK

Wawako Lubuklinggau H Sulaiman Kohar membuka kegiatan pembinaan dan mini lokakarya tim pendamping keluarga (TPK) bidan untuk percepatan penurunan stunting di Kota Lubuklinggau, (3/3)

Wawako Lubuklinggau H Sulaiman Kohar membuka kegiatan pembinaan dan mini lokakarya tim pendamping keluarga (TPK) bidan untuk percepatan penurunan stunting di Kota Lubuklinggau, (3/3)

LUBUKLINGGAU – Wakil Walikota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar membuka kegiatan pembinaan dan mini lokakarya tim pendamping keluarga (TPK) bidan untuk percepatan penurunan stunting di Kota Lubuklinggau sekaligus penandatangan MOU Dinas PPKB Lubuklinggau dengan Universitas PGRI Silampari, di Auditorium Bukit Sulap Lt. 5 Kantor Wali Kota Lubuklinggau, Jumat (3/3/2023).

Dalam sambutannya, Wawako menyampaikan dirinya memberikan apresiasi kepada seluruh bidan dan tenaga medis dalam upaya penurunan angka stunting di Kota Lubuklinggau.

“Bukan hanya upaya penurunan angka stunting, tapi tak kalah pentingnya adalah upaya pencegahan karena mencegah lebih baik dari mengobati,” ujarnya.

Baca Juga :  TPPS Tuntas Laksanakan Aksi Konvergensi Stunting

Selain itu sambungnya, tim pendamping harus melakukan pendampingan kepada calon pengantin agar mereka dapat mempertahankan pernikahannya. “Semoga kedepan Lubuklinggau zero stunting,” imbuhnya.

Sementara dalam laporannya, Kepala DPPKB Kota Lubuklinggau, Henny Fitrianty menyampaikan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan peran bidan melalui pendekatan dan pendampingan keluarga dengan jumlah peserta 180 orang.

Narasumber Kepala BKKBN Provinsi Sumsel, Mediheryanto, SH, MH mengatakan dalam kegiatan ini, ada juga penandatanganan MoU antara BPPKB dengan Praktek Mandiri Bidan (PMD) dimana PMD disejajarkan dengan Puskesmas namun harus ada laporan.

Baca Juga :  Wawako Pimpin Pembagian Masker Gratis di Wilayah Kota Lubuklinggau

Ada juga penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan penandatanganan MoU dengan tim pendamping keluarga.

Tim pendamping bertugas mendampingi calon pengantin, ibu hamil serta ibu yang mempunyai anak kecil. Tim ini harus memonitor sang ibu agar memberikan ASI ekslusif. Tenaga pendamping harus dapat mengikatkan ibu dan anaknya berumur 6 bulan dengan memberikan makanan tambahan, membawa anak ke Posyandu dan imunisasi lengkap.

Hadir dalam kegiatan ini Asisten l Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kahlan Bahar, Kadinkes Erwin Armeidi dan perwakilan Pol PP. **

Share :

Baca Juga

Lubuklinggau

Gelar Vaksin, Binda Dapat Apresiasi dari Warga Lubuklinggau

Covid-19

Tiga Pilar Kota Lubuklinggau Ikuti Rapat Anev PPKM Mikro Diperketat

Covid-19

Binda Sumsel Konsisten Berikan Pelayanan Vaksin

Lubuklinggau

TP PKK Kota Lubuklinggau Juara Umum Tingkat Provinsi

Kesehatan

Pekerja MedcoEnergi Donorkan 1.000 Kantong Darah di Seluruh Indonesia

Kesehatan

Kapolda Sumsel Ikuti Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-79 Secara Virtual

Lubuklinggau

Peduli Terhadap Balita Stunting, Kapolres Lubuklinggau Berikan Tali Asih

Advertorial

DPRD Kota Lubuklinggau Sahkan Lima Raperda