Menghilang Hampir Setahun, Pelaku Pembunuhan Warga Desa Pulau Panggung Berhasil Dibekuk

MUSI RAWAS, SH – Setelah ditetapkan polisi sebagai daftar pencarian orang (DPO) dan menjadi buronan selama hampir satu tahun, akhirnya satu pelaku terduga komplotan perkara pembunuhan yang menewaskan, Waluyo (41), warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas pada Kamis (15/3/2018) lalu berhasil dibekuk anggota Polsek Muara Kelingi.

Bustari (39), warga yang sama dengan korban tak berkutik saat petugas meringkus tersangka di Desa Sukarena, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas sekitar pukul 20.00 WIB,  Kamis (12/12/2019).

Dari penangkapan ini, Bustari merupakan pelaku ketiga dari empat tersangka yang telah ditangkap. Terlebih dulu dua rekan lainnya yakni, Roni Paslah (23) dan Fauzan Afriandi (33) warga yang sama, telah diamankan dan telah dijatuhkan vonis di Pengadilan Negeri Lubuklinggau, Sedangkan satu rekan lainnya, berinisial AM, masih buron.

Baca juga:

Kapolres Musi Rawas, AKBP Suhendro, S.I.K. melalui Kapolsek Muara Kelingi, AKP Hendri Agus saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut, namun saat ini tersangka masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Memang benar, namun tersangka satunya sudah kami tangkap dan tahan dipolsek, dan satu rekan nya lagi masih buron,” kata Hendri sapaannya, Jumat (13/12/2019).

Dia menjelaskan, tersangka berhasil diringkus berdasarkan hasil penyelidikan dan diketahui sedang berada di Desa Sukarena. Kemudian Unit Reskrim Polsek Muara Kelingi berkoordinasi dengan Kapospol Sukakarya untuk mencari dan menemukan tersangka.

Setelah keberadaan tersangka diketahui oleh petugas, tanpa pikir panjang anggota langsung bergerak cepat dan berhasil meringkus tersangka tanpa melakukan perlawanan.

“Saat diintrogasi tersangka mengakui perbuatannya, dimana tersangka Roni sebagai eksekutor yang melakukan penusukan terjadap korban dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau ke dada korban, kemudian tersangka Fauzan, menembak senjata api ke atas dan menerjang sepeda motor korban, tersangka Bustari memegang kaki korban dan AM memegang tangan korban,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan, diketahui kejadian pembunuhan tersebut bermula saat anak korban hendak membantu ayahnya menyadap karet. Setelah sampai dikebun karet anak korban melihat ayahnya sudah tidak bernyawa dalam kondisi berlumuran darah.

Melihat korban sudah tidak bernyawa anaknya langsung memanggil keluarga dengan berkata bapak sudah meninggal berlumuran darah, dan langsung menuju tempat kejadian.

Setiba dilokasi, lanjut kapolsek menceritakan kronologi kejadian, ternyata benar korban dalam keadaan bersimbah darah tidak bernyawa akibat luka tusuk di bagian dada sebelah kanan.

Atas peristiwa itu, kemudian, melaporkan kejadian pembunuhan ini ke Mapolsek Muara Kelingi, dengan harapan pelaku pembunuhan korban bisa diringkus.

“Maka dari itula kami meringkus tersangka, kepada AM kiranya untuk menyerahkan diri, sebelum anggota melakukan tindakan tegas,” tutup Kapolsek.

Editor : J. Silitonga

sumateraheadline

Portal berita sumateraheadline.com akan selalu berusaha menyajikan informasi terkini secara cepat dan akurat. Dikemas dalam sebuah berita yang berimbang dan terpercaya dan beralaskan pada rambu-rambu kode etik jurnalistik dan pedoman media siber. Kami harapkan kritikan dan masukan yang positif dari para pembaca dan pengikut portal berita sumateraheadline.com yang mengarah kepada penyempurnaan situs berita ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *