MUARA BELITI — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, meresmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan meluncurkan aplikasi Simpati Prima, Kamis (22/10/2026).
Peresmian dan peluncuran tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Sumatera Selatan, Yulius Sahruzah, di Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan ruang PTSP yang dilanjutkan dengan peresmian fasilitas pelayanan publik dan peluncuran aplikasi berbasis digital tersebut.
Saat meninjau ruang PTSP, Yulius Sahruzah mengapresiasi inovasi yang dilakukan jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti. Menurutnya, penyediaan fasilitas pelayanan terpadu dan aplikasi digital merupakan langkah penting dalam mendorong percepatan reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan.
“Kami mengapresiasi inovasi yang dihadirkan oleh Lapas Narkotika Muara Beliti. Fasilitas PTSP dan Aplikasi Simpati Prima ini harus dioptimalkan penggunaannya dengan penuh tanggung jawab dan integritas tinggi, serta dipastikan bebas dari praktik pungutan liar guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tegas Yulius.
Ia menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas dan aplikasi tersebut secara optimal agar pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai standar, mengedepankan integritas, serta terbebas dari praktik pungutan liar.
Melalui peresmian PTSP dan peluncuran aplikasi Simpati Prima, diharapkan Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan pemasyarakatan.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Diketahui, PTSP dan aplikasi Simpati Prima dihadirkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan keluarga warga binaan. Inovasi ini diharapkan dapat mempermudah akses layanan, mempercepat proses pelayanan, serta meningkatkan keterbukaan informasi secara transparan dan akuntabel.
Editor: Jhuan









