Home / Nusantara

Jumat, 6 November 2020 - 11:48 WIB

Kementerian PUPR Mulai Renovasi 2 Stadion Utama dan 15 Lapangan Sepakbola di 5 Provinsi

JAKARTA, SH – Sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) No 19 Tahun 2020 dan Instruksi Presiden No. 8 Tahun 2020, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ditugaskan untuk melaksanakan renovasi 2 stadion utama dan 15 lapangan latihan sepakbola yang tersebar di 5 provinsi yakni Jawa Tengah, Bali, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sumatera Selatan.

Kickoff pekerjaan konstruksi ditandai dengan Penandatanganan Kontrak antara Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya dengan Kontraktor Pelaksana yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jumat (6/11/2020).

Acara seremoni Penandatangan Kontrak dan Kick Off Renovasi Stadion dan Lapangan Sepakbola disaksikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menpora Zainudin Amali, Gubernur Bali Wayan Koster, dan hadir secara virtual Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochammad Iriawan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan renovasi sarana dan prasarana olahraga, khususnya sepakbola, menjadi bagian dari upaya membangkitkan semangat Skuad Timnas Garuda untuk berprestasi di tingkat internasional.

“Insya Allah dengan prasarana yang baik dan semangat berlatih yang tinggi, Skuad Garuda akan memberikan hasil seperti yang kita harapkan,” kata Menteri Basuki dalam sambutannya.

Terkait renovasi stadion dan lapangan latihan sepakbola, Menteri Basuki menekankan agar pelaksanaannya memperhatikan standar internasional, terutama rumput dan sistem pencahayaan.

“Kita punya waktu hanya enam bulan. Jadi untuk penggantian rumput dan pencahayaan harus dihitung dengan baik sehingga dalam waktu 6 bulan sudah bisa digunakan. Menurut saya kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk memperbaiki venue sesuai dengan standar FIFA,” tutur Menteri Basuki.

Baca Juga :  Realisasi Anggaran Belanja Infrastruktur Kementerian PUPR Hingga Oktober 2020 Telah Mencapai 59,46 Persen

Dua stadion utama yang direnovasi oleh Kementerian PUPR adalah Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar, Bali dan Stadion Manahan, Solo.

Sementara untuk 15 lapangan latihan adalah 3 lapangan di Palembang, Sumatera Selatan yakni Lapangan Atletik, Baseball, dan Panahan di Jakabaring; 3 lapangan di Sumedang dan Bandung, Jawa Barat yakni Lapangan IPDN, UNPAD, Sidolig; 4 lapangan di Solo, Jawa Tengah yakni Lapangan Sriwedari, Banyu Anyar, Sriwaru, dan Kota Barat; 1 lapangan di Madura, Jawa Timur yakni Lapangan Bangkalan; 4 lapangan di Bali yakni Lapangan Ngurah Rai, Kompyang Sudjana, Kapten Japa, dan Gelora Samudra Kuta.

Menpora Zainudin Amali menyampaikan terima kasih atas dukungan sarana dan prasarana olahraga yang dilakukan Kementerian PUPR. Menurutnya, dukungan sarana dan prasarana olahraga yang telah dibangun Kementerian PUPR merupakan bagian penting dari pembenahan ekosistem pembinaan atlet di Indonesia.

“Presiden menugaskan kepada Kemenpora untuk mereview total tentang ekosistem pembinaan prestasi olahraga secara nasional. Prestasi bisa dicapai hanya dengan dukungan sarana dan prasarana. Itulah sebabnya, Kemenpora tidak akan bisa apa-apa tanpa dukungan Kementerian PUPR,” tutur Zainudin Amali.

Sementara, Plt Dirjen Cipta Karya Danis Hidayat Sumadilaga mengatakan pelaksanaan renovasi 2 stadion utama dan 15 lapangan latihan dibagi menjadi 3 paket pekerjaan dengan anggaran APBN keseluruhan sebesar Rp. 418 miliar.

Baca Juga :  Pembangunan Ruas Tol Baru Hingga 2024 Ditargetkan 2.724 Km

Rinciannya adalah Paket 1 (klaster Bali) akan dikerjakan oleh kontraktor PT. PP, Tbk dengan
nilai kontrak sebesar Rp. 152,9 miliar. Lalu Paket 2 (klaster Solo) dikerjakan oleh PT. Nindya Karya Wilayah II dengan nilai kontrak sebesar Rp. 78,8 miliar. Sedangkan Paket 3 (klaster gabungan Bandung, Bangkalan dan Palembang) dikerjakan oleh PT. Nindya Karya Wilayah II dengan nilai kontrak sebesar Rp. 83 miliar. Bertindak sebagai konsultan manajemen konstruksi PT. Virama Karya.

“Pelaksanaan renovasi sarana dan prasarana dari awal hingga akhir akan dikawal oleh generasi muda Kementerian PUPR yang tergabung dalam PUPR Construction Squad yang dipimpin langsung oleh Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR,” kata Danis H Sumadilaga.

Lebih lanjut, Danis menyampaikan tantangan dalam pelaksanaan renovasi 2 stadion utama dan 15 lapangan latihan tersebut hampir sama dengan saat mempersiapkan sarana dan prasarana Asian Games 2018 yang lalu, yakni waktu pelaksanaan konstruksi yang pendek, sekitar 6 bulan. Semoga pelaksanaanya dapat diselesaikan Tepat Mutu, Tepat Waktu, Tepat Biaya, Tepat Administrasi dan Tepat Manfaat (5T).

Hadir mengikuti acara secara virtual dari Solo, Direktur Prasarana Strategis Iwan Suprijanto dan dari Gedung Serbaguna Kemenpora, Kepala Biro Komunikasi Publik Endra Atmawidjaja. (*)

Editor: J. Silitonga

Sumber: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR

Share :

Baca Juga

Nusantara

Yuk… Intip Saung Berkarya, Miniatur Desa Mandiri Energi dan Pertanian Terpadu

Nusantara

Presiden Joko Widodo Resmikan Terminal Baru Bandara Mopah Kabupaten Merauke

Nusantara

Triwulan Ketiga 2022, Hulu Migas Kian Agresif Tingkatkan Aktivitas dan Investasi

Nusantara

SKK Migas – KKKS Salurkan Bantuan Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera Barat

Nusantara

Wartawan Diingatkan Jaga Netralitas Pemberitaan Saat Pemilu

Nusantara

Soal Untuk SKD CPNS Dalam Tahap Pengimputan, Nadiem: Proses Pembuatannya Cukup Ketat

Nusantara

Resmikan Tol Pandaan – Malang, Presiden Jokowi Minta Selama Lebaran Digratiskan

Nusantara

Catatan Akhir Tahun 2022: Tanggung Jawab SMSI dan Bisnis Media di Tahun Politik