Home / Nusantara

Selasa, 19 Maret 2019 - 03:38 WIB

Jangan Pernah Janjikan Sesuatu yang Kita Tidak Mampu

JAKARTA, Sumatera Headline – Jangan pernah janjikan sesuatu yang kita tidak pernah mampu, demikian ditegaskan Direktur Utama Taman Buah Mekarsari, Mamiek Soeharto.

Dikatakannya ,setiap partai berusaha memenuhi kuota 30 persen calon legislatif (caleg) perempuan, tapi sampai empat kali pemilihan umum (Pemilu) di era reformasi tidak sekali pun 30 persen kursi parlemen diisi perempuan. Padahal, menurut Puteri Presiden RI kedua, HM Soeharto ini, perempuan berperan penting dalam membangun bangsa.

“Saya berharap 30 persen caleg Partai Berkarya yang kelak duduk di parlemen adalah perempuan,” kata Siti Hutami Endang Adiningsih itu.

Pada pemilu 1999, pemilu pertama era reformasi, 44 perempuan atau 8,8 persen dari seluruh calon legistlatif melenggang ke DPR. Tahun 2004, jumlah perempuan yang masuk ke DPR bertambah 4,7 persen, menjadi 65 orang. Tahun 2009 jumlah perempuan yang masuk ke DPR mencapai angka tertinggi yaitu 17,86 persen. Tapi  pada Pemilu 2014 turun ke posisi 17,32 persen, atau 97 dari 560 anggota legislative.

Menurut Mamiek, caleg perempuan Partai Berkarya bisa mendongkrak keterwakilan perempuan di DPR. Caranya dengan sosialisasi gencar di tengah masyarakat, berkomunikasi sebaik mungkin, dan memperlihatkan niat baik.

“Satu hal lagi, jangan menjanjikan sesuatu yang kita tidak mampu mewujudkannya,” kata Mamiek. “Yang terpenting berusaha terus meyakinkan masyarakat betapa Perempuan Berkarya akan melakukan yang terbaik untuk masyarakat.”

Partai Berkarya baru berusia dua tahun, tapi Mamiek yakin partai yang mengusung cita-cita luhur Presiden Soeharto itu akan memperoleh banyak kursi di DPR. Ia meminta seluruh caleg Partai Berkarya menyatukan tekad meraih kursi di DPR untuk lima tahun mendatang.

Cita-cita Presiden Soeharto, menurut Mamiek, adalah mewujudkan kemakmuran dan keadilan untuk seluruh masyarakat Indonesia. Ia melihat saat ini sambutan masyarakat terhadap kelahiran Partai Berkarya sangat baik.

“Kami mempersiapkan caleg Partai Berkarya untuk menjadi kader yang memperjuangkan aspirasi masyarakat,” katanya. “Tidak hanya itu, Partai Berkarya juga telah membangun Saung Berkarya sebagai workshop untuk pembangunan pertanian terpadu, dan mewujudkan gagasan desa mandiri pangan dan energi.” Tambahnya. Ril

Editor : J. Silitonga 

Share :

Baca Juga

Nusantara

SMSI Sarankan Pemerintah Membuat Crisis Center Pengendalian Virus Corona

Nusantara

Optimalisasi Gas di Era Transisi Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

Nusantara

Jon Heri Nakhodai SMSI Sumsel

Nusantara

SKK Migas dukung Kelancaran Pengeboran Sumur Eksplorasi Markisa-001

Nusantara

Presiden Minta Penyusunan Aturan Media Berkelanjutan Selesai dalam Sebulan

Nusantara

Layanan Eksekutif Heritage RS Pelni Diresmikan Menteri BUMN

Nusantara

Menkominfo Ajak Pekerja Media Lawan Penyebaran Hoaks

Nusantara

Inilah Mekanisme Keringanan Tagihan Listrik Bagi Pelanggan 450 VA dan 900 VA Subsidi