Home / Palembang / PWI

Sabtu, 7 November 2020 - 11:48 WIB

Hadiri Peringatan Maulid Bersama PWI Sumsel, Gubernur Bersedia Rehab Kantor PWI

PALEMBANG, SH – Dalam suasana  libur kerja dan di tengah padatnya agenda, Gubernur Sumsel H Herman Deru, sengaja menyempatkan diri menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di kantor PWI Sumsel, Jalan Supeno No 11 Palembang, Sabtu (7/11/2020).

Kehadiran Deru begitu mengejutkan dan membanggakan wartawan di Sumsel, terutama pers dan media di Sumsel. Karena acara yang digelar internal anggota PWI Sumsel ini yang dilakukan oleh PWI Sumsel Peduli dan IKWI (Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia) Sumsel dari pihak luar hanya mengundang Gubernur.

Di awal sambutannya, Gubernur merasakan seperti ada pesan yang menyelimuti pikirannya. Menurut Gubernur begitu datang ke kantor PWI, listriknya mati.

“Perlu dibantu genset ke kantor PWI Sumsel,” ujar Deru.

Bahkan di tengah sambutannya dengan melihat kondisi kantor PWI saat ini, Gubenur memanggil Kadis PU agar membantu merehab gedung PWI saat ini. Deru berjanji akan merehab kantor PWI yang menurutnya adalah heritage, yang dilindungi karena peninggalan bangunan zaman Belanda.

“Bentuk bangunannya jangan diubah hanya memperbaiki saja,” ujar Deru disambut  tepuk tangan peserta.

Selain membantu rehab kantor PWI Sumsel, Deru juga membantu empat unit laptop dan keperluan sekretariat PWI Sumsel. Setelah menyampaikan sambutan, Deru berkenan menandatangani backdrop Kedai Ngopi Cow (Ngobrol Pinter Caro Wartawan ) di halaman kantor PWI Sumsel, dan bahkan berkenan melihat kondisi gedung PWI yang belum pernah direhab ini. Dia bahkan melihat ruang per ruang di kantor PWI.

Baca Juga :  Surati Gubernur, SMSI Sumsel Siap Bantu Sosialisasi Penanganan Covid-19

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan salut dengan PWI Sumsel yang menggagas menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW, karena acara seperti ini sangat penting kaitan dengan kehidupan beragama yang kita anut. Deru juga menyampaikan kisah kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Berkaitan dengan pers, Gubernur menggelitik terkait dengan penggunaan kata diduga. Menurut Deru kadang kadang kata diduga dalam berita, masih perlu pengecekan kebenarannya.

Dia juga menyinggung terkait dengan banyak media online dan meminta agar media media berperan dan bekerja sesuai kompetensi serta patuh terhadap kode etik jurnalistik.

Dia juga berpesan agar media koran tetap ada, karena media koran tetap memiliki kelebihan bagi konsumen atau pembaca. Karena koran menjadi dokumen yang bisa dikliping.

Sementara, Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar mengakui sangat surprise dengan kehadiran Pak Gubernur ke kantor PWI. Wartawan di Sumsel mengaku bangga atas kepedulian Gubernur dan mau datang ke kantor PWI Sumsel.

Dikatakannya, hubungan PWI Sumsel yang selama ini sudah terjalin dengan baik.

“Kehadiran  Pak Gub di kantor PWI untuk menghadiri Maulid Nabi Muhammad sungguh tindakan luar biasa, dan penghargaan ke Pak Gub sebagai kepala daerah yang peduli pers dan PWI ini dibuktikan dengan hadir langsung ke kantor  PWI, walaupun di tengah hujan,” ujarnya.

Firdaus juga menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian besar kepada PWI Sumsel, seluruh pengurus serta anggota yang telah aktif dalam kegaitan PWI juga pengurus PWI Peduli dan IKWI PWI Sumsel, atas kerjasama dan gotong royongnya sehingga kegiatan ini dapat terlaksana.

Baca Juga :  BPK dan PWI Sumsel Akan Bersinergi Dalam Mengedukasi Wartawan dan Media

“Semoga ke depan PWI makin maju dan masyarakat Sumsel dalam keadaan sehat dan bahagia, serta dalam lindungan Allah SWT,” tutup Firdaus.

Sementara itu Ustadz Irwan Yunus, dalam tausyiah nya dengan tema “Meneladani Ahlak Rasullullah” mengingatkan jemaah agar dalam menjalan kehidupan sehari hari dapat meneladani sifat sifat Rosul.

Ustadz Irwan mencontohkan kisah Rasul yang setiap dalam perjalanan ke Masjid, selalu diludahi oleh orang yang tidak suka Rasul. Suatu saat tidak ada lagi orang yang biasa meludahi Rasul saat melewati perjalanan ke masjid.

“Apa yang dilakukan Rasul, beliau mencari informasi keberadaan dia, dan ternyata dalam keadaan sakit,” ujar Ustadz Irwan.

“Rasul lah orang yang pertama menenggoknya  dan saat itu juga tergerak orang yang biasa meludahi Rasul, bersyahadat dan masuk Islam,” tutupnya.

Editor: J. Silitonga

Sumber: PWI Sumsel

Share :

Baca Juga

PWI

DKP Tegaskan Jangan Ada Money Politik di Konferensi PWI Sumsel

Palembang

Perusahaan Menahan Ijazah Karyawan Di Nilai Melanggar Undang Undang Ketenagakerjaan

Olahraga

Gubernur Sumsel dan Ketua Dewan Pers Dipastikan Hadir di Gebyar HPN Lubuklinggau

Palembang

HPN 2021 di Lubuklinggau, SMSI Sumsel akan Gelar Berbagai Even

Palembang

Idul Adha 1442 Hijriah, PWI Sumsel Kurban Tiga Sapi dan Satu Kambing

Covid-19

Sosialisasi Prokes, Disdikbud Gandeng PWI OKUT Bagikan 50 Ribu Masker

Palembang

Aswari Rivai Ambil Formulir Pendaftaran di DPW PKB Sumsel

Palembang

Menuju Tuan Rumah Asian Games Ke – XVIII 2018, Dispora Kota Palembang Resmi Memasang Countdown Clock