LUBUKLINGGAU, SH – Hari ketiga Lebaran idul fitri 1440 H, Polres Lubuklinggau fokuskan pengamanan di empat tempat vital, yakni, objek wisata, bandara, stasiun kereta api dan pusat perbelanjaan. Hal ini dilaksanakan untuk mengantisipasi keramaian masyarakat yang meningkat, mencegah berpotensi terjadinya gangguan kamtibmas.
Demikian diungkapkan Kabag Ops Polres Lubuklinggau AKP Hendri, SH, Junat (7/6/2019) disela-sela pengamanan Ops Ketupat Musi 2019 Polres Lubuklinggau.
Menurutnya, personel Polres Lubuklinggau saat ini tidak melaksanakan libur lebaran, keberadaan Polisi dibutuhkan oleh warga yang sedang memanfaatkan libur hari raya idul fitri.
- 35 Siswa dari 34 SMA/SMK di Sumsel Ikuti Diksar Bela Negara dan Edukasi Hulu Migas
- Polda Sumsel Ungkap 29 Kasus dan Amankan Ratusan Senjata Api Ilegal dalam Operasi Senpi Musi 2026
- Kejari Musi Rawas Sosialisasikan JAKUMDU, Perkenalkan Lima Inovasi Pelayanan Hukum
- Polda Sumsel Gagalkan Pengiriman 6.000 Butir Ekstasi dari Medan ke Palembang, Dua Tersangka Ditangkap
- Empat Pelaku Pencurian Kabel PLN di Muratara Ditangkap, Dua Buron Masuk DPO
“Berdasarkan pantauan kami, Bandara Silampari ramai penumpang, Stasiun Kereta Api Lubuklinggau juga demikian. Untuk objek wisata, seperti Bukit Sulap, Watervang dan air terjun Temam juga terlihat peningkatan pengunjung,” katanya.
Kemudian, lanjutnya, pusat perbelanjaan seperti Lippo mall dan JM store juga tak lepas dari ramainya warga lokal maupun yang sedang mudik di Kota Lubuklinggau.
“Di setiap titik keramaian kami tempatkan Petugas Polri dibantu unsur terkait,” ujarnya.
Sementara, untuk pola pengamanan, jelasnya, personel yang terlibat Operasi Ketupat saat ini masih melaksanakan tugas di lapangan dengan melaksanakan penjagaan dan patroli juga dibantu personel tambahan, baik dari staf Polres maupun Polres jajaran.
“Hal ini dilaksanakan guna memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat yang menikmati liburan hari raya,” ungkapnya.
Kabag Ops juga menghimbau, bagi warga untuk senantiasa tertib, tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan, memastikan kendaraan bermotor yang digunakan terparkir dalam keadaan terkunci aman.
“Mudah-mudahan Kota Lubuklinggau yang akan mempromosikan diri melalui program ngelong (jalan-jalan) ke Lubuklinggau oleh Pemerintah Kota, dapat kita dukung salah satunya dengan stabilitas keamanan yang kondusif,” tutup Hendri.
Editor : J. Silitonga









