Home / Palembang / Sumsel

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:43 WIB

Densus 88 Edukasi 775 Pelajar di Palembang, Perkuat Pencegahan Radikalisme di Sekolah

Densus 88 edukasi pencegahan radikalisme di Palembang

Densus 88 edukasi pencegahan radikalisme di Palembang

PALEMBANG — Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Pencegahan Sumatera Selatan Densus 88 Antiteror Polri mengedukasi 775 siswa, guru, dan tenaga kependidikan di dua sekolah di Palembang mengenai pencegahan Ideologi Radikal, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET), Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus meningkatkan kewaspadaan generasi muda terhadap penyebaran paham radikal di era digital.

Kegiatan berlangsung di SMA Maitreyawira Palembang dan SMA Negeri Sumatera Selatan. Materi yang diberikan mencakup penguatan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, serta literasi digital untuk mengenali pola penyebaran paham radikal melalui media sosial maupun platform digital lainnya.

Di SMA Maitreyawira, sebanyak 475 peserta mengikuti pembentukan karakter kebangsaan melalui Latihan Teknik Dasar Baris Berbaris (LTBB) yang dipadukan dengan sosialisasi pencegahan IRET. Tim Satgaswil Sumsel yang hadir terdiri atas IPDA Fachrurozi, Brigadir Putra Yesa, Brigadir Wahyu Ansori, dan Briptu Achmad Nur Rohman.

Dalam pemaparannya, Brigadir Putra Yesa menjelaskan dasar hukum pencegahan terorisme, pentingnya penguatan empat konsensus dasar negara, serta perlunya menanamkan nilai Pancasila dan toleransi di kalangan pelajar.

Baca Juga :  Rotasi Kepemimpinan di Polda Sumsel, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Berganti

Ia juga mengingatkan bahwa penyebaran paham radikal kini semakin banyak memanfaatkan media sosial dan permainan daring sebagai sarana menjangkau generasi muda.

“Radikalisme bisa muncul di berbagai latar belakang. Karena itu, pengawasan orang tua terhadap aktivitas digital anak menjadi sangat penting,” ujarnya.

Selain itu, peserta dibekali kemampuan mengenali ciri-ciri akun dan situs yang menyebarkan paham radikal, memahami pola perekrutan kelompok ekstremis, serta mengenal klasifikasi ancaman seperti Religiously Motivated Violent Extremism (RMVE), Ideologically Motivated Violent Extremism (IMVE), dan Nationalist Violent Extremism (NVE). Materi juga menyoroti pentingnya mencegah sikap intoleransi di lingkungan sekolah.

Sementara itu, di SMA Negeri Sumatera Selatan, sebanyak 300 siswa mengikuti sosialisasi bertema “Strategi Pencegahan Paham IRET di Era Digital” yang menjadi bagian dari kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Narasumber Briptu Muhammad Alfarezi menjelaskan bahwa terorisme merupakan proses yang diawali dari intoleransi, berkembang menjadi radikalisme, hingga berpotensi berujung pada aksi teror.

Baca Juga :  Polisi Dalami Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Pasien ICU RSUD Martapura

“Terorisme tidak merujuk pada agama tertentu. Tindakan itu dilakukan individu atau kelompok yang menyalahgunakan agama untuk membenarkan perbuatannya,” katanya.

Ia mengajak para siswa memperkuat pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, serta membiasakan diri bersikap kritis dalam menyaring informasi di media sosial.

“Untuk menangkal paham radikal, kita harus memiliki wawasan keagamaan, kebangsaan, dan kemampuan berpikir kritis. Jadilah selektif dalam menerima informasi,” ujarnya.

Kepala SMA Negeri Sumatera Selatan, Iswan Djati Kusuma, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut dia, penguatan wawasan kebangsaan sejak dini penting untuk membangun daya tangkal pelajar terhadap paham yang bertentangan dengan nilai-nilai bangsa.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari peserta. Densus 88 AT Polri menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan lembaga pendidikan di Sumatera Selatan sebagai langkah preventif mencegah penyebaran paham radikal di kalangan generasi muda.

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Hukum

Kejari Musi Rawas Sosialisasikan JAKUMDU, Perkenalkan Lima Inovasi Pelayanan Hukum

Palembang

Kunker Itjen Kemendagri, Gubernur Sumsel Paparkan Upaya Mensejahterakan Rakyat

Advertorial

76 Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas di Lantik

Lubuklinggau

Pembangunan Infrastruktur Jalan di Lubuklinggau Sudah Baik

Musi Rawas

Jelang Pilkada, Kapolres Musi Rawas Pimpin Patroli Cipta Kondisi

Banyuasin

Pastikan Ketersediaan Migor di Pasaran, Kapolri Tinjau Produksi Minyak Curah di Banyuasin

Kriminal

Randi Tewas Usai Ditikam Silvarus

Ekonomi

Pertamina EP Tandatangani Amandemen Perjanjian Kerja Sama Operasi