Home / Musi Rawas / Sumsel

Sabtu, 21 Juli 2018 - 06:39 WIB

Nobar Film “22 Menit”, Kapolres Musi Rawas Ajak Masyarakat Perhatikan Lingkungan Sekitar

MUSI RAWAS, Sumatera Headline – Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro di dampingi Wakapolres Kompol Rocky Hasudungan Marpaung beserta jajaran Polres Musi Rawas nonton bareng (nobar) film ’22 Menit’ di Cinemaxx Lipo Plaza, Kota Lubuklinggau, Jumat (20/7/2018) sekitar jam 19.45 Wib.

Turut hadir pada nobar tersebut, Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan Kajari Zairida SH M.Hum, Ketua BNN Kabupaten Musi Rawas, Hendra Amoer, Ketua Bhayangkari, serta FKPD dan beberapa tokoh masyarakat lainnya.

Kapolres mengatakan, kisah dalam film ’22 Menit’ ini mengangkat cerita nyata sebuah peristiwa serangan bom yang terjadi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat pada 14 Januari 2016 lalu.

“Bisa dibayangkan dampak dari aksi teroris sangat luar biasa, banyak korban berjatuhan yang tidak bersalah. Maka dari itu, sangat mengutuk pelaku teroris serta kami tidak takut tindakan yang dilakukan oleh teroris,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Istimewa dalam Rangka Perayaan Hari Jadi Kabupaten Musi Rawas ke-75 Berlangsung Khidmat

Kapolres juga mengingatkan seluruh masyarakat Kabupaten Musi Rawas dan Muratara agar selalu terbuka serta tetap mengawasi aspek kehidupan dilingkungan sekitar tempat tinggal, karena tidak menutup kemungkinan akan ada disekitar kita, tetapi tetap jangan paranoid.

“Pastikan perhatikan lingkungan sekitar khususnya sesama masyarakat Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Muratara,” ujarnya.

Sementara Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan mengungkapkan, setelah menonton film ’22 Menit’ dirinya bisa menyaksikan secara langsung kejadian yang sebenarnya. Diakuinya selama ini peristiwa itu hanya didengar, dilihat dan ditontonnya dari jauh.

“Setelah melihat kejadian langsung, ayo kita sama-sama menjaga kesatuan, kalau ada masyarakat melihat yang mencurigakan maka silakan melapor agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ucap Hendra Gunawan.

Baca Juga :  Tindakan Heriyanto Serahkan Senpira Patut Dicontoh Masyarakat

Diketahui film ’22 Menit’ ini dilatarbelakangi sejumlah serangan teror bom di Jakarta, termasuk serangan bom Sarinah pada 14 Januari 2016 lalu.

Syuting film yang di sutradarai Eugene Panji ini dilakukan pada Minggu 15 April 2018 lalu. Dikatakannya, Indonesia sudah berulang kali mendapat serangan teror bom, dari Bali sampai Jakarta. Namun sejauh ini belum ada satu film pun yang dibuat berdasarkan peristiwa-peristiwa itu.

“Kalau tidak difilmkan, anak- anak sekarang enggak akan tahu kejadian-kejadian itu,” tutur Eugene seperti dikutip di Tempo.co (15/4/2018).

Selama riset, tambah Eugene, timnya sering berhubungan dengan polisi dan para korban. Langkah ini dilakukan untuk mendapat detail peristiwa agar film yang dibuat bisa mendekati kejadian sebenarnya.

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Musi Rawas

Libatkan Lintas Sektoral, Kapolres Mura Pimpin Rakor Pengamanan Idul Fitri

Lubuklinggau

ISSI Lubuklinggau akan Gelar Silampari Cycling 2022

Musi Rawas

Hj Suwarti: Perempuan Musi Rawas Harus Berani Tampil

Musi Rawas

Bupati Optimis, Perpustakaan Sumber Ilmu Desa Marga Sakti akan Menjadi Perpustakaan Terbaik

Musi Rawas

Pengurus DWP Mura 2024–2029 Dikukuhkan, H Suprayitno: Perkuat Program Pemberdayaan

Musi Rawas

Temu Pamit Kasat Reskrim Polres Musi Rawas Bersama Wartawan

Musi Rawas

Ketum GPBI: Target 8 Kursi Gerindra di Musi Rawas pada Pileg 2024, Sangat Rasional

Musi Rawas

4.602 Honorer di Pemkab Musi Rawas Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan