Home / Musi Rawas / Sumsel

Senin, 6 Mei 2024 - 13:57 WIB

AKBP Andi Supriadi : “Informasi ke Masyarakat Harus Valid”

Kapolres Musi Rawas AKBP Andi Supriadi foto bersama Pengurus PWI Musi Rawas, (6/5)

Kapolres Musi Rawas AKBP Andi Supriadi foto bersama Pengurus PWI Musi Rawas, (6/5)

MUSI RAWAS – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Musi Rawas AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH,  menekankan, jika informasi atau pemberitaan yang disampaikan ke publik atau masyarakat harus benar benar valid.

Hal tersebut diungkapkan Andi Supriadi dihadapan sejumlah pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Musi Rawas yang melakukan audiensi di ruang kerjanya,Senin (6/5).

Karena menurut Andi, jangan sampai berita yang diterima atau dibaca oleh publik malah membuat bingung masyarakat. Apalagi jika berita atau informasi tersebut berkaitan langsung dengan perkara atau tindak pidana yang sedang ditangani pihak kepolisian.

“Jadi pastikan  dulu berita atau peristiwa itu valid baru disiarkan atau diterbitkan ke masyarakat atau ke publik,” ujarnya.

Perwira polisi dengan dua Melati dipundaknya tersebut menambahkan, jika sebuah peristiwa atau kejadian belum jelas sudah dipublish, maka dikhawatirkan akan menimbulkan asumsi yang berbeda dimasyarakat.

Baca Juga :  Berdedikasi, Aiptu Krisman Yanto Mendapat Umrah Gratis dari Kapolres Musi Rawas

“Semisal ada  peristiwa tindak pidana, harus dipastikan dulu, kapan dan dimana serta kronologisnya, termasuk upaya penanganan yang dilakukan,” jelasnya lagi.

Untuk itu kata dia, setiap informasi yang dibagian jajaran Polres Musi Rawas ke kalangan jurnalis, harus dia pastikan dulu jika informasi tersebut jelas dan sudah memenuhi kaidah jurnalistik.

“Saya pasti jika ada rilis yang dibagikan ke rekan rekan media itu sudah cek dan saya periksa, jika ada yang perlu di edit saya edit dulu,” katanya.

Ketua PWI Musi Rawas, Jhuan PH Silitonga membenarkan apa yang dikatakan Kapolres Mura tersebut. Bahkan kata dia, hal tersebut juga berlaku mutlak dalam dunia redaksional media.

“Hal tersebut juga mutlak berlaku dalam kaidah dunia jurnalistik,” katanya.

Baca Juga :  Wabup Tinjau Pemberian Vaksin Booster di Polres Musi Rawas

Jhuan menambahkan seorang jurnalis juga harus memastikan berita yang hendak diterbitkan atau di publish, harus benar benar dipastikan unsur dalam pemberitaan atau yang lazim disebut 5W1H harus lengkap.

“Jika unsurnya tidak lengkap malah akan membingungkan pembaca atau masyarakat, atau bahkan bisa dikatakan informasi yang hoax,” jelasnya.

Terkait kegiatan audiensi sendiri kata Jhuan, itu sebagai bentuk kemitraan antara jajaran Polres Mura dengan awak media khususnya yang tergabung dalam PWI Kabupaten Musi Rawas. Pihaknya mengapresiasi sambutan Kapolres Mura dan jajaran saat audiensi tersebut.

“Sudah lama kita wacanakan dan hari ini bisa terlaksana, dan kita berterima kasih kepada bapak Kapolres dan jajaran atas sambutanya,” tambahnya.

Naskah: Irham

Editor: Irham

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Wawako Lubuklinggau Buka Kegiatan Pelatihan Subsektor Ekonomi Kreatif

Musi Rawas

PPKM Mulai Diberlakukan, Masyarakat Musi Rawas Diminta Patuhi Aturan dan Prokes

Musi Rawas

‘Coffee Morning’ Pers dan Pemkab Musi Rawas, Bupati Ajak Pers Berkontribusi dalam Membangun Musi Rawas

New Normal

Jenderal Dudung Abdurrahman Resmikan Nama Gedung di Lingkungan Kodam II Sriwijaya

Covid-19

Polres Gandeng PWI OKUT Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Masyarakat Terdampak PPKM

Musi Rawas

Tiga Surveyor Independen Pusat Lakukan Penilaian RSUD Muara Beliti

Advertorial

KPU Musi Rawas Lantik 70 Anggota PPK

Musi Rawas

Jelang Lebaran, Polres Mura Salurkan 600 Paket Bingkisan kepada Warga