Home / Prabumulih / Sumsel

Sabtu, 27 Januari 2024 - 11:45 WIB

Pertamina EP Zona 4 Berhasil Tingkatkan Produksi Gas di Muara Enim

Migas PHE Zona 4

Migas PHE Zona 4

PRABUMULIH – Pertamina EP (PEP) Zona 4 Prabumulih Field sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, Regional 1 Sumatera, terus berupaya melakukan percepatan peningkatan produksi minyak dan gas demi ketahan energi nasional.

Pertamina Prabumulih Field berhasil menyelesaikan pengeboran sumur PMN 12, 13, 14, pada Jumat, 18 Agustus 2023. Berdasarkan pengeboran tersebut diperoleh hasil gas in SPG Pakugajah Qg gabungan PMN 12 SA-09mm T/F 1500/820 Psi, 13.SA-11mm T/F 1500/820 Psi,PMN 14.SA-11mm T/F 1500/820 Psi dengan total pada tanggal 22 januari 2024 sebesar 11.82 MMSCFD.

Sumur tersebut dibor dengan profil PMN 12 vertikal dan PMN 13, PMN 14 directional menggunakan rig PDSI #39.3/D1500 E. Sumur PMN 12 mencapai kedalaman akhir TD di 1695.02 mmd, (measured depth) PMN 13 mencapai kedalaman akhir di 1812.00 mmd dan PMN 14 di 1840.00 mmd.

Pemboran ketiga sumur tersebut dilakukan mulai bulan Februari-Maret 2022, dilanjutkan pada bulan Juni-Juli 2023 hingga Juli-Agustus 2023 di Desa Lecah, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim.

Keberhasilan pengeboran tiga sumur tersebut memicu Pertamina EP Prabumulih Field untuk terus meningkatkan hasil produksi migas di tahun 2024 dengan melakukan pengeboran sebanyak titik 22 titik sumur.

Senior Manager SSDP PEP Zona 4, Giyatno menyampaikan, operasi pemboran yang dilakukan tidak selalu berjalan dengan lancar, adakalanya timbul masalah yang dapat menghambat jalannya operasi pemboran tersebut.

Baca Juga :  KKKS Pertamina EP Pendopo Field Bersama Danrem 044 Dapo Tanam Ribuan Pohon di KHDTK Benakat, Pali

“Masalah-masalah yang berhubungan dengan pemboran sumur minyak sebagian besar disebabkan oleh karena gangguan terhadap tegangan tanah (earth stress) disekitar lubang bor yang disebabkan oleh pembuatan lubang itu sendiri dan adanya interaksi antara lumpur pemboran dengan formasi yang ditembus,” ungkapnya

Selama pengerjaan pengeboran 3 sumur PMN, jelasnya, PEP Prabumulih Field berkomitmen menerapkan aspek HSSE, engineering, dan operasi sesuai dengan standar yang berlaku sehingga pengeboran dapat diselesaikan dengan baik tanpa terjadi kecelakaan kerja dan kendala lainnya.

Sementara, Senior Manager Prabumulih Field, Jemy Oktavianto menyampaikan rasa terima kasih kepada tim Prabumulih Field serta masyarakat sekitar, karena telah berperan dalam mendukung aktivitas migas di wilayah kerja Prabumulih Field.

Menurut dia, hal ini tidak terlepas dari peran masyarakat yang kooperatif. Keberhasilan pengeboran ini berkat adanya sinergi bersama dengan Pemerintah Desa Lecah, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim dan aparat keamanan.

“Sehingga operasi migas yang peduli lingkungan juga dapat terlaksana dengan optimal serta kelancaran produksi Prabumulih Field terus berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Anggono Mahendrawan, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan PHR Regional Sumatera Zona-4 mendapatkan tambahan produksi gas di awal tahun 2024 ini.

Baca Juga :  Triwulan Ketiga 2022, Hulu Migas Kian Agresif Tingkatkan Aktivitas dan Investasi

“Selamat kami ucapkan kepada PHR Regional Sumatera Zona-4 atas keberhasilan yang telah dicapai dengan biaya yang efisien dan no accident. Kami berharap langkah-langkah masif dan agresif dalam pengeboran sumur pengembangan, sumur eksplorasi dan kegiatan seismik yang dilakukan PHR Regional Sumatera Zona-4 terus ditingkatkan sehingga semakin memberikan kontribusi yang lebih besar lagi untuk peningkatan produksi minyak dan gas Nasional,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, tambahan produksi tersebut bagi negara sangatlah berarti. “Penambahan produksi baik minyak maupun gas sangat penting untuk indonesia saat ini, apalagi dengan keberhasilan pengeboran dengan total penemuan saat ini di angka 11.82 MMSCFD, sangat luar biasa,” kata Anggono.

Pertamina EP (PEP) Zona 4 Prabumulih Field per Januari 2024 sudah memberikan kontribusi produksi minyak sebanyak 2.859.172 BOPD untuk ketahanan energi negeri.

Dalam menjalankan aktivitas operasi dan bisnis hulu migas Prabumulih Field terus melakukan beragam inovasi dan aplikasi teknologi dalam menghasilkan energi dengan cara yang aman, efisien, handal, patuh, dan ramah lingkungan sesuai dengan prinsip ESG (Environment, Social, Governance) demi mewujudkan 1 juta barel di tahun 2030. **

Editor: Jhuan

Sumber: SKK Migas Sumbagsel

Share :

Baca Juga

Kriminal

Pelaku Curanmor Depan Aspol Diketahui Bernama Budi Alias Aloy

Musi Rawas

Gubernur Sumsel Gelontorkan Dana Rp 50 Milyar untuk Pembangunan Rumah Sakit Standar Nasional di Musi Rawas

Musi Rawas

Kunjungi Beberapa Gereja di Musi Rawas, Bupati Pastikan Perayaan Natal Berjalan Aman

Musi Rawas

Bupati Musi Rawas Hadiri Apkasi Otonomi Expo 2019

Nusantara

Kolaborasi FJM Sumsel dan Jambi Dukung Industri Hulu Migas di Sumbagsel

Palembang

Gubernur Akan Hadiri HUT PWI ke 75 dan HPN Tingkat Sumsel di Banyuasin

Kriminal

Mencoba Perkosa IRT, Remaja ini Ditangkap Polisi

Muba

Lewat Inovasi GASPOL, PHE Jambi Merang Torehkan Prestasi di Ajang APQO 2025