Home / Nusantara / Politik

Rabu, 10 Januari 2024 - 16:46 WIB

75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia dan Filipina, Presiden Jojowi Perkuat Hubungan Kerjasama

Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr

Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr

MANILA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Filipina merupakan momentum untuk memperkuat kerja sama konkret kedua negara di berbagai bidang.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi dalam pernyataan pers bersama Presiden Ferdinand Marcos Jr. di Istana Malacañang, Manila, Filipina, Rabu (10/01/2024).

“Di bidang politik dan keamanan kami sepakat memperkuat kerja sama perbatasan dan telah saya sampaikan pentingnya mendorong percepatan revisi border patrol agreement, border crossing agreement, dan penyelesaian batas landas kontinen, serta penguatan kerja sama pertahanan, termasuk alutsista,” ungkap Presiden.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Terima Pengurus PWI Pusat di Istana Merdeka

Di bidang ekonomi, kedua negara sepakat untuk terus membuka akses pasar sebagai upaya untuk meningkatkan perdagangan kedua negara. Secara khusus, Presiden pun meminta dukungan Filipina terkait tindakan pengamanan terhadap produk kopi Indonesia.

“Kami sepakat terus membuka akses pasar dan Indonesia meminta dukungan Filipina terkait dengan special safeguard measure untuk produk kopi Indonesia,” ujarnya.

Terkait kerja sama kawasan, Indonesia dan Filipina sepakat untuk memperkuat kesatuan dan sentralitas ASEAN. Presiden menekankan, ASEAN harus terus berpegang pada prinsip hukum internasional.

“Kami sepakat pentingnya penguatan kesatuan dan sentralitas ASEAN yang bukan hanya sekadar jargon, serta ASEAN yang harus terus berpegang pada prinsip-prinsip hukum internasional dan menjaga positive force untuk perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran,” ucapnya.

Baca Juga :  Puncak Perayaan HPN Diundur Menjadi 20 Februari 2024

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Filipina kepada badan usaha milik negara (BUMN) Indonesia untuk membangun penting infrastruktur di negara tersebut. Presiden mendorong agar proyek pengerjaan kereta komuter utara-selatan Filipina yang turut digarap oleh BUMN Indonesia dapat segera terlaksana.

“Untuk ground breaking North-South Commuter Railway Project penting untuk dipercepat,” kata Presiden.

Editor: Jhuan

Sumber: Ril Setkab

Share :

Baca Juga

Nusantara

Proyek Perdana Dekomisioning Hulu Migas Berhasil Direalisasikan

Hukum

Humas Polres Musi Rawas Bersama Wartawan Ikuti Dialog Publik Kemerdekaan Pers dan Perlindungan Jurnalis

Nusantara

12 Tahun Satu Indonesia Awards 2021 Ajak Generasi Muda Untuk Peduli Lingkungan

Nusantara

Kunci Ekokomi Agar Membaik Adalah Kesehatan yang Baik

Muara Enim

SKK Migas Kunjungi Lokasi Temuan Migas Baru di Sumatera Selatan

Lubuklinggau

Walikota Lubuklinggau Buka Turnamen Sepakbola Mini Antar Sekolah Dasar

Nusantara

Dr. Ninik Rahayu Terpilih sebagai Ketua Dewan Pers 2022-2025

Nusantara

Dihadapan WNI di Selandia Baru, Presiden Jokowi Ceritakan Motivasi Sering Kunjungi Papua