Home / OKUT / Sumsel

Kamis, 2 Juni 2022 - 14:26 WIB

Kembali ke Pelukan NKRI, 39 Anggota NII di OKU Timur Cium Sang Saka Merah Putih

Eks anggota NII di OKU Timur mengikrarkan diri kembali kepangkian NKRI dengan memcium Sang Saka Merah Putih di hadapan Gubernur Sumsel dan Kapolda Sumsel, (2/6)

Eks anggota NII di OKU Timur mengikrarkan diri kembali kepangkian NKRI dengan memcium Sang Saka Merah Putih di hadapan Gubernur Sumsel dan Kapolda Sumsel, (2/6)

OKUT, Sumatera Headline – Sebanyak 39 anggota Negara Islam Indonesia (NII) di dua desa, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) meneteskan air mata saat mencium sang saka merah putih, Kamis (2/6/2022) siang di gedung Balai Rakyat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) OKUT Provinsi Sumatera Selatan.

Bekas anggota NII ini mengucapkan janji sakral mencabut bai’at untuk kembali kepangkuan Negara Republik Indonesia (NKRI).

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel ) Irjen Pol Toni Harmanto dan Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan  yang turun langsung dalam sumpah sakral itu, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya.

“Saya sangat merasa haru,” kata Herman Deru mengawali sambutannya disela-sela meresmikan Kampung  tangguh Radikalisme di Desa Batu Mas Kecamatan Belitang II.

Herman Deru mengapresiasi pencegahan dini yang dilakukan jajaran Polda Sumsel dan jajarannya, dalam mendeteksi adanya organisasi terlarang NII.

Baca Juga :  Kapolda Sumsel Tandatangani Prasasti Gedung Satpas dan Lounching Aplikasi E-PPA Polres Musi Rawas

“Sebagai putra daerah dan Gubernur saya mengucapkan terima kasih atas upaya pengembalian saudara kita kepada Pancasila dan UUD 1945,” ungkapnya.

Herman Deru berharap, jajarannya dapat bersinergi dengan aparat penegak hukum, untuk lebih aktif dalam melakukan kegiatan Kamtibmas, dengan mendirikan posko-posko terpadu yang disebar setiap daerah.

“Seperti yang pernah kami lakukuan dulu waktu menjabat Bupati OKU Timur. Setelah ini saya minta kepada Forkopimda OKUT dapat terus melakukan pendekatan kepada masyarakat agar tidak terlena dengan kondisi nyaman,” ujarnya.

Bahkan orang nomor satu di Sumsel ini, menekankan kepada Bupati OKUT, untuk mamanfaatkan fisilitas yang ada dalam mendeteksi aktivitas virus yang membahahakan NKRI.

“Kepada Imron dan masyarakat yang telah kembali dapat menjadi pion untuk kembali merangkul masyarakat yang masih terpapar. Jadikan momen ini sebagai letusan menyadarkan kita semua untuk menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.

Baca Juga :  Kepengurusan SMSI OKU 2021-2024 Dilantik

Sementara, ditempat yang sama, Kapolda Sumsel , Irjen Pol Toni Harmanto mengapresiasi Gubernur Sumsel Herman Deru yang mengeluarkan kebijakan dalam menyikapi terorisme, radikalisme dan intoleransi beberapa waktu terakhir, termasuk support Bupati OKUT.

“Pemerintah melakukan pendekatan kepada saudara kita yang melakukan penyimpangan, memahami suatu yang salah. Kami ingin duduk bersama merangkul dengan penuh kasih sayang,” kata Kapolda.

Sementara itu, Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan langsung memberikan wejanganwejangan dengan menegaskan bahwa NII itu bagaikan virus.

“NII bagaikan virus, kami mantan NII telah kembali ke NKRI dan kini menjadi mitra Polri dalam menyuarakan anti radikalisme,” tegasnya.

Dia berharap, tidak ada lagi NII yang lain tumbuh di suatu daerah dalam wilayah NKRI.

“Mari kita bersama-sama mengkampanyekan Pancasila. Semoga ke depan Indonesia khususnya Sumsel aman dan damai,” jelasnya. (SH-02)

Sumber: SMSI OKUT

Share :

Baca Juga

Lubuklinggau

Walikota Lubuklinggau Tandatangani Pencanangan Zona Integritas

Musi Rawas

Wabup Musi Rawas Hadiri Musda Gerakan Pramuka Se-Sumatera Selatan

Musi Rawas

Partai Hanura Berlabuh di Dermaga H2G

Ekonomi

Sambut HPN 2022, PWI Sumsel Gelar Pasar Murah

Musi Rawas

PDIP Usung H2G – Mulya

Kesehatan

Cegah Covid-19, Kapolres Musi Rawas Resmikan Kampung Tangguh

Lubuklinggau

Pemkot Lubuklinggau Usulkan Pintu Exit Tol di Tempatkan di Kelurahan Jukung

Musi Rawas

Ikuti Apel di Sumsel, Kalak BPBD Mura: Kesiapsiagaan di Mura sudah Mantab