Home / Banyuasin / Sumsel

Selasa, 18 Januari 2022 - 10:19 WIB

2022, Banyuasin akan Jual Beras Bagi Masyarakat Umum

Bupati Banyuasin H Askolani ketika periksa Rice Miling Plaint (RMP) Pabrik pengolahan beras Mulia Sejahtera KTM Desa Mulya Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, (18/1)

Bupati Banyuasin H Askolani ketika periksa Rice Miling Plaint (RMP) Pabrik pengolahan beras Mulia Sejahtera KTM Desa Mulya Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, (18/1)

BANYUASIN, Sumatera Headline – Tahun 2022 ini ada kabar gembira bagi masyarakat di Bumi Sedulang Setudung, Pemerintah Kabupaten Banyuasin bakal memproduki beras untuk umum, kabar gembira tersebut dikatakan Bupati Banyuasin H Askolani ketika periksa Rice Miling Plaint (RMP) Pabrik pengolahan beras Mulia Sejahtera KTM Desa Mulya Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Selasa 18 Januari 2022 tadi.

Hal tersebut dilakukan untuk memeriksa kondisi pabrik sebelum nanti operasional dan pengelolahan distribusinya diserahkan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Banyuasin. Selain untuk memaksimalkan nilai penjualan hasil padi milik masyarakat Banyuasin, sekaligus pada tahun 2022 ini Banyuasin akan menjual beras untuk masyarakat umum, dengan lebih meningkatkan kualitas pertanian Banyuasin yang sekarang sudah baik.

Baca Juga :  Empat Atlit PWI Musi Rawas Berlaga di Porwada PWI Tingkat Provinsi Sumsel

“Kita mempersiapkan Banyuasin bisa menjual padi untuk masyarakat umum di Tahun 2022,” katanya.

Pabrik pengelolahan beras ini sekarang masih dijalankan operasionalnya oleh koperasi, namun nantinya pihak Banyuasin akan menyerahkan kepada Bumd, untuk mengambil, mendistribusi, dan sekaligus bekerjasama dengan distributor juga pabrik lainnya, untuk produksi hasil beras masyarakat di daerah Tanjung Lago.

Bupati Banyuasin juga mengatakan, jika wilayah desa di Kecamatan Tanjung Lago banyak penghasil gabah, namun masih digunakan untuk konsumsi masyarakat sendiri, belum dijual secara umum. Hal ini dilakukan nantinya, selain meningkatkan kualitas produksi beras, juga dapat menstabilkan harga beras dan gabah di wilayah Banyuasin.

“Dengan melakukan program ini nanti, kita bisa mengontrol sekaligus menstabilkan harga beras,” katanya.

Baca Juga :  Wapres Ma'ruf Amin Akui Banyuasin Lumbung Pangan Nomor 4 Nasional

Bupati Inovatif ini menambahkan, jika dalam stok Gabah Kering Giling, Banyuasin tidak mengalami kekurangan, namun kedepan agar lebih maksimal pabrik RMP Mulia Sari agar produksinya semakin baik.

”Di RMP Mulia Sari ini, gudang penampungan berkapasitas 300 ton, sedangkan produksinya mampu 20 ton perhari,” tambahnya.

Oleh karena itu, pihak BUMD nanti akan melihat apa saja yang akan diperbaiki, dan apa saja yang harus ditambah untuk memulai produksi di pabrik ini. Sehingga program beras dijual umum untuk masyarakat Banyuasin akan segera terealisasi tahun ini.

Editor: J Silitonga
Sumber: Ril SMSI Banyuasin

Share :

Baca Juga

Musi Rawas

Desa Air Satan Dijadikan Kampung Tangguh Anti Narkoba

Covid-19

Tiga Pilar Kota Lubuklinggau Sosialisasi PPKM Mikro

Muara Enim

Juarsah Ziara ke Makam Puyang Karang Enim

Palembang

Menjelang Pelantikan Pengurus PWI Sumsel, Gubernur Nyatakan Support Penuh Organisasi Wartawan Terbesar ini

Hukum

Pengamanan Objek Vital Nasional, PTBA Gandeng Polda Sumsel

Palembang

Kawal Operasi Hulu Migas, Polda Sumatera Selatan dan SKK Migas Tandatangani PKT

Musi Rawas

Polres Musi Rawas Kawal Pengamanan Kompetisi Grass Track Open se-Kabupaten Musi Rawas

Musi Rawas

Gubernur Akui Kinerja Dua Srikandi Musi Rawas