Home / Nusantara / PWI

Minggu, 7 Juni 2020 - 14:23 WIB

PWI Pusat Apresiasi Dukungan Beberapa Gubernur yang akan Mengalokasikan Anggaran Media

MEDAN, SH – Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari menyambut baik atas dukungan sejumlah kepala daerah yang telah memperhatikan kelangsungan hidup media di daerah akibat pandemi Covid-19 seperti yang telah ditunjukan Gubernur Kalimantan Tengah dan Gubernur Jawa Timur.

“Berbagai langkah insentif kepada industri media harus dilakukan oleh pemerintah pusat maupun daerah agar dapat menyelamatkan hidup pers nasional di tengah ancaman pemutusan hubungan kerja karyawan perusahaan media seiring dengan penurunan performa bisnis industri media nasional secara drastis akibat imbas Covid-19,” ujar Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, Minggu, (7/6/2020).

Pernyataan Ketua Umum PWI Pusat itu berdasarkan informasi yang dia terima dalam pertemuan webinar antara pengurus pusat PWI dengan para ketua PWI se Indonesia baru-baru ini.

Dalam peetemuan tersebut PWI berharap agar kerjasama iklan dan advetorial dengan Pemda tetap terjalin karena hal itu sangat membantu kelangsungan hidup media. Dan berharap jangan sampai anggaran dikurangi karena alasan pandemi.

Menurut Ketua PWI Kalteng, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran telah menyetujui penambahan belanja publikasi melalui media sebesar Rp10 miliar periode Juli hingga Desember 2020 dalam rapat koordinasi dengan organisasi pers (PWI) dan pimpinan media, pada Rabu, 3 Juli 2020. 

“Belanja publikasi diantaranya untuk kontrak pemberitaan, iklan, dan advertorial. Belanja publikasi dialokasikan untuk media berbadan hukum yang terdampak covid-19, dan media yang masuk dalam kategori UMKM,” jelas Ketua PWI Kalteng Haris Sadikin. 

Baca Juga :  Fokus Pemerintah Turunkan Angka Stunting di 100 Kabupaten/Kota

Haris juga memohon doa dan dukungan dari para pengurus PWI agar DPA belanja media dapat selesai disusun dan disahkan paling lambat pertengahan Juni 2020.

Dari Jawa Timur dikabarkan bahwa Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak membuka kerjasama dengan media di tengah keterbatasan situasi saat ini. Emil Dardak menyampaikan bahwa media juga tetap punya fungsi advokasi untuk mengingatkan apa yang luput dilihat pemerintah. Di sisi lain, dia meminta media juga dapat menjadi penyampai info yang clear, dan mengingatkan soal judul-judul berita yang kadang bombastis. Pemprov sendiri menegaskan tidak akan memotong anggaran pers dan sosialisasi melalui media.

Mendengar kesulitan yang dialami berbagai media di sejumlah daerah, Sekretaris Jenderal PWI Pusat Mirza Zulhadi berharap agar para kepala daerah di Indonesia dapat terus mendukung kelangsungan hidup media di daerahnya, karena bagaimanapun juga pers adalah salah satu dari pilar demokrasi dan pers punya peran strategis di masa pandemi ini.

Ketua PWI Sumatera Utara Hermansjah sangat mengapresiasi langkah diambil, Gubernur Sumatera Utara Letjen Purn. Edy Rahmayadi sejak mendengar kesulitan dialami media cetak di Sumatera Utara langsung menggelar diskusi dengan pengurus PWI dan Serikat Perusahaan Suratkabar (SPS) Sumut serta diikuti sejumlah Pemred dan pemimpin umum media cetak di Medan, 12 Mei 2020. Tindak-lanjut dari pertemuan itu terbentuk tim bersama di antaranya melibatkan sejumlah asisten dan kepala dinas di jajaran pemerintah provinsi Sumatera Utara untuk mencari solusi mengatasi kesulitan dialami medi cetak di tengah pandemi.

Baca Juga :  Lantik Pengurus PWI Muratara, Firdaus Komar: Tetap Independen dan Jaga Netralitas di Pilkada Serentak

Dipimpin Plt Kadiskominfo Irman Oemar juga sudah melaksanakan sejumlah kebijakan diantaranya mempercepat pembayaran iklan dan mengintensifkan kerjasama dengan sejumlah media yang sudah berjalan sejak awal Mei hingga akhir Juni serta melalui penerbitan advertorial melalui kerjasama penyebaran informasi Copid-19 dimulai akhir Juni sampai awal Juli 2020.

Tidak sampai di situ, Gubsu melalui Surat Edaran No. 440/4271/2020 tanggal 02 Juni 2020 mengimbau agar Bupati/Walikota se-Sumatera Utara, Kepala OPD, Kepala BUMD di Lingkungan Provinsi Sumatera Utara
Untuk memanfaatkan media massa dalam sosialisasi pencegahan dan penanganan Copid-19 di Sumatera Utara.

“Kami sangat mengapresiasi langkah langkah ditempuh gubernur bersama aparat jajaran Pemprov Sumatera Utara, tidak saja bantuan kepada media dalam bentuk penerbitan iklan di media cetak, tapi juga mensosialisasikan agar jajaran pemerintah dan masyarakat di Sumut kembali bergairah untuk membaca surat kabar (koran), “ ujar Hermansjah sembari menambahkan, termasuk instruksi melalaui dinas pendidikan untuk kembali menggairahkan agar pelajar dan siswa setingkat SLTA dirangsang aktif membaca koran. Baik di perpustakaan perpustakaan umum di jajaran sekolah maupun di lingkungan kedinasan yang ada di Provinsi Sumatera Utara. (Rel)

Editor: J. Silitonga

Bagikan:

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Vaksin dan Bansos Jadi Program Prioritas Untuk Dilanjutkan Tahun Depan

Palembang

Diskusi Bersama PWI, Kejati Sumsel Minta Peran Pers dalam Mengedukasi Masyarakat untuk Sadar Hukum

Nusantara

Bagir Manan: Wartawan Jangan Terlena Dengan Istilah Kemerdekaan Pers

Nusantara

Presiden Jokowi Hadir di Pelantikan Anggota MPR/DPR/DPD RI Periode 2019-2024

Nusantara

Firdaus Terpilih Sebagai Ketum SMSI Pusat Periode 2019-2024

Ekonomi

Sektor Perkebunan Harus Dilakukan Pengembangan Riset Agar Kualitas Komoditas Perkebunan Nasional Meningkat

Nusantara

Presiden Jokowi Tinjau Arus Mudik di Pasar Senen

Nusantara

SMSI Gelar Kongres I Bulan Desember dengan Agenda Pemilihan Ketua Umum