Home / Nusantara

Jumat, 14 Februari 2020 - 14:51 WIB

Presiden Jokowi Lakukan Penanaman Pohon di Kawasan TNGM Jurang Jero

MAGELANG, SH – Presiden Joko Widodo bersama masyarakat melakukan penanaman pohon serentak di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Jurang Jero, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dalam kunjungan kerjanya pada Jumat, 14 Februari 2020. Penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari upaya rehabilitasi hutan dan lahan di sekitar kawasan Gunung Merapi tersebut.

Di sekitar kawasan TNGM, terdapat 30 desa penyangga yang dihuni oleh kurang lebih 107.448 jiwa. Kawasan lereng Gunung Merapi dengan segenap potensi alamnya akan menjadi pendukung bagi daerah-daerah permukiman yang terletak di bawahnya itu apabila dikelola dan dikonservasi dengan baik. Untuk itu, Presiden Joko Widodo mengajak kerja sama antara berbagai pihak untuk mengembalikan dan menjaga kelestarian lingkungan, utamanya di kawasan tersebut.

“Saya kira kita ingin memulai hal-hal yang berkaitan dengan ekosistem flora dan fauna, penanaman kembali, dan reboisasi di kawasan-kawasan yang sering banjir atau longsor,” ujar Presiden.

Pohon pulai (Alstonia scholaris) setinggi kurang lebih tiga meter ditanam sendiri oleh Presiden dalam kegiatan penanaman pohon serentak. Bersamaan dengan itu, masyarakat setempat juga menanam pohon yang sama di sekitar lokasi.

Baca Juga :  Presiden Jokowi: PON Adalah Panggung Persatuan, Kebersamaan dan Persaudaraan

Baca juga:

Sebelumnya, Kepala Negara terlebih dahulu meninjau kebun bibit desa yang dibangun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama masyarakat setempat di wilayah TNGM. Kebun bibit desa ini menjadi salah satu pendukung bagi upaya rehabilitasi hutan dan lahan di Taman Nasional Gunung Merapi.

Di kebun bibit desa tersebut, Presiden melihat banyak bibit tanaman yang tersedia. Sebagian besar bahkan memiliki nilai ekonomi yang tinggi yang tentunya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar apabila dibudidayakan.

“Yang kita tanam di sini ada petai, ada fungsi hijaunya tetapi ada fungsi ekonominya juga. Ini jambu kristal, ada fungsi hijau dan fungsi ekonominya untuk rakyat. Nah, ini durian yang saya senang. Pohonnya senang, duriannya juga senang,” kata Presiden menunjuk satu per satu bibit tanaman di sekitarnya.

Baca Juga :  Pertemuan Bilateral Presiden Jokowi dan Presiden Erdogan

Selain itu, ada pula bibit tanaman vetiver yang dalam beberapa waktu belakangan sering disinggung oleh Presiden dan dimintanya untuk ditanam di wilayah yang memiliki potensi bencana banjir dan longsor. Tanaman tersebut diketahui memiliki kemampuan untuk menahan gempuran aliran hujan deras dan menjaga kestabilan tanah sehingga mencegah tanah longsor dan erosi.

“Akarnya 3-4 meter sehingga memperkuat tanah-tanah di kemiringan. Kita punya stok 50 juta bibit vetiver seperti ini yang akan terus kita bawa ke daerah-daerah yang sering longsor. Ini juga untuk di hulu dari waduk-waduk sehingga sedimen tidak masuk ke waduk,” ucapnya.

Hadir dalam acara tersebut di antaranya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Doni Monardo, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Editor: J. Silitonga

Sumber: Biro Pers Istana Kepresidenan

Share :

Baca Juga

Nusantara

10 Organisasi dan Asosiasi Pers sebagai Konstituen Perlu Punya Keterwakilan di Dewan Pers

Nusantara

Bhakti Sosial Untuk Negeri, Mensos Puji SMSI Bangun Peradaban

Nusantara

Diminta Menata Direktorat LUKW PWI Pusat, Firko: Ruang Baru Pengabdian di Organisasi

Nusantara

Presiden Jokowi Lepas Kontingen Indonesia ke SEA Games Ke-31 di Vietnam

Nusantara

Kesulitan Air Bersih, Pertamina Bantu Masyarakat Pantai Air Manis

Nusantara

Gelar Youth Integrity Program 2023, Medco E&P Bekali Generasi Z Soft Skill Integritas

Nusantara

Usai Umroh, Presiden Jokowi Beserta Ibu Negara Iriana dan Rombongan Kembali ke Tanah Air

Musi Rawas

Raih Penghargaan Kepala Daerah Peduli HAM, Bupati : Fokus Bekerja dan Tetap Mengabdi untuk Masyarakat Musi Rawas