Home / Nusantara

Selasa, 9 Januari 2024 - 16:51 WIB

Presiden Jokowi Intruksikan Jajarannya Untuk Waspadai Dinamika Geopolitik Global

Presiden Jokowi pimpin Sidang Kabinet Paripurna bersama para jajarannya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/1/2024).

Presiden Jokowi pimpin Sidang Kabinet Paripurna bersama para jajarannya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/1/2024).

JAKARTA – Presiden menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mewaspadai dinamika geopolitik global dan menjaga kondisi dalam negeri salah satunya menjelang pemilihan umum (Pemilu) mendatang.

“Kita harus detail menjaga kondisi dalam negeri utamanya menjelang Pemilu serentak di bulan Februari. Dan juga kita harus menyiapkan rencana dalam rangka menyongsong Ramadan dan Idul Fitri pada Maret dan April 2024,” ucap Presiden saat pimpin Sidang Kabinet Paripurna bersama para jajarannya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/1/2024).

Selanjutnya, Kepala Negara menyampaikan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan iklim yang dapat mengganggu musim tanam dan panen raya. Presiden menyebut bahwa strategi pangan juga harus diperhitungkan dengan baik.

“Hitung-hitungan mengenai kondisi aman juga dengan strategis pangan kita betul-betul harus dikalkulasi dengan baik karena betul-betul perubahan iklim ini harus kita hitung,” tuturnya.

Baca Juga :  Indonesia Dukung Penguatan Pembangunan Infrastruktur di Negara Berkembang

Selain itu, Presiden Jokowi kembali mengingatkan jajarannya untuk mempercepat belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Presiden menekankan agar ketersediaan BBM dan gas, serta harga dan stok pangan dapat terus terjaga.

“Mengenai BBM dan gas yang harus selalu tersedia jangan sampai satu, dua, tiga atau lebih kabupaten terjadi kelangkaan gas karena masalah distribusi yang terganggu misalnya, harus dipantau dan dilihat secara detail,” ujar Presiden.

Pada kesempatan tersebut, Presiden turut menginstruksikan jajarannya untuk melakukan reformasi birokrasi yang berkaitan dengan digitalisasi dalam menciptakan keterpaduan layanan digital pemerintah. Presiden menegaskan pentingnya peningkatan keamanan digital dan mencegah terjadinya pemborosan belanja infrastruktur digital.

Baca Juga :  Jokowi Lakukan Kunjungan Kerja ke Tiga Negara

“Saya minta kepada Menpan RB untuk segera mempercepat implementasi SPBE, sistem pemerintahan berbasis digital, konsolidasikan semua portal ke dalam satu portal nasional dan di saat yang sama juga sekali lagi perkuat keamanan kita,” ucap Presiden.

“Saya minta Menteri BUMN juga ikut mendukung percepatan transformasi lewat Perum Peruri dengan menjadi GovTech nasional kita. Mendagri, Menkominfo juga mempercepat pengembangan dan penerapan Digital ID paling lambat bulan 6 harus sudah selesai,” lanjutnya.

Editor: Jhuan

Sumber: Ril BPMI

Share :

Baca Juga

Musi Rawas

Usai Bertemu Di Istana Bogor Bupati Musi Rawas Siap Jalankan Arahan Presiden Jokowi

Nusantara

Mengenakan Pakaian Adat Baduy, Presiden Jokowi Sampaikan Pidato Kenegaraan

Ekonomi

Presiden Jokowi Kunjungi Pabrik Kopiko di Filipina

Hukum

Ketua PWI Sumut Minta Polda DIY Ungkap Pembunuh Anak Wartawan

Nusantara

Masuk Agenda HPN 2022, Kolaborasi Kementerian LHK dan PWI untuk Mangrove Indonesia

Nusantara

SMSI Apresiasi Keputusan KPU tentang Keterlibatan Media Online pada Pemilu 2019

Ekonomi

Kejar 1 Juta Barel, Industri Hulu Migas Butuh Investasi sekitar US$20 Miliar per Tahun

Nusantara

Presiden Jokowi : Diplomasi Kopi akan Menjadi Perekat Baru Hubungan Bilateral Kita
error: Content is protected !!