Home / Ekonomi / Nusantara

Rabu, 10 Januari 2024 - 16:13 WIB

Presiden Jokowi Kunjungi Pabrik Kopiko di Filipina

Presiden Jokowi Tinjau Perusahaan produsen produk Kopi di Filipina

Presiden Jokowi Tinjau Perusahaan produsen produk Kopi di Filipina

FILIPINA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi salah satu produsen produk kopi di Filipina yaitu Kopiko Philippines Corporation (KPC) yang merupakan bagian dari PT Mayora Indah Tbk, Rabu (10/1/2024).

Dalam keterangannya usai peninjauan, Presiden mengatakan bahwa KPC merupakan salah satu bentuk investasi dunia usaha Indonesia yang mampu menguasai pasar di Filipina.

“Tadi kita melihat investasi dunia usaha kita perusahaan Indonesia di Filipina yaitu Mayora yang kita melihat ternyata menguasai pasar hampir 50 persen di Filipina,” ujar Presiden di Carmona, Filipina.

Menurut Presiden, jumlah produk kopi yang dihasilkan oleh KPC sangat besar. Oleh karena itu, Presiden berharap industri tersebut dapat memberikan dampak positif bagi para petani Indonesia untuk turut berkontribusi dalam menyediakan bahan baku produksi.

Baca Juga :  Jokowi Tinjau Pembangunan Istana Presiden di IKN

“Jadi produk-produk kopi saset yang jumlahnya saya kira sangat besar sekali dan itu akan memberikan kontribusi pada kebutuhan bahan baku kopi, singkong, dan lain-lainnya yang akan sangat bagus untuk para petani,” lanjutnya.

Selain industri pengolahan makanan dan minuman, dalam kunjungannya ke FIlipina, Presiden Jokowi juga mengunjungi industri pengolahan rumput laut di W Hydrocolloids Inc.

Usai peninjauan, Presiden memandang bahwa Indonesia juga memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri pengolahan rumput laut. Kepala Negara meyakini bahwa Indonesia memiliki potensi tinggi yang didukung dengan wilayah pesisir yang besar.

Baca Juga :  Dewan Pers dan Konstituen Minta Presiden Keluarkan Kebijakan Untuk Perusahaan Pers di Tengah Pandemi Covid-19

“Saya kira juga ini sebuah peluang bagi petani-petani rumput laut kita yang bisa kita kembangkan tidak hanya di satu, dua, tiga lokasi tapi di seluruh Tanah Air karena kita memiliki pesisir yang sangat panjang,” katanya.

Lebih lanjut, Presiden berharap pengolahan rumput laut di Indonesia terus meningkat sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi para petani.

“Ya perlu dipersiapkan petani-petani kita agar kita memiliki kapasitas yang lebih besar, sehingga sebagian diproduksi di Indonesia sebagian bisa diekspor ke Filipina atau ke negara lain sehingga ada nilai tambah bagi petani kita,” ungkapnya. **

Editor: Jhuan

Sumber: Setkab

Share :

Baca Juga

Nusantara

Tahun Lalu Mengusung Program Jaksa Menyapa, Tahun ini Kejagung Luncurkan Program Jaga Desa

Ekonomi

Sri Mulyani Pimpin Delegasi Indonesia di Pertemuan AFMGM 2019

Musi Rawas

Temui Mentan RI, Bupati Sampaikan Usulan Program Pertanian dan Perkebunan

Nusantara

Konkernas PWI 2024, Hendry Ch Bangun: PWI Akan Cetak Wartawan Berwawasan Kebangsaan

Nusantara

HPN Surabaya, Alex Terima Golden Award Kreator Go Internasional

Nusantara

Pengembangan Bandara Soedirman Mulai Diresmikan

Nusantara

Presiden Jokowi Tinjau Kesiapan Fasilitas Perhelatan KTT G20 Bali

Nusantara

Menhub Minta PT KAI Bentuk Tim Khusus Untuk Antisipasi Gangguan Operasional KRL Jabodetabek