Home / Nusantara / Pendidikan

Senin, 5 Agustus 2019 - 12:47 WIB

Soal Rektor Asing Masih akan Dimatangkan, Namun Fokus Utama, SDM yang Unggul dan Semangat Untuk Lebih Baik

JAKARTA, SH – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengemukakan, pembahasan mengenai kemungkinan menggunakan dosen atau rektor dari luar negeri saat ini masih dimatangkan oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Mensristekdikti).

“Namun tentu saja kan kita juga harus melihat hal-hal yang terkait dengan hal itu. Jadi semangatnya adalah bagaimana kemudian universitas itu bisa lebih baik daripada sekarang, kenapa kemudian kita tidak mencoba untuk bisa mempunyai pemikiran yang lebih maju,” kata Puan menjawab wartawan usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/8) sore.

Namun, lanjut dia, tentu saja harus dilihat lagi konsekuensi dan manfaat ke depannya seperti apa. Soal konsekuensinya apa, Menko PMK menjelaskan, bahwa hal itulah yang masih dimatangkan.

Baca juga :

Baca Juga :  Dorong Pemerataan Ekonomi, Sejumlah Infrastruktur di Dhamasraya Mulai Diresmikan

Demikian juga mengenai perguruan tinggi saja yang nantinya akan dipimpin oleh rektor asing, menurut Menko PMK Puan Maharani, sampai saat ini belum juga dibahas.

Menko PMK juga mengingatkan, bahwa ke depan itu fokus dari pemerintah adalah SDM yang lebih unggul, bahwa sumber daya manusia itu atau manusia yang lebih berdaya dan bisa mempunyai kompetensi yang lebih baik. Nah, lanjut Puan, bagaimana menuju ke arah sana.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Menristekdikti M. Nasir menyampaikan, dalam rangka meningkatkan ranking perguruan tinggi di dalam negeri bisa mencapai 100 besar dunia, akan mengundang rektor dari luar negeri untuk memimpin Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang paling siap untuk dinaikkan rankingnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Sambut Kunjungan PM Belanda

“(Kita nanti tantang calon rektor luar negerinya) kamu bisa tidak tingkatkan ranking perguruan tinggi ini menjadi 200 besar dunia. Setelah itu tercapai, berikutnya 150 besar dunia. Setelah ini 100 besar dunia. Harus seperti itu. Kita tidak bisa targetnya itemper item,” kata M. Nasir sebagaimana dikutip dari siaran pers Kemenristekdikti, akhir pekan lalu.

Menritskdikti juga memastikan anggaran untuk menggaji rektor luar negeri ini akan disediakan langsung oleh Pemerintah, tanpa mengurangi anggaran PTN tersebut.

Pemerintah, lanjut M. Nasir, menargetkan pada 2020 sudah ada perguruan tinggi yang dipimpin rektor terbaik dari luar negeri dan pada 2024 jumlahnya ditargetkan meningkat menjadi lima PTN. 

Editor : J. Silitonga

Sumber: Setkab

Share :

Baca Juga

Nusantara

17 Tol Akan Diresmikan di 2021, Ini Daftarnya

Nusantara

BUMDes Diharapkan Menjadi Pemicu Pergerakan Ekonomi Desa

Nusantara

5 Tahun Kedepan Tidak Ada Lagi Beban, Presiden Jokowi : Apapun yang Terbaik untuk Negara akan Saya Lakukan

Nusantara

Kunjungan Ibu Negara di Samosir

Nusantara

Presiden Jokowi Terima Ulama Jabar

Nusantara

Pengembangan Bandara Soedirman Mulai Diresmikan

Nusantara

17 Wartawan Senior Terima PCNO, Wartawan Sumsel Sebanyak 3 Orang

Nusantara

Pemerintah akan Bangun 34 ‘Tower’ Rusun Ponpes dan Pendidikan Tinggi di 2020