Home / Hukum / Nusantara

Senin, 9 Mei 2022 - 15:38 WIB

Ketua PWI Sumut Minta Polda DIY Ungkap Pembunuh Anak Wartawan

Ketua PWI Sumut, H Farianda Putra Sinik

Ketua PWI Sumut, H Farianda Putra Sinik

MEDAN, Sumatera Headline – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)  Sumut,  H Farianda Putra Sinik meminta Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)  mengungkap pembunuhan mahasiswa asal Pematangsiantar saat berada di kota pelajar itu.

“Korban David Siallagan (22), adalah putra dari mantan Ketua PWI Pematang Siantar, Timbul P Siallagan, yang ditemukan meninggal dunia di kota tempatnya mengenyam pendidikan tinggi di Yogyakarta, Minggu (8/5/2022) dini hari,” ujar Farianda seraya menyampaikan ucapan turut berduka cita, dikutip dari degtara.com, Senin (9/5/2022).

Diketahui David Siallagan meninggal dengan luka tikam di dada dan punggungnya, oleh orang tak dikenal.

Karena itu Farianda Putra Sinik meminta Kapolda DIY  segera menangkap pelaku dan memberikan perhatian serius atas kasus ini. Sehingga perantau yang berada di Jogyakarta merasa nyaman. Apalagi Jogyakarta dikenal sebagai kota pelajar.

Baca Juga :  Penjelasan BPJS Kesehatan Terkait Informasi Data yang Ditawarkan di Forum Online

Disebutkan Farianda, kasus pembunuhan yang menewaskan dua orang sekaligus, menjadi perhatian khusus bagi PWI Sumut, karena salah seorang korban adalah putra mantan Ketua PWI Pematangsiantar.

“PWI Sumut bersama seluruh pengurus PWI se Indonesia akan mengawal proses hukum kasus ini,” ujar Farianda.

Meregang Nyawa

Diberitakan sebelumnya, dua orang pria harus meregang nyawa usai ditikam orang tak dikenal, Minggu (8/5/2022) dinihari WIB. Salah satu korban adalah mahasiswa asal Pematangsiantar bernama David Siallagan (22).

David asal Pematangsiantar merupakan mahasiswa jurusan Etnomusikologi di Institute Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Sementara satu korban lainnya berinisial TIP (29) asal Bangka Belitung.

Baca Juga :  Penjelasan BPJS Kesehatan Terkait Informasi Data yang Ditawarkan di Forum Online

Tewasnya dua pemuda itu diduga akibat penganiayaan oleh orang tak dikenal di Simpang Empat Jalan Selokan Mataram, Seturan, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto menerangkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.

Korban TIP dinyatakan meninggal dunia saat perjalanan menuju RS. Sementara DS dinyatakan tewas di RS JIH sekitar pukul 04.50 WIB.

“Keduanya mendapat luka tusuk,” kata dia.

Kronologi sementara yang dihimpun Polda DIY, dugaan penganiayaan itu berawal ketika korban, yang saat itu berjumlah 5 orang, melintas di simpang empat Selokan Mataram. Saat di sekitar wilayah Seturan, korban bertemu dengan kelompok terduga pelaku. (SH-02)

Share :

Baca Juga

Nusantara

Rancangan Perpres tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital Mendukung Jurnalisme Berkualitas, Sebuah Langkah Anti Demokrasi

Nusantara

Tommy Soeharto akan Bangun Pesantren Mandiri

Nusantara

Rektor Apresiasi Kapolrestabes Surabaya Wisudawan Doktoral Terbaik USU Medan

Hukum

Kejari Musi Rawas Musnahkan Barang Bukti 68 Perkara

Nusantara

Media Gathering SKK Migas Sumbagsel, Wartawan Sumselupdate.com Juara Lomba Karya Jurnalistik FJM Sumsel 2021

Nusantara

Menhub Minta PT KAI Bentuk Tim Khusus Untuk Antisipasi Gangguan Operasional KRL Jabodetabek

Nusantara

Pemimpin Negara G20 Kunjungi Taman Hutan Raya Ngurah Rai

Nusantara

Komitmen National Dong Hwa University Wujudkan Taiwan Ramah PMI