Home / Musi Rawas / Potret / Sumsel

Sabtu, 26 Maret 2022 - 18:19 WIB

Pertama di Sumsel, Pertamina EP Asset Dua Support Green House Batu Gane

Pemotongan pita oleh Direktur Bina Pengelolaan Pemulihan Ekosistem, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Ammy Nurwati didampingi Wakil Bupati Mura, Hj Suwarti tanda diresmikannya Greenhouse Batu Gane, (26/3)

Pemotongan pita oleh Direktur Bina Pengelolaan Pemulihan Ekosistem, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Ammy Nurwati didampingi Wakil Bupati Mura, Hj Suwarti tanda diresmikannya Greenhouse Batu Gane, (26/3)

250 Spesies Anggrek Teridentifikasi

MUSI RAWAS, Sumateraheadline – Didukung penuh Pertamina EP Asset II, Greenhouse Batu Gane, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas (Mura) berhasil melakukan identifikasi 250 spesies Anggrek yang ada di Kabupaten Mura. Bahkan, keberadaan Greenhouse yang melakukan identifikasi terhadap spesies Anggrek ini, pertama di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Hal ini terungkap saat peresmian Greenhouse Batu Gane yang dilakukan langsung oleh Direktur Bina Pengelolaan Pemulihan Ekosistem, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Ammy Nurwati didampingi Wakil Bupati Mura, Hj Suwarti dan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel, Ujang Wisnu Barata, Sabtu (26/3/2022).

Direktur Bina Pengelolaan Pemulihan Ekosistem, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Ammy Nurwati didampingi Wakil Bupati Mura, Hj Suwarti dan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel, Ujang Wisnu Barata, saat meninjau tanaman Anggrek yang berada di dalam Greenhouse, (26/3)

Persemian yang ditandai dengan pemecahan kendi dan pemotongan pita itu, berlangsung dengan sukses dan lancar, yang juga dihadiri perwakilan SKK Migas Sumatera Selatan, Pertamina EP Asset II, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mura, Camat Selangit dan kades setempat serta pejabat lainnya.

Wakil Bupati Musi Rawas Hj Suwarti menegaskan, Pemkab Mura sangat mendukung dengan adanya kegiatan greenhouse di Batu Gane yang didukung pihak Balai KSDA Provinsi Sumatera Selatan dan Pertamina EP Asset II.

“Seperti Greenhouse ini yang mengumpulkan spesies Anggrek di terkhusus di Musi Rawas dan Sumatera Selatan. Sehingga masyarakat menjadi tahu, ada 1.000 jenis spesies Anggrek, namun disini baru ada 250 spesies. Tentunya masih banyak lagi yang harus dikumpulkan supaya tidak punah,” jelasnya.

DIrektur Bina Pengelolaan Pemulihan Ekosistem, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Ammy Nurwati didampingi Wakil Bupati Mura, Hj Suwarti saat mencium pohon yang ia tanam, (26/3)

Wabup juga mengharapkan kegiatan konservasi terhadap spesies anggrek ini, dapat melestarikan kekayaan alam di Kabupaten Mura supaya tidak punah.

Baca Juga :  Gubernur Sumsel dan Ketua Dewan Pers Dipastikan Hadir di Gebyar HPN Lubuklinggau

Sementara, Direktur Bina Pengelolaan Pemulihan Ekosistem, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Ammy Nurwati menyampaikan, Green House Batu Gane merupakan bagian dari kegiatan yang dilakukan BKSDA Sumatera Selatan.

Ia menambahkan, spesies Anggrek yang terkonfirmasi di Wilayah Sumatera ada 1.000 spesies. Sedangkan pihak BKSDA Sumsel berhasil mengidentifikasi 250 jenis.

“250 jenis Anggrek ini kondisinya berada di luar konservasi yang dikelola BKSDA Sumsel. Kemudian dilihat dari profil masing-masing spesies Anggrek itu ada yang saat ini terancam punah, karena adanya peredaran dan perkembangannya yang tak terkontrol,” jelasnya.

Dari kondisi tersebut, lanjut ia, BKSDA Sumsel berkolaborasi dengan kader konservasi melokalisir Anggrek yang berada di luar kawasan untuk disatukan dalam satu tempat. Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Suryatin warga Desa Batu Gane yang juga kader konservasi, telah menghibahkan lahan untuk dijadikan Green House Anggrek.

Baca Juga :  Satlantas Mura Pasang Spanduk Imbauan di Lokasi Laka Tunggal Avanza Terjun ke Sungai

“Anggrek yang berserakan itu, dikumpulkan di sini untuk diidentifikasi, kemudian dilihat perlakuan masing-masing dengan harapan dapat berkembang yang kemudian akan dilepas liarkan atau dirilis di lokasi yang sesuai,” bebernya.

Ia menambahkan, Green House juga memberikan kesempatan atau peluang kepada akademisi. Ammy Nurwaty juga meminta kepada pihak BKSDA Sumsel, untuk membuat desain, sehingga tidak hanya mengumpulkan saja. Namun Anggrek dari luar juga harus di isoloasi dan profailing terlebih dahulu.

Perwakilan pihak Pertamina EP Asset II saat melakukan penanaman pohon, (26/3)

Untuk di Sumsel sambung ia, kegiatan Green House yang melakukan identifikasi terhadap spesies Anggrek baru pertama kali di Mura. Oleh sebab itu, sebagai implementasi kolaborasi dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, provinsi, kader konservasi bahkan termasuk pembangunannya melibatkan pihak Pertamina.

“Saya minta juga ini menjadi tempat edukasi dan motivasi bagi akademisi, pelajar untuk lebih banyak,” pungkasnya.

Sementara itu, Officer Comrel dan CID Zona 4, Njo Fransiscus Xaverius Andiya Putra menyampaikan, support Pertamina di dalam kegiatan Green House Batu Gane ini bekerjasama dengan BKSDA Sumsel, membantu untuk memfasilitasi pembangunan Green House, yang nantinya dimanfaatkan untuk menampung anggrek-anggrek yang berhasil diselamatkan oleh Tim BKSDA Sumsel ataupun kader konservasi.

Lanjut ia, diluar kegiatan Green House ini, pihaknya juga turut berkontribusi di dalam kegiatan-kegiatan konservasi satwa langka, diantaranya Siamang, Macan Dahan dan Gajah. Selain satwa langka, pihaknya juga melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya mendukung upaya-upaya konservasi supaya bisa berjalan dan berhasil melalui program-program pemberdayaan masyarakat.

“Dengan kita melakukan program pemberdayaan masyarakat terutama untuk pengembangan ekonomi di sekitar area konservasi, harapannya masyarakat bisa turut berpartisipasi. Karena tanpa dukungan dari masyarakat, kegiatan konservasi tak akan berhasil

Pihaknya juga ke depan, akan terus intens melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak BKSDA untuk support apa saja yang bisa diberikan, guna pengembangan konservasi lebih lanjut. Potret

(SH-04)

Editor: J Silitonga

Share :

Baca Juga

Pagar Alam

Polres Pagar Alam Gelar Dzikir Bersama Forkopimda dan Masyarakat Pagar Alam

Musi Rawas

Kelompok Tani Terima Bantuan Alsintan dari Bupati Musi Rawas

Lubuklinggau

Kelurahan Tangguh Bersih Narkoba di Lubuklinggau Diresmikan

Palembang

Atal Sembiring Depari Buka Konferprov PWI Sumsel

Musi Rawas

Lahan Gambut di Dua Desa Terbakar

Lubuklinggau

Walikota Lubuklinggau Paparan Usulan Bangub 2022 Dihadapan Gubernur Sumsel

Pali

Pertamina EP Pendopo Field ajak Pekerja Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Advertorial

Bupati Musi Rawas Serahkan Bantuan Alat Mesin Pertanian kepada Kelompok Tani