Home / Nusantara

Jumat, 20 Maret 2020 - 12:14 WIB

Pemerintah Mulai Lakukan Tes Massal di Daerah yang Rawan Terinfeksi Covid-19, Begini Metodenya

JAKARTA, SH – Pemerintah mulai melakukan tes massal di daerah yang rawan terinfeksi Covid-19, namun tidak semua orang akan diperiksa Covid-19 tetapi hanya mereka yang beresiko. Demikian dikatakan juru bicara pemerintah untuk Virus Corona Achmad Yurianto saat konferensi persnya di Gedung BNPB, Jumat (20/3/2020).

“Ini akan dilakukan melalui analisa risiko, tidak semua orang diperiksa. Ini penjajakan awal, pemeriksaan massal,” ujar Yuri dikutip dari liputan6.

Sementara metode yang akan diterapkan, kata Yuri, berbeda dengan tes pasien yang positif corona. Masyarakat yang akan melakukan rapid test, akan diperiksa lewat darah.

“Akan diperiksa melalui darah dengan alat kit, sehingga kurang 2 menit hasilnya ketahuan,” ujar dia.

Baca Juga :  Covid-19, PT Medco E&P Serahkan Bantuan Untuk Pemkab Musi Rawas

Rapid test ini, kata Yuri merupakan screening awal untuk menemukan kasus yang terpotensi positif Covid-19. Apabila hasil screening dinyatakan positif, kata Yuri, maka pasien akan kembali diperiksa dengan metode VCR. Sebab, kata Yuri, seseorang yang sudah sembuh juga masih bisa terditeksi positif Covid-19.

Baca juga:

Baca Juga :  853 Kasus Covid-19 di Sumsel Selesai, Masyarakat Diminta Terus Disiplin Protokol Kesehatan

Tak Semua Pasien Positif Covid-19 Dirujuk ke RS

Yuri mengatakan, tak semua orang yang terditeksi positif Covid-19, akan dirujuk ke rumah sakit. Pemerintah, kata dia, akan mensosialisasikan cara mengisolasi diri di rumah.

“Kalau positif dari hasil screening, kita mensosialisasikan isolasi sendiri di rumah, melakukan kegiatan baik, pakai masker, asupan gizi maksimal, menjauh dari keluarga dan akan dipantau,” ujar Yuri.

Hal ini, kata Yuri, untuk mengurangi beban rumah sakit yang harus mengurus pasien yang sudah parah.

Editor: J. Silitonga

Sumber: liputan6

Share :

Baca Juga

Nusantara

Presiden Jokowi Lepas Kontingen Indonesia ke SEA Games Ke-31 di Vietnam

Nusantara

Webinar Mappilu-PWI dan KPU: Menilik Tata Cara Pelaksanaan Pemilu 2024

Berita TNI

Presiden Jokowi Tinjau Penyerahan Motor di Kodim 1503/Tual

Hukum

SKK Migas – Jamintel Tandatangani Kerjasama Fungsi Intelijen Kegiatan Usaha Hulu Migas

Nusantara

PPKM Mikro Diperpanjang, Pengaturan Sesuai Zonasi Resiko Wilayah

Nusantara

Panitia HPN Pusat Undang Menkumham Sebagai Pembicara di Konvensi Media Massa HPN 2020 Banjarmasin

Empat Lawang

Bupati Empat Lawang Apresiasi Kepolisian Ungkap Ladang Ganja 1 Hektar
Kunjungan Jokowi ke Brunei

Ekonomi

Kunjungan Presiden ke Brunei dapat Kado Investasi 450 Juta Dollar di IKN