Home / Nusantara

Sabtu, 1 Januari 2022 - 10:49 WIB

Optimalisasi Lifting, SKK Migas Lakukan Kunjungan Kerja Akhir Tahun

JAKARTA, Sumatera Headline – Dalam rangka memastikan lifting migas dilakukan secara optimal menjelang akhir tahun 2021, manajemen beserta pejabat selevel Kepala Divisi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melakukan kunjungan kerja dan pengawasan lifting migas di beberapa titik pengawasan lifting.

Terdapat 16 titik pengawasan lifting yang dikunjungi manajemen beserta pejabat SKK Migas. Khusus titik lifting yang dikunjungi manajemen SKK Migas adalah Terminal Senipah – KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) Pertamina Hulu Mahakam, Banyu Urip – KKKS ExxonMobil Cepu Ltd, Tuban – KKKS Pertamina EP, Prabumulih – KKKS Pertamina EP, Siam Maspion – KKKS Saka Indonesia Pangkah Ltd, dan Balongan – KKKS Pertamina EP pada Jumat, 31 Desember 2021.

Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno mengatakan, para manajemen dan pejabat SKK Migas tidak hanya melakukan optimalisasi lifting dan pengukuran stock akhir tahun di lapangan, namun kunjungan kerja ini juga dibarengi dengan kick off program pengeboran tahun 2022. “Dimulai pukul 00.00 tanggal 1 Januari 2022, juga dilakukan 5 kegiatan tajak sumur pengembangan pertama di tahun 2022,” katanya.

“Kelima sumur pertama yang tajak di tahun 2022 ini menunjukkan upaya SKK Migas dan KKKS untuk segera “berlari kencang” sejak awal tahun dalam upaya mencapai target produksi yang telah ditetapkan,” imbuhnya kemudian.

Baca Juga :  Tim Keamanan PEP Prabumulih Field Gagalkan Pencurian Aset Pipa

Adapun kelima sumur tersebut ialah Sumur RNT-PRD09 – KKKS Pertamina EP, KRG-PA1 – KKKS Pertamina EP, B-2102 – KKKS Pertamina EP, SRN-P3 – KKKS Pertamina Hulu Rokan, dan MNA-P3 – KKKS Pertamina Hulu Rokan.

Menurut Julius, untuk mengejar target lifting tahun 2022, maka pihaknya menargetkan sekitar 700 sumur dapat dibor pada tahun 2022. “Perhitungan produksi dan lifting pada awal 2022 menjadi penting bagi SKK Migas dan KKKS untuk mendapatkan acuan awal performance produksi dan melakukan berbagai upaya untuk mencapai target produksi migas di tahun 2022,” terangnya.

SKK Migas mencatat, per tanggal 29 Desember 2021 lifting minyak berada di angka 648 ribu BOPD (barel minyak per hari) dan gas sebesar 5.500 MMSCFD (standar kaki kubik per hari) dengan status stock lifting 4,02 juta barel. Dengan adanya optimalisasi akhir tahun serta pengurasan stock maka prognosa lifting pada akhir tahun 2021 menjadi 660 ribu BOPD untuk minyak dan 5.505 MMSCFD untuk gas.

Mengingat pada tahun 2022 banyak aktivitas hulu migas akan dilaksanakan oleh Pertamina, Julius kemudian meminta agar Pertamina secara grup dapat lebih meningkatkan kinerjanya, mengingat saat ini Pertamina mengelola 70% dari seluruh Wilayah Kerja (WK) di Indonesia sehingga kinerja dari Pertamina sendiri akan memberikan dampak besar terhadap produksi dan lifting migas nasional.

Baca Juga :  Tingkatkan Produksi Gas, Pertamina EP Resmikan Stasiun Pengumpul Beringin

“Kami berharap di tahun 2022, SKK Migas bersama Pertamina sebagai perusahaan hulu migas kebanggaan negeri ini dapat memberikan kinerja yang lebih baik dalam pengelolaan WK dan pencarian cadangan migas. Kami tetap optimis target produksi 1 juta BOPD dan 12 BSCFD (miliar standar kaki kubik per hari) gas pada 2030 akan tercapai karena masih banyak WK di Indonesia yang memiliki potensi cekungan migas yang signifikan dan akan menjadi penopang produksi migas nasional dalam waktu yang panjang,” ujar Julius.

Pada kunjungan kerja tersebut, manajemen dan pejabat SKK Migas juga melakukan interaksi dengan pekerja SKK Migas dan KKKS di lapangan untuk memastikan kegiatan lifting dapat berlangsung secara optimal sesuai target yang telah ditetapkan. Sekaligus meninjau kesiapan fasilitas yang dimiliki KKKS dalam mendukung pelaksanaan lifting.

Editor: J Silitonga
Sumber: Ril SKK Migas

Share :

Baca Juga

Nusantara

Korlantas Polri Terapkan Tiga Skema Antisipasi Kemacetan Saat Lebaran 2024

Ekonomi

Kemensos Menargetkan 2019 Prosentase Kemiskinan Turun Jadi 9,3 Persen

Nusantara

Kementerian PUPR Dukung Delapan Hal Pokok Wujudkan Indonesia Maju dan Unggul

Nusantara

Presiden Promosikan Transformasi Ekonomi Digital di Indonesia kepada CEO Selandia Baru

Nusantara

PWI Kecam Penganiaya Wartawan saat Malam Munajat 212 di Monas

Nusantara

Kunci Ekokomi Agar Membaik Adalah Kesehatan yang Baik

Nusantara

Kehadiran SMSI Sebagai Konstituen Dewan Pers di Apresiasi Wakil Ketua DPRI RI

Nataru

Jokowi Ingatkan Jajarannya Potensi Lonjakan Mobilitas Masyarakat Menjelang Nataru