Home / Nusantara / Sumsel

Rabu, 16 November 2022 - 14:45 WIB

Modus Penipuan Perubahan Tarif Transfer antar Bank, BRI Pastikan itu Hoaks

Surat pengumuman perubahan tarif transfer yang dinyatakan hoaks

Surat pengumuman perubahan tarif transfer yang dinyatakan hoaks

JAKARTA, Sumatera Headline – Bank Rakyat Indonesia (BRI) memastikan surat pengumuman yang mengatasnamakan BRI terkait perubahan tarif transfer antar bank yang tersebar di masyarakat melalui pesan SMS adalah hoaks alias tidak benar.

Surat pengumuman yang tersebar itu berisikan tentang perubahan tarif transfer antar bank dari Rp 6.500 per transaksi menjadi Rp 150.000 per bulan. Dimana tarif itu dipungut dengan cara auto debit dari rekening tabungan, tapi berlaku secara unlimited.

Sementara pilihan kedua, tidak setuju dan tetap pada tarif lama sebesar Rp. 6.500 per transaksi.

Nasabah kemudian diminta melakukan konfirmasi dengan memilih 2 pilihan tersebut, yakni setuju dengan tawaran itu atau tidak setuju. Pilihan itu harus dipilih nasabah dengan mengklik tautan yang diberikan.

Baca Juga :  BRI Lahirkan Pemimpin Terbaik sebagai Indonesia Best Companies in Creating Leaders from Within Awards 2022

Jika tidak ada tanggapan, dalam surat pengumuman itu menyebutkan, bahwa nasabah dianggap setuju dengan tarif baru dan mekanisme perubahan skena tarif akan dilakukan percobaan selama enam bulan ke depan.

Menyikapi surat pengumuman itu, pihak BRI melalui Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto memastikan pihak perusahaan tidak melakukan pengumuman tersebut.

“Hal tersebut dipastikan tidak benar,” tuturnya dikutip detikcom, Selasa (6/9/2022) lalu.

Pihak BRI tegasnya, hanya menggunakan saluran resmi website dan sosial media resmi (verified/centang biru) sebagai media komunikasi. Di antaranya:

Website: www.bri.co.id

IG: @bankbri_id

Twitter: bankbri_id, kontak bri, promo_bri

Baca Juga :  BRI Lahirkan Pemimpin Terbaik sebagai Indonesia Best Companies in Creating Leaders from Within Awards 2022

FB: Bank BRI

Youtube: Bank BRI

BRI menghimbau, nasabah lebih berhati-hati dan tidak menginformasikan kerahasiaan data pribadi serta data perbankan seperti nomor rekening, nomor kartu, PIN, user & password internet banking, OTP, dan sebagainya kepada orang lain. Termasuk yang mengatasnamakan BRI, baik melalui tautan, website, maupun pesan singkat dari sumber tidak resmi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sebab dikhawatirkan informasi tersebut merupakan modus penipuan sosial engineering. Jika nasabah terjebak kerugian nasabah dianggap sebagai kelalaian yang memberikan data rahasia sehingga BRI tidak akan bertanggung jawab. Lain cerita jika kerugian terjadi karena sistem perbankan.(SH-02)

Sumber: detik

Share :

Baca Juga

Nusantara

Pengoperasian Palapa Ring Diresmikan Presiden Jokowi

Musi Rawas

Tiga Embung Desa Diresmikan Diharapkan Dapat Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

Muratara

Dukung Pengembangan Wisata Danau Rayo, SKK Migas dan SRMD Salurkan 100 Batang Tanaman Buah-buahan

Prabumulih

Tingkatkan Kolaborasi dan Sinergi, SKK Migas – KKKS Sumbagsel Gelar Event Lifting Olympic

Lubuklinggau

Gubernur Sumsel Tinjau Kampung Ulung Kota Lubuklinggau

Nusantara

Panitia HPN Pusat Undang Menkumham Sebagai Pembicara di Konvensi Media Massa HPN 2020 Banjarmasin

Musi Rawas

Bentuk Komitmen Berantas Narkoba, Sabu Seberat 95 Gram Dimusnahkan

Musi Rawas

Jurnalisme Berkualitas di Era Digital