Home / Palembang / SMSI

Sabtu, 18 Juli 2020 - 11:28 WIB

Menjadi Nara Sumber di Webinar Nasional, Ketua SMSI Pusat Imbau Pengelola Media Tingkatkan Kualitas Jurnalistik

PALEMBANG, SH – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus hadir di tengah mahasiswa. Pada momen itu, Firdaus dinobatkan sebagai pembicara utama (keynote speaker) pada webinar nasional. Seminar virtual itu digelar Lembaga Pers Mahasiswa Gelora Sriwijaya Universitas Sriwijaya (LPM GS Unsri) pada Sabtu (18/7).

Sebagai ketua Umum yang mengantar SMSI menjadi konstituen Dewan Pers, Firdaus mengimbau para pengelola media, khususnya anggota SMSI agar dapat meningkatkan kualitas karya jurnalistik. Pada webinar yang mengusung tema “Peluang dan Tantangan Industri Media di Tengah Tatanan Kenormalan Baru” itu, Firdaus memprediksi Booming perkembangan media online di Indonesia akan berakhir dalam 5 (lima) tahun mendatang.

Menurut Firdaus, media online akan menjadi media tradisional yang tergerus dengan zaman jika tidak berkejaran dengan teknologi. “Media online menjadi primadona di masa new-normal ini namun berkembangnya terbatas. Kalaupun terus berkembang, maksimum 5 tahun mendatang, media online sudah menjadi tradisional,” ujar Firdaus.

Baca Juga :  SMSI Raih Penghargaan MURI

Direktur Majalah Teras dan korantangerang.com ini menambahkan, untuk tetap mampu bersaing pada masa mendatang, media online harus menjaga kualitas jurnalistik dan juga mengoptimalkan digitalisasi dengan mengoneksikannya pada platform digital dan media sosial.
“Yang menentukan hidup atau matinya media masa mendatang tidak lepas dari pembaca dan pengelola media tersebut yang saat ini disebut (generasi) milenial saat ini,” jelasnya.

Karena itu, lanjut Firdaus, platform media online  juga harus mengelola media sosial seperti youtube, facebook,IG untuk meningkatkan trafik pembaca. Karena Pembaca milenial kini beralih ke smartphone. “Dengan traffic baik media online mampu menghasilkan uang dengan adsen,” paparnya.

Baca juga:

Baca Juga :  Firdaus Terpilih Sebagai Ketum SMSI Pusat Periode 2019-2024

Dia menjelaskan,  kemampuan untuk bertahan dan tetap bersaing pada masa mendatang menjadi tantangan bagi pengelola media online saat ini. Bagaimana menyajikan konten atau produk jurnalistik yang menarik sesuai perkembangan zaman.

Dilanjutkan Firdaus, ketika berbicara jurnalis dan bicara bisnis medianya terdapat plus minus. Seperti media elektronik dan siber. Biaya produksinya rendah, tetapi pendapatan iklannya meningkat dan pemirsanya meningkat karena orang-orang beralih menggunakan televisi atau gadget.

“Untuk media harus menjaga kualitas jurnalistik. Karena produk media adalah produk jurnalistik. Di era new normal media online jadi primadona. Ketika berbicara industri media, bagaimana tidak meninggalkan pedoman bisnis media dan mengombinasi media tradisioal ke teknologi, serta mengoptimalkan media sosial,”  pungkasnya.(*)

Editor: J. Silitonga

Sumber: SMSI

Bagikan:

Share :

Baca Juga

Palembang

Buka Bimtek Siberindo.co, Gubernur Ajak Media Pers Produksi ‘Good News’

Palembang

Wagub Sumsel Terima Kunjungan Kerja Panja Komisi II DPR RI

Nataru

Monitor Beberapa Gereja, Gubernur Sumsel Pastikan Keamanan Ibadah Misa Natal

Palembang

HD Restui Jon Heri Menjabat Ketua PWI Sumsel

Palembang

Kabupaten Lahat Terima 9000 Sertifikat Tanah dari Jokowi

Berita TNI

Beri Kuliah Umum, Kasad Tekankan 4 Poin Penting Jaga Persatuan dan Kesatuan

Palembang

Menjelang Pelantikan Pengurus PWI Sumsel, Gubernur Nyatakan Support Penuh Organisasi Wartawan Terbesar ini

Kriminal

Kabur ke Pulau Bangka, Pencuri Besi Sutet Diringkus DitReskrimum Polda Sumsel