Home / Lubuklinggau / Sumsel

Kamis, 25 November 2021 - 11:27 WIB

Mau Jadi Camat Harus Kantongi Sertifikasi Profesi Kepamongprajaan

sosialisasi program profesi Kepamongprajaan dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, bertempat di Auditorium Lt 5, Perkantoran Wali Kota Lubuklinggau, (25/11)

sosialisasi program profesi Kepamongprajaan dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, bertempat di Auditorium Lt 5, Perkantoran Wali Kota Lubuklinggau, (25/11)

LUBUKLINGGAU, Sumatera Headline – Mau jadi camat, kedepan harus mengantongi sertifikasi program profesi Kepamongprajaan. Hal itu disampaikan Walikota Lubuklinggau melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Lubuklinggau, Dr H Tamri saat menghadiri kegiatan sosialisasi program profesi Kepamongprajaan dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, bertempat di Auditorium Lt 5, Perkantoran Wali Kota Lubuklinggau, Kamis (25/11/2021).

“Saat ini, untuk menjadi camat harus memiliki sertifikasi program profesi Kepamongprajaan. Oleh karena itu, diperlukan program profesi Kepamongprajaan seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Raih WTP Kesepuluh, Pemkot Lubuklinggau Terima Penghargaan dari Kemenkeu RI

Dia berharap, kedepan semua camat yang ada dijajaran Pemkot Lubuklinggau bisa mengikuti program ini. Bahkan Kota Lubuklinggau siap menjadi tuan rumah untuk mengadakan program seperti ini bagi ASN dari daerah tetangga seperti Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Kegiatan sosialisasi disampaikan langsung oleh Wakil Direktur Akademik Program Profesi Kepamongprajaan IPDN, Bapak Dr. Frans Dione, S.IP, M.Si.

Dalam paparannya, dia menyampaikan bahwa tujuan diadakannya acara ini adalah mencetak Pamongpraja penyelenggara pemerintahanan yang kompeten, handal dan profesional berwawasan nusantara.

Baca Juga :  Walikota Lantik Pejabat di Lingkungan Pemkot Lubuklinggau

Oleh karena itu diperlukan Program Profesi Kepamongprajaan sebagai sarana pendidikan bagi ASN yang dikaderkan untuk menjadi camat namun tidak memiliki latar belakang Ilmu Pemerintahan.

Frans juga menjelaskan bahwa IPDN selama ini melaksanakan kegiatan ini hanya didalam kampus. Namun, tidak menutup kemungkinan, kedepan bisa berkolaborasi untuk mengadakan kegiatan ini di Kota Lubuklinggau. Acara ini dihadiri kepala OPD dan dijajaran Pemkot Lubuklinggau.(*)

Editor: J Silitonga

Share :

Baca Juga

Musi Rawas

Duo Srikandi Musi Rawas Buka MTQ ke 51 Tingkat Kabupaten

Hukum

Desak Bupati Tunda Pelantikan Kades

Musi Rawas

Bupati Musi Rawas Terima Hasil Evaluasi SPBE 2018

Musi Rawas

Dodi Turisno Jabat Plt Camat Sumber Harta

Musi Rawas

49 Admin PPID Musi Rawas Ikuti Pelatihan Tentang Aplikasi Keterbukaan Informasi Publik

Muara Enim

Jelang Idul Fitri, Komunitas Muara Enim Bersedekah Bagikan 250 Paket Sembako

Musi Rawas

Medco dan SRMD Bersama PWI Musi Rawas Gelar Program Berbagi Ramadhan untuk Masyarakat di BTS Ulu Cecar

Hukum

Antisipasi Teror, Polsek Purwodadi Perketat Pengamanan Pintu Masuk