Home / Muratara

Senin, 19 Maret 2018 - 17:35 WIB

Lima Kawasan Blankspot di Muratara Segera Dibangun BTS

MURATARA, Sumatera Headline – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Rawas Utara berhasil meyakinkan Pemerintah Pusat untuk membangun Base Transceiver Station (BTS) di 5 blank spot.

Hal ini terbukti dalam 5 hari dimulai Jumat (16/3/2018) hingga Selasa (20/3/2018), Pemerintah Pusat yakni Badan Penyedia dan  Pengelolaan Pembiayaan  Telekomunikasi dan  Informartika (BP3TI)  melalui konsultannya PT Polar Penawaran Bangun Semesta, Sandra didampingi staf Diskominfo, Slamet melaksanakan survey lokasi blank spot. 

Direktur PT Polar Penawaran Bangun Semesta, Sandra mengatakan seSumatera Selatan hanya Kabupaten Musi Rawas Utara saja yang disetujui. 

“Saya mencotohkan daerah saya saja Kabupaten Empat Lawang tidak dapat,  Kabupaten Musi Rawas juga seperti itu, padahal masih ada titik blankspotnya,” katanya.

Sandra menyatakan ini berkat kegigihan Kepala Dinas Kominfo setempat dalam memperjuangkan agar BTS dibangun dititik Blankspot. 

Dimana, jelasnya ada lima Titik Blankspot yang akan dibangun BTS yakni Desa Belani Kecamatan Rawas Ilir, Desa Napalicin Kecamatan Ulu Rawas,  Desa Kuto Tanjung Kecamatan Ulu rawas, Desa Kelumpang Jaya Kecamatan Nibung dan Desa Lubuk kumbung Kecamatan Karang Jaya.

Setidaknya sekitar 70 persen BTS akan dibangun di areal Blankspot tersebut. 

Untuk itu, lanjutnya pihaknya butuh waktu 2 bulan dimana pembangunannya akan dilaksanakan setelah surveynya dilaporkan kepada BP3TI. 

“Kebiasaan yang sudah paling lama 2 bulan nih dibangun BTSnya,” ungkapnya. 

Pria yang biasa dipanggil Ichan ini menyatakan survey lapangan yang dinilai yakni areal yang ditunjuk benar-benar Blankspot.  Apabila Ada satu titik saja ada sinyal maka akan dicoret dan diganti daerah lain.  

Sambung Sandra, survey yang dilaksanakannya memastikan lahan yang disiapkan pemerintah setempat, dan juga akses jalan menuju lokasi BTS yang akan dipasang. 

“Medannya seperti apa. Apa full darat atau gimana sebab kita akan mengangkut material. Khususnya Tower elektrikal CME yang diangkut langsung dari Jakarta,” terang Sandra. 

Nah setelah itu, sambungnya akan meminta kades setempat untuk memfasilitasi kegiatan tersebut agar berjalan lancar, tepat waktu dan tepat guna. 

“Kita sangat berharap pembangunan tidak ada kendala,” harapnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Kominfo, AL Azhar mengatakan BTS yang akan dibangun untuk mengatasi masih banyaknya desa yang belum terjangkau jaringan seluler.

“Berdasarkan data yang masuk ada  33 titik Blankspot, Dan secara bertahap Pemerintah Pusat membangun 5 BTS di areal Blankspot,” ungkap AL Azhar.

Lanjutnya mengatakan, pembangunan  BTS di daerah Blankspot merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membangun ketersediaan infrastruktur layanan akses telekomunikasi yang menghubungkan seluruh daerah Indonesia.

“Pembangunan ini bukti keseriusan pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan infrastruktur publik,  khususnya sektor Telekomunikasi,” pungkasnya.  (*)

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Advertorial

Rayakan Idul Adha 1444 H, SKK Migas bersama SRMD Serahkan Bantuan Hewan Qurban

Muratara

Isi Rumah Bendahara PWI Muratara Ludes Disapu Maling

Muratara

Giatkan Pengajian akan Menumbuhkan Keimanan Anak

Muratara

Lantik Pengurus PWI Muratara, Firdaus Komar: Tetap Independen dan Jaga Netralitas di Pilkada Serentak

Muratara

Angka Kemiskinan Kabupaten Muratara Menurun

Muratara

Gelar Diklat Formal di Bidang Keprotokolan dan Kehumasan Guna Lahirkan Kader Humprot yang Handal

Kriminal

Cemburu…!! IRT ini Nekat Lukai Buah Zakar Suami

Muratara

Muratara Akan Terapkan Program Gempur Desa dan Gempur Miskin Tabanan