Home / Nusantara

Senin, 6 Mei 2019 - 18:38 WIB

Empat Provinsi Nyatakan Siap Dipilih sebagai Ibukota RI

JAKARTA, SH – Menanggapi rencana pemindahan ibukota Republik Indonesia (RI) dari Jakarta ke kota lain di luar Pulau Jawa, 4 (empat) pejabat pemerintah masing-masing dari Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan kesiapan daerahnya jika dipilih menjadi lokasi ibukota baru RI.

Gubernur Sulawesi Barat Andi Ali Baal Masdar mengatakan, bahwa Sulawesi Barat memiliki keunggulan dari sisi ketersediaan lahan yang dibutuhkan untuk membangun ibukota baru.

“Termasuk daya dukung yang disyaratkan misalnya ketersediaan air, bebas bencana, dan sebagainya,” kata Gubernur Sulbar Andi Ali Baal Masdar dalam diskusi yang diselenggarkan Kantor Staf Presiden (KSP) di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (6/5) pagi.

Senada dengan Gubernur Sulbar, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor yang hadir dalam diskusi itu juga menyampaikan kesiapan daerahnya jika dipilih sebagai lokasi baru ibukota RI.

Baca Juga :  Jokowi Tinjau Pembangunan Istana Presiden di IKN

Bahkan, menurut Sahbirin, Kalimantan Selatan juga sudah menyiapkan lahan yang dibutuhkan apabila Pemerintah Pusat menetapkan Kalsel sebagai calon ibukota baru.

“Kami membayangkan, seandainya ibukotanya ada di Kalsel, lokasinya nanti dilatarbelakangi oleh Pegunungan Meratus dan sekaligus dapat melihat pantai di kejauhan,” kata Sahbirin.

Adapun Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menjelaskan, wilayahnya memiliki semua prasyarat yang diminta oleh Pemerintah Pusat sebagai calon ibukota baru.

“Kami sudah menyiapkan tiga wilayah kabupaten di Kalteng yang memenuhi kriteria sebagai ibukota baru Republik Indonesia. Apalagi, dulunya Bung Karno pernah membayangkan masa depan Indonesia itu ibukotanya ada di Kalimantan Tengah,” kata Sugianto.

Baca Juga :  Jokowi Tinjau Pembangunan Istana Presiden di IKN

Sedangkan Kalimantan Timur juga sudah menyiapkan wilayah pesisir timur Kalimantan sebagai calon unggulan apabila dipilih sebagai ibukota negara yang baru.

“Pilihan wilayah tersebut juga menegaskan Indonesia sebagai negara maritim,” papar Yusliando, pejabat Bappeda Kalimantan Timur.

Semua Kepala Daerah juga menyatakan kerelaan dan kesiapannya apabila wilayahnya tidak terpilih sebagai lokasi ibukota baru, mengingat keputusan untuk menentukan lokasi ibukota baru tersebut adalah pilihan terbaik untuk Indonesia.

“Kami siap mendukung, di manapun keputusan Presiden Jokowi untuk menetapkan ibukota yang baru nantinya, karena keputusan tersebut pasti merupakan keputusan yang terbaik,” ujar para Gubernur tersebut kompak.

Editor : J. Silitonga

Sumber : Humas KSP

Share :

Baca Juga

Nusantara

Menteri ESDM Apresiasi Kontribusi Industri Hulu Migas Bagi Penerimaan Negara

Nusantara

Penataan Lima KSPN Super Prioritas yang Merupakan 10 ‘Bali Baru’ Diyakini Rampung Pada 2021

Ekonomi

Presiden Jokowi Ajak Pemerintah Daerah Kendalikan Inflasi

Ekonomi

Dibutuhkan Strategi Taktis Luara Biasa untuk Wujudkan ASEAN sebagai Pusat Pertumbuhan

Covid-19

Percepatan Penanganan Covid-19, Menkes Tetapkan Status PSBB untuk Wilayah DKI Jakarta

Ekonomi

Saat Presiden Berbelanja di Pasar Sota, Merauke

Ekonomi

Bantu Keakuratan Data Penduduk Miskin Merupakan Peranan Penting Pemda Agar Bansos Tepat Sasaran

Nusantara

Kinerja Hulu Migas Semester I 2025 Moncer, Investasi Tumbuh 28,6%