PALEMBANG, SH – Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat telah mengubah lanskap ruang publik di seluruh dunia, tidak terkecuali negara tercinta Indonesia. Setiap orang tidak lagi menjadi audiens yang pasif. Dengan akses yang luas tanpa batas ke dunia maya, pengguna juga bisa menjadi produsen informasi.
Menanggapi hal tersebut Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru berharap kepada insan pers dan perusahaan pers sebagai pengelola dan penyebar informasi untuk dapat berperan memberikan edukasi yang mencerdaskan kepada pembaca dan meningkatkan profesionalitas para jurnalis sehingga berita yang dihasilkan memberikan pencerdasan kepada pembaca.
Baca Juga:
- 35 Siswa dari 34 SMA/SMK di Sumsel Ikuti Diksar Bela Negara dan Edukasi Hulu Migas
- Polda Sumsel Ungkap 29 Kasus dan Amankan Ratusan Senjata Api Ilegal dalam Operasi Senpi Musi 2026
- Kejari Musi Rawas Sosialisasikan JAKUMDU, Perkenalkan Lima Inovasi Pelayanan Hukum
- Polda Sumsel Gagalkan Pengiriman 6.000 Butir Ekstasi dari Medan ke Palembang, Dua Tersangka Ditangkap
- Empat Pelaku Pencurian Kabel PLN di Muratara Ditangkap, Dua Buron Masuk DPO
“Produk yang kita sajikan menjadi ilmu, nah ini peran edukatif media yang harus ditumbuh kembangkan terus. Saya mengajak jurnalis memperhatikan betul kosakata itu dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Good news dan tidak tendensius, kemudian opini itu biar masyarakat yang membangunkannya, kita hanya menyebar luaskan informasi,” ungkapnya saat Membuka Bimbingan Teknis Siberindo.Co di Hotel Swarna Dwipa Sabtu (29/8/2020) Sore.
Herman Deru mengakui para Jurnalis di Provinsi Sumsel telah menerapkan kode etik jurnalistik dengan baik, menurutnya, ketika para jurnalis telah memegang pedoman kode etik jurnalis Ia meyakini perusahaannya pasti akan tetap berkiprah dan terus mendapat kepercayaan dari masyarakat.
“Kawan-kawan ini harus menjaga dan menjunjung tinggi kode jurnalistik, karena tiap media penyebar berita disebut wartawan. Kode etik jurnalistik sudah berjalan dengan baik, cek dan ricek sudah dilakukan,” katanya.
“Media yang memiliki usia panjang adalah penyebar berita yang akurat, biasanya berita yang disajikan itu berita benar. Saya harapkan media online mendapat kepercayaan tinggi, kalau kepercayaan tinggi insha Allah iklan juga banyak berdatangan. Kita semua berteman untuk Sumsel maju untuk semua,” pungkasnya.
Editor: J. Silitonga
Sumber: SMSI









