PALEMBANG, SH – Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat telah mengubah lanskap ruang publik di seluruh dunia, tidak terkecuali negara tercinta Indonesia. Setiap orang tidak lagi menjadi audiens yang pasif. Dengan akses yang luas tanpa batas ke dunia maya, pengguna juga bisa menjadi produsen informasi.
Menanggapi hal tersebut Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru berharap kepada insan pers dan perusahaan pers sebagai pengelola dan penyebar informasi untuk dapat berperan memberikan edukasi yang mencerdaskan kepada pembaca dan meningkatkan profesionalitas para jurnalis sehingga berita yang dihasilkan memberikan pencerdasan kepada pembaca.
Baca Juga:
- PHR Gandeng Polda Sumsel Perkuat Penegakan Hukum Hulu Migas
- PHR Zona 4 Perkuat Sinergi dengan Pemkab Muara Enim dan Musi Rawas untuk Dukung Ketahanan Energi Nasional
- Tim Elang Polres Musi Rawas Amankan Pelaku Pembawa 2.090 Gram Sabu dan 20 Butir Ekstasi
- Tata Kelola Anggaran Terbaik, SKK Migas Raih Gelar “Jawara Of The Year 2025” dari KPPN Jakarta II
- Rapat Paripurna DPRD Musi Rawas Dalam Rangka Penyampaian Raperda Inisiatif 2026
“Produk yang kita sajikan menjadi ilmu, nah ini peran edukatif media yang harus ditumbuh kembangkan terus. Saya mengajak jurnalis memperhatikan betul kosakata itu dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Good news dan tidak tendensius, kemudian opini itu biar masyarakat yang membangunkannya, kita hanya menyebar luaskan informasi,” ungkapnya saat Membuka Bimbingan Teknis Siberindo.Co di Hotel Swarna Dwipa Sabtu (29/8/2020) Sore.
Herman Deru mengakui para Jurnalis di Provinsi Sumsel telah menerapkan kode etik jurnalistik dengan baik, menurutnya, ketika para jurnalis telah memegang pedoman kode etik jurnalis Ia meyakini perusahaannya pasti akan tetap berkiprah dan terus mendapat kepercayaan dari masyarakat.
“Kawan-kawan ini harus menjaga dan menjunjung tinggi kode jurnalistik, karena tiap media penyebar berita disebut wartawan. Kode etik jurnalistik sudah berjalan dengan baik, cek dan ricek sudah dilakukan,” katanya.
“Media yang memiliki usia panjang adalah penyebar berita yang akurat, biasanya berita yang disajikan itu berita benar. Saya harapkan media online mendapat kepercayaan tinggi, kalau kepercayaan tinggi insha Allah iklan juga banyak berdatangan. Kita semua berteman untuk Sumsel maju untuk semua,” pungkasnya.
Editor: J. Silitonga
Sumber: SMSI









