Home / Nusantara

Rabu, 18 April 2018 - 16:34 WIB

Sistem Perizinan Secara Elektronik akan Pangkas Mata Rantai Birokrasi

*Presiden Minta Semua Pihak Siap Terapkan Online Single Submission*

BOGOR, Sumatera Headline – Penerapan sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau _Online Single Submission_ (OSS) akan memangkas banyak mata rantai birokrasi dan akan menjadikan seluruh perizinan dari pusat hingga ke daerah menjadi sebuah kesatuan.

Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo ketika memimpin rapat terbatas tentang percepatan pelaksanaan Online Single Submission (OSS) di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (18/4/2018).

“Ini adalah sebuah reformasi, dengan menggunakan model registrasi yang lebih modern, yang lebih cepat dengan sistem data yang terpadu, yang terintegrasi, sehingga tidak perlu lagi melewati banyak rantai birokrasi,” kata Presiden dalam sambutan pengantarnya.

Untuk itu, Presiden menekankan pentingnya kesiapan baik dari sisi teknologi yang ramah pengguna, maupun faktor sumber daya manusia (SDM), penyederhanaan proses perizinan, juga kesiapan di daerah guna kelancaran sistem perizinan tersebut.

Baca Juga :  Bersama Anggota Apkasi, Bupati Musi Rawas Hari Ini Bertemu Presiden Jokowi

“Karena ini reformasi yang berbasis teknologi digital, saya minta sistemnya betul-betul jalan dan langsung bisa digunakan dan ramah bagi penggunanya,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden mengatakan faktor SDM juga penting untuk menunjang sistem perizinan yang memiliki keunggulan dalam hal kecepatan itu.

“Ini juga menyangkut peningkatan kapasitas SDM kita agar lebih tanggap, lebih responsif dan terkait dengan kultur, birokrasi kita. Kita ingin mereka bisa memberikan pelayanan yang cepat, dan mau untuk melepaskan ego sektoralnya masing-masing,” ucap Presiden.

Selain itu, Presiden juga terus mendorong pentingnya penyederhanaan proses perizinan, terutama regulasi yang menghambat pelaksanaan berusaha, baik di tingkat kementerian maupun pemerintah daerah. Hal tersebut untuk mengimbangi kecepatan proses yang dibangun melalui _online single submission._

Baca Juga :  Pertemuan Bilateral dengan PM Jepang Furnio Kishida, Presiden Jokowi Dorong Penyelesaian IJEPA

“Saya minta sekali lagi untuk dipangkas sebanyak-banyaknya, disederhanakan. Kita (tidak) usah menunggu beberapa daerah yang masih belum siap, ya harus kita paksa agar mereka siap melalui Instruksi Presiden atau Peraturan Presiden,” tegas Presiden.

Terakhir, Presiden juga meminta satuan tugas pendukung OSS terus mengawal jalannya proses perizinan dari awal hingga akhir, sehingga penerapan OSS dapat berjalan lancar dan efektif.

“Sehingga betul-betul ini adalah sebuah reformasi dalam rangka iklim kemudahan berusaha yang ada di negara kita,” pungkas Presiden.

Naskah : Bey Machmudin

Editor : J. Silitonga

Sumber : Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Apresiasi Presiden Jokowi atas Kepercayaan Filipina terhadap Produk Alutsista Indonesia

Nusantara

Premier Oil Melakukan Pengeboran Laut Dalam di WK Andaman II

Nusantara

Aksi Nyata Bersama Masyarakat Untuk Keberlanjutan Ekosistem Melalui Festival Lingkungan Astra

Ekonomi

Kemensos Menargetkan 2019 Prosentase Kemiskinan Turun Jadi 9,3 Persen

Nusantara

Terbanyak Selenggarakan UKW, PWI Sumsel Terima Penghargaan

Nusantara

Presiden Tinjau Pembangunan Rumah Tahan Gempa di Cianjur

Nusantara

SMSI Gelar Kongres I Bulan Desember dengan Agenda Pemilihan Ketua Umum

Musi Rawas

Kementrian ESDM Hibahkan Satu Unit Sumur Bor untuk Pemkab Musi Rawas