Home / Nusantara

Selasa, 7 September 2021 - 14:44 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Bendo di Ponorogo

PONOROGO, SH – Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Bendo, dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Timur, pada Selasa, 7 September 2021. Bendungan yang terletak di Kabupaten Ponorogo tersebut, dibangun dengan biaya Rp1,1 triliun dan memiliki kapasitas 43 juta meter kubik dengan luas genangan 170 hektar, serta tinggi bendungan 74 meter.

“Ini akan menyediakan irigasi untuk 7.800 hektar sawah dan juga untuk pasokan air baku 370 liter per detik, serta bisa mengurangi banjir, mereduksi banjir 31 persen atau sebesar 117,4 meter kubik per detik,” ujar Presiden.

Presiden Jokowi pun berharap agar Bendungan Bendo dapat disambungkan dengan seluruh jaringan irigasi yang ada sehingga dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat, khususnya para petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Salah satu petani yang berkesempatan dialog dengan Presiden, mengaku bersyukur dengan difungsikan Bendungan Bendo tersebut. Ia berharap keberadaan Bendungan Bendo dapat meningkatkan produksi hasil panennya dari yang sebelumnya dua kali panen menjadi tiga kali panen padi.

Baca Juga :  Di Forum B20, Presiden Ungkap Tiga Strategi Besar Indonesia Hadapi Tantangan Ekonomi Global

“Insyaallah dengan adanya bendungan ini mungkin bisa tiga kali panen padi,” ungkap salah satu petani.

Untuk diketahui, Bendungan Bendo merupakan satu dari 17 bendungan yang telah dan akan diselesaikan pemerintah selama tahun 2021. Beberapa bendungan yang telah diresmikan adalah Bendungan Tukul di Pacitan, Provinsi Jawa Timur, Bendungan Tapin di Provinsi Kalimantan Selatan, Bendungan Napun Gete di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bendungan Sindangheula di Provinsi Banten, dan Bendungan Kuningan di Provinsi Jawa Barat.

“Bendungan Way Sekampung di Lampung yang awal September kemarin juga sudah kita resmikan dan sekarang Bendungan Bendo di Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur,” ujar Presiden.

Sedangkan sepuluh bendungan lainnya masih dalam proses pembangunan dan diharapkan dapat segera diresmikan dalam waktu dekat. Diantaranya adalah Bendungan Paselloreng dan Bendungan Karalloe di Provinsi Sulawesi Selatan, Bendungan Ladongi di Provinsi Sulawesi Tenggara, Bendungan Bintang Bano di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga :  Setelah Vaksin Moderna, Indonesia Kembali Terima 10 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Sinovac

Selain itu, ada pula Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi yang ada di Provinsi Jawa barat, Bendungan Tugu dan Bendungan Gongseng di Provinsi Jawa Timur, Bandungan Pidekso di Provinsi Jawa Tengah, serta Bendungan Margatiga yang ada di Provinsi Lampung. Keberadaan bendungan yang tersebar di seluruh Tanah Air tersebut nantinya diharapkan dapat meningkatkan produktivitas para petani di daerah sekitar bendungan.

“Artinya nanti produktivitas di bidang pertanian akan ketambahan air, pasokan air, yang kita harapkan itu akan meningkatkan produktivitas dari para petani-petani kita,” ucap Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam peresmian tersebut yaitu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.

Editor: J Silitonga
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Share :

Baca Juga

Nusantara

Terima Kunjungan Wapres Iran, Presiden Jokowi Promosikan Nilai-Nilai Islam yang Rahmatan Lil Alamin

Nusantara

Putu Wijaya dan Komaruddin Hidayat Terima Anugerah Satu Pena Award

Nusantara

Saat Presiden Jokowi Menikmati Malam di IKN

Ekonomi

Menteri BUMN Dorong Kendaraan Berbasis Energi Hijau Tumbuh Masif

Nusantara

M. Nuh : Media Pers Harus Dapat Menjadi Penghangat dan Peredam Pilkada Serentak

Nusantara

Catatan Akhir Tahun 2022 PWI Pusat

Ekonomi

Resmikan POMDesa, Wamendes PDTT Apresiasi Ide Usaha untuk Menggerakkan Perekonomian Desa

Nusantara

Aksi Presiden Jokowi Main Bola Warnai Pembukaan PON XX Papua