JAKARTA, Sumatera Headline – Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan 7 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) diantaranya, UI, IPB, ITB, UGM, UNDIP, ITS dan UDAYANA, Rabu (28/2/2018) di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta.
Kerjasama ini merupakan bentuk nyata kepedulian PLN dalam pemberdayaan sumber daya manusia, dalam penelitian dan pengembangan bidang ketenagalistrikan tanah air.
Penandatanganan kerjasama yang langsung disaksikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M Soemarno ini meliputi:
1. Magang bersertifikat sesuai kompetensi bidang ketenagalistrikan
2. Penelitian dan pengembangan bidang ketenagalistrikan
a. Pembangkit Merah Putih meliputi, Desaign Project, Kajian kelayakan Project, Konsultasi terkait dan Site Investigasi
b. Kendaraan Listrik Nasional meliputi: Penelitian dan pengembangan kendaraan listrik, penelitian dan pengembangan terkait peralatan pendukung kendaraan listrik dan Penelitian serta pengembangan lainnya yang diperlukan untuk mendukung kegiatan penyediaan tenaga listrik.
3. Diseminasi bidang ketenagalistrikan baik Nasional maupun International.
Acara penandatanganan perjanjian kerjasama dilakukan antara Direktur Utama PLN Sofyan Basir dengan 7 Rektor masing-masing Universitas, Rektor UI: Prof Muhammad Anis, Rektor IPB, Prof Arif Satria, Rektor ITB, Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi, Rektor UGM, Prof Ir Panut Mulyono, Wakil Rektor UNDIP Prof Dr Ir Ambariyanto MSc, Rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana M.Sc, Rektor Udayana Prof Dr dr Anak Agung Raka Sudewi.
Menteri BUMN, Rini M Soemarno menyebutkan, kerjasama yang apik antara PLN dengan 7 Perguruan Tinggi ini merupakan langkah yang tepat.

BUMN sebagai agen perubahan berkewajiban untuk menciptakan kemandirian dan kemajuan bangsa melalui pemberdayaan para intelektual perguruan tinggi.
“Saya menyambut baik kerjasama seperti ini. Saya bahkan mendorong hal semacam ini juga dilakukan BUMN yang lain, dengan melibatkan dunia pendidikan yang lebih banyak, sehingga link and match dunia pendidikan dan dunia usaha khususnya, dan terutama BUMN, benar-benar terwujud. Ini adalah sumbangsih nyata BUMN hadir untuk negeri,” ungkap Rini Soemarno.
Senada dengan hal tersebut Direktur Utama PLN Sofyan Basir juga mengungkapkan dukungan untuk keberlangsungan program kerjasama ini.
Sofyan menilai dengan melibatkan potensi anak bangsa dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan akan dapat mendorong roda perekonomian.
“Salah satu kerjasama kami adalah PLTU Nasional, yang merupakan pembangkit dengan sumber daya secara menyeluruh dari Indonesia untuk Indonesia, penggunaan produk dalam Negeri dan juga tenaga kerja ahli dalam negeri tentu dapat memperkuat struktur industry Nasional sehingga tercipta lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesempatan kerja,” ujar Sofyan Basir .
Dijelaakannya, PLTU Nasional merupakan Pembangkit dengan sumber daya secara menyeluruh dari Indonesia untuk Indonesia. Penggunaan produk dalam negeri diharapkan dapat memperkuat struktur industri nasional, sehingga tercipta lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesempatan kerja.
PLTU Nasional pertama yang akan dibangun lanjutnya, berlokasi di Bangka, dengan kapasitas 2x 50 MW , pembangunannya akan dimulai pada 2019 dengan target selesai pada 2022.

Sementara inovasi untuk memberikan karya terbaik bagi bangsa lanjutnya menguraikan, juga dilakukan PLN melalui keterlibatan PTN dalam Bus Listrik.
“Ini adalah bentuk nyata kepercayaan PLN kepada insan intelektual atas karya-karya kendaraan listrik yang telah ada,” ungkapnya.
Bus Listrik tersebut sambungnya, direncanakan dioperasikan pada area terbatas, seperti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kampus 7 PTN, Kawasan Wisata Nusa Dua Bali dan Kompleks Stadion Gelora Bung Karno.
Bus Listrik karya kolaborasi tersebut siap untuk beroperasi pada April 2019 .
Sementara dalam melaksanakan program magang bersertifikasi, BUMN akan memperkuat peran strategisnya dalam pembangunan ekonomi nasional, melalui PLN.
Dan secara nyata akan hadir memberikan semangat dan dukungan kepada kaum muda, intelektual mahasiswa, untuk terus berjuang mengejar prestasi, melalui Program Magang Bersertifikasi.
Program Magang Bersertifikasi memiliki tujuan untuk menghasilkan SDM unggul berkompetensi, sedini mungkin dan paham akan kebutuhan bisnis.
Program Magang Bersertifikasi ini jelasnya, akan segera terlaksana pada Juni 2018.
“Melalui program ini, akan diseleksi Calon Peserta Magang dari Mahasiswa 7 Perguruan Tinggi Negeri, ITB, IPB, UI, UGM, UNDIP, ITS & UDAYANA,” urainya.
Ditambahkannya, peserta magang nantinya akan diberikan bekal kompetensi berbasis learning by doing secara langsung dengan pengawasan mentor berkualifikasi selama 6 bulan di unit-unit PLN dan difasilitasi untuk melaksanakan Uji Kompetensi sesuai bidang yang telah dipelajari.
Sumber : Rilis Humas Kementrian BUMN
Editor : J. Silitonga









