Home / Pali / Sumsel

Selasa, 21 Januari 2025 - 16:44 WIB

Akibat Vandalisme, Medco E&P Lakukan Aktivitas Pembersihan Standar K3LL

PALI – Medco E & P Indonesia (Medco E&P), Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, tengah melakukan pembersihan ceceran minyak akibat tindakan penggesekan (vandalisme) oleh oknum tak bertanggung jawab pada pipa milik Negara yang dioperasikan Perusahaan di Desa Tempirai, Penukal Utara, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Aktivitas pembersihan dilakukan setelah tim teknis Perusahaan berhasil menangani dua titik kebocoran pipa di KM 22 & KM 22+500.

Terkait aktivitas pembersihan, Medco E&P berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Musi Banyuasin untuk memastikan penanganan sesuai standar keselamatan, kesehatan kerja, dan lindungan lingkungan (K3LL). Perusahaan juga telah berkoordinasi dengan Polsek Penukal Utara PALI, Polres Muba dan Kodim Muara Enim serta pemerintah setempat.

Baca Juga :  Wamenaker Inspeksi ke PetroChina Tanjabar, UU Keselamatan Kerja Turut Kawal Investasi Hulu Migas

“Terima kasih atas dukungan semua pihak, semoga aktivitas pembersihan dapat segera diselesaikan. Kami berharap tindakan penggesekan terhadap pipa minyak yang merupakan aset Objek Vital Nasional ini tak terulang lagi, karena dapat mengganggu pasokan energi untuk masyarakat dan merugikan Negara,’’ ujar Senior Manager Communication Medco E&P Leony Lervyn.

Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Yunianto menyayangkan terjadinya penggesekan oleh oknum tak bertanggung jawab pada pipa minyak milik Negara yang dioperasikan Medco E&P tersebut.

“Hal ini tidak hanya menghambat operasional dari Medco E&P, namun juga membahayakan masyarakat sekitar bila ceceran minyak tidak segera ditangani,” ujar Yunianto. Pihaknya mengapresiasi kesigapan tim Medco E&P yang telah melakukan pembersihan secara cepat dan sesuai dengan prosedur keselamatan, kesehatan kerja dan lindungan lingkungan.

Baca Juga :  Hj Suwarti Safari Ramadhan di Lubuk Besar

“Kami sangat berharap dukungan dan peran semua pihak untuk keberlangsungan dan kelancaran operasional hulu migas. Mudah-mudahan tindakan oknum tak bertanggung jawab yang merugikan negara, merusak lingkungan dan membahayakan masyarakat seperti ini tidak terjadi lagi kedepannya. Proses hukum harus terus dilanjutkan dan ditegakkan guna memberi efek jera bagi pelaku yang telah melakukan penggesekan pipa minyak sebagai Obyek Vital Nasional,” tegasnya. **

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Musi Rawas

Kepala BNN Musi Rawas Kunjungi Sekretariat PWI Mura, Ajak Wartawan Sosialisasi Bahaya Narkoba

Ekonomi

Pastikan Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan, Disperindag Musi Rawas Sidak Pasar

Sumsel

Keyla Azzahra Purnama, Pembawa Baki Penurunan Bendera di Istana Merdeka, Ternyata Putri Personel Polres Musi Rawas

Musi Rawas

EC Priscodesi Undur Diri dari Jabatan Sekda Musi Rawas

Musi Rawas

Satnarkoba Polres Musi Rawas Bagi Takjil

Hukum

Operasi Zebra Musi 2020 Dilaksanakan Selama 14 Hari, Ada Lima Pelanggaran yang Disasar

Muratara

Dukung Pengembangan Wisata Danau Rayo, SKK Migas dan SRMD Salurkan 100 Batang Tanaman Buah-buahan

Musi Rawas

Bupati Dukung Penuh Pendirian ITMS di Mura