Home / Palembang / Politik / PWI / Sumsel

Rabu, 8 Maret 2023 - 13:17 WIB

Diskusi Sinergitas Pers Membangun Kota Palembang Bersama Charma Aprianto

Pengurus PWI Sumsel diskusi bersama Charma Aprianto SE, bakal calon Walikota Palembang dengan tema

Pengurus PWI Sumsel diskusi bersama Charma Aprianto SE, bakal calon Walikota Palembang dengan tema "Sinergitas Pers Membangun Kota Palembang yang Berdaya Saing" (8/3)

PALEMBANG – Bakal calon Walikota (Bacawa) Palembang, Charma Aprianto SE menyambangi sekretariat PWI Sumsel, Jalan Supeno No 11 Palembang, Rabu (8/3/2023). Kedatangan mantan pimpinan umum Koran Bisnis Indonesia ini disambut langsung Ketua PWI Sumsel Dr H Firdaus Komar, SPd MSi.

H Firdaus Komar atau biasa disapa Firko, mengatakan, Charma Aprianto merupakan seorang pebisnis dan pernah bergelut di dunia pers di media ternama Koran Bisnis Indonesia.

Menurut Firko, pertemuan ini selain menjalin silaturahmi juga melaksanakan fungsi pers dengan menggelar diskusi “Sinergitas Pers Membangun Kota Palembang yang Berdaya Saing”.

“Hingga kini fungsi pers masih dibutuhkan. Saya selalu mengingatkan menjadi wartawan yang baik harus melaksanakan tugas sesuai dengan UU No 40 tahun 1999 tentang Pers,” ujar Firko.

Menurut dia, topik ini dipilih karena indikatornya banyak sekali, seperti IPM, SDM, pemahaman terhadap teknologi, pendidikan, termasuk infrastruktur yang muaranya akan mendorong daya saing Kota Palembang. Sehingga, bacalon yang ingin mencalonkan diri menjadi Wali Kota Palembang mampu memberikan kontribusi nya.

“Tapi modal tidak hanya uang, tapi juga sosial, jaringan sehingga bisa memetakan Kota Palembang seperti apa. Ke depan, agenda-agenda Palembang sangat banyak apalagi jargon Palembang Maju Sejahtera,” ujar Firko.

Sementara itu, bakal calon Wali Kota Palembang, Charma Aprianto SE mengaku bukan hal baru bertemu dengan kawan-kawan wartawan terutama pengurus PWI Sumsel.

Baca Juga :  ST-24 Mendapat Rekom dari Partai PAN untuk Maju di Pilkada Musi Rawas

Selama menjabat pimpinan umum Koran Bisnis Indonesia, dia mengakui sudah mempromosikan Kota Palembang khususnya, dan Sumsel umumnya sejak 2011.

“Bagaimana kami sebagai media mempromosikan Sumsel dan menguprade potensi yang ada di Kota Palembang. Itu sudah kami lakukan sejak tahun 2011. Saat ini masifnya media online, sehingga media cetak agak tersingkirkan. Saya merasa peran media cetak sudah tidak kuat lagi,” tutur Charma yang juga seorang pengusaha.

“Bukan berati saya stop di media, saya tidak berhubungan dengan kawan-kawan media. Kontribusi saya untuk Kota Palembang, bagaimana kita bisa bersinergi memberikan pencerahan untuk Palembang Maju Sejahtera,” kata Charma menambahkan.

Dirinya sangat menyayangkan tanggung jawab moril media membangun bangsa terutama kota Palembang sudah tergradasi.

“Saat ini media banyak dijadikan alat mengritik, membabi buta pejabat, memberikan nilai-nilai kurang baik untuk dikonsumsi publik. Jarang sekali wartawan mengkritisi produk berita secara positif, padahal cara mengkritisi pejabat ini juga harus diperhatikan,” ujar Charma.

Menurut dia, banyak hal yang bisa dieksplor di Palembang, tidak hanya soal UMKM tapi juga wisata dan lain-lain.

Untuk itu, dia yakin untuk maju menjadi bakal calon Wali Kota Palembang.

“Tidak mudah bagi Charma untuk mangatakan Bismillah untuk maju menjadi bacalon Wali Kota Palembang. Saya ini seorang pengusaha yang tidak mau tergantung hidup dari orang lain. Saya punya leadership, pengalaman memimpin organisasi. Syarat menjadi seorang pemimpin itu harus punya leadership dulu. Saya merasa sudah cukup, itu modal secara pribadi,” kata dia.

Baca Juga :  30 Wartawan Ikuti Workshop Bersama PWI , Perwakilan BPK dan Komisi Informasi Sumsel

Kedua, untuk maju menjadi bacalon Wali Kota Palembang menurut dia harus mempunyai program. “Bagaimana mungkin punya leadership tapi tidak punya program. bukan lip service. Itu harus dipraktekkan dulu. Program yang utama berbagi bersama, sehingga kesenjangan yang ada di Kota Palembang bisa ditangggulangi,” tegas dia.

Menurut Charma, cara ini harus diwadahi olah organisasi. “Untuk itu, kita berbagiĀ  bersama melalui GENCAR. Hingga saat ini, 210 ton beras sudah kita bagikan. Gubernur Sumsel mulai membantu di atas 2021. Bahkan 2020, murni dari kami sendiri setiap bulan 5 ton beras, minyak sayur, gula dan kopi. Alhamdulillah GENCAR sudah ada di 7 Provinsi di Indonesia. 21 kabupaten/kota se-Indonesia sudah ada GENCAR dlam waktu 2 tahun 6 bulan,” kata dia.

Sebelum diskusi, Ketua PWI Sumsel, Dr H Firdaus Komar Spd MSi menyerahkan souvenir berupa buku “Pengelolaan Program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Meningkatkan Standar Kompetensi Wartawan Indonesia” kepada bakal calon Wali Kota Palembang, Charma Aprianto, SE.

Acara itu juga dihadiri Tim Palembang Maju Sejahtera, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumsel Anwar Sy Rasuan, Ketua Program Pendidikan Jurnalistik (P3J) PWI Sumsel Hadi Prayogo dan para pengurus PWI Sumsel.***

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Bengkulu

Gempa Bengkulu Terasa Hingga ke Lahat

Musi Rawas

Peduli Masyarakat, BIN dapat Apresiasi dari Bupati

Lubuklinggau

Polres Lubuklinggau Laksanakan Pemotongan Hewan Kurban

Musi Rawas

Danrem 044/Gapo Tinjau Marshalling Area Yonif TP 947 di Musi Rawas

Lubuklinggau

Lawan Covid-19, TP PKK Lubuklinggau Serahkan 1000 Masker

Palembang

YLBH Garuda Kencana Indonesia Bantu Masyarakat Utamakan Keadilan dan Edukasi Paralegal

Palembang

Lepas Peserta FASI, Gubernur Targetkan Sumsel Juara Umum

Covid-19

165 Orang Wartawan dan Keluarganya Jalani Vaksinasi Covid-19