Home / Lubuklinggau / Sumsel

Kamis, 25 November 2021 - 11:27 WIB

Mau Jadi Camat Harus Kantongi Sertifikasi Profesi Kepamongprajaan

sosialisasi program profesi Kepamongprajaan dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, bertempat di Auditorium Lt 5, Perkantoran Wali Kota Lubuklinggau, (25/11)

sosialisasi program profesi Kepamongprajaan dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, bertempat di Auditorium Lt 5, Perkantoran Wali Kota Lubuklinggau, (25/11)

LUBUKLINGGAU, Sumatera Headline – Mau jadi camat, kedepan harus mengantongi sertifikasi program profesi Kepamongprajaan. Hal itu disampaikan Walikota Lubuklinggau melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Lubuklinggau, Dr H Tamri saat menghadiri kegiatan sosialisasi program profesi Kepamongprajaan dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, bertempat di Auditorium Lt 5, Perkantoran Wali Kota Lubuklinggau, Kamis (25/11/2021).

“Saat ini, untuk menjadi camat harus memiliki sertifikasi program profesi Kepamongprajaan. Oleh karena itu, diperlukan program profesi Kepamongprajaan seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Rapat Pemantapan Silaturahmi SMSI se Sumsel di Lubuklinggau, Angkat Ayo Ngelong ke Linggau 22-2-22

Dia berharap, kedepan semua camat yang ada dijajaran Pemkot Lubuklinggau bisa mengikuti program ini. Bahkan Kota Lubuklinggau siap menjadi tuan rumah untuk mengadakan program seperti ini bagi ASN dari daerah tetangga seperti Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Kegiatan sosialisasi disampaikan langsung oleh Wakil Direktur Akademik Program Profesi Kepamongprajaan IPDN, Bapak Dr. Frans Dione, S.IP, M.Si.

Dalam paparannya, dia menyampaikan bahwa tujuan diadakannya acara ini adalah mencetak Pamongpraja penyelenggara pemerintahanan yang kompeten, handal dan profesional berwawasan nusantara.

Baca Juga :  Sosialisasi Implementasi Inpres Nomor 2 Tahun 2021 Via Zoom Meeting

Oleh karena itu diperlukan Program Profesi Kepamongprajaan sebagai sarana pendidikan bagi ASN yang dikaderkan untuk menjadi camat namun tidak memiliki latar belakang Ilmu Pemerintahan.

Frans juga menjelaskan bahwa IPDN selama ini melaksanakan kegiatan ini hanya didalam kampus. Namun, tidak menutup kemungkinan, kedepan bisa berkolaborasi untuk mengadakan kegiatan ini di Kota Lubuklinggau. Acara ini dihadiri kepala OPD dan dijajaran Pemkot Lubuklinggau.(*)

Editor: J Silitonga

Share :

Baca Juga

Kriminal

Pelaku Curanmor Depan Aspol Diketahui Bernama Budi Alias Aloy

Musi Rawas

Tinjau Budidaya Ikan, Tim Komisi IV DPR RI Kunjungi Musi Rawas

Kriminal

Juragan Tuak Asal Tugumulyo Diciduk Polisi

Lubuklinggau

Upacara Perdana, Walikota Lubuklinggau Tegaskan Pentingnya Mewujudkan Lubuklinggau Metropolis Madani

Musi Rawas

Bupati Optimis, Perpustakaan Sumber Ilmu Desa Marga Sakti akan Menjadi Perpustakaan Terbaik

Nusantara

SKK Migas – Medco E&P Temukan Cadangan Gas Baru di Blok South Sumatera

Nusantara

Jaksa Agung Lakukan Rotasi 17 Kajati di Indonesia, Kajati Sumsel diisi Dr Ketut Sumedana

Musi Rawas

Dampak Covid-19, Sat Binmas Polres Musi Rawas Berikan Pendampingan Belajar Murid SD