Home / Ekonomi / Nusantara

Selasa, 9 November 2021 - 14:09 WIB

Resmikan POMDesa, Wamendes PDTT Apresiasi Ide Usaha untuk Menggerakkan Perekonomian Desa

KUNINGAN, Sumatera Headline – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi meresmikan POM Mini Desa (POMDesa) di Desa Cineumbeuy, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, Selasa (9/11/2021).

Wamendes Budi Arie mengapresiasi ide pembuatan POMDesa, karena ini menggerakkan ekonomi desa, karena POMDesa ini dikelola oleh BUMDes dengan merekrut masyarakat sekitar sebagai pengelola.

“Ini hal baru dan ide yang brilian. Jka sukses ini bisa jadi percontohan untuk desa lain,” kata Wamen Budi Arie.

BUMDes ini dalam Undang-undang Cipta Kerja resmi berbadan hukum hingga bisa juga menjadi lembaga bisnis yang bisa gerakkan ekonomi masyarakat desa.

“BUMDes itu sokoguru Pergerakan ekonomi desa sehingga bisa membangun kawasan perdesaan. Saya ini orang yang percaya kalau ingin Indonesia Maju maka harus membangun desa. Desa Maju maka Indonesia Maju,” sambung Wamen Budi Arie.

Baca Juga :  12 Organisasi Mahasiswa dalam Kelompok Cipayung Plus Audiensi Bersama Presiden Jokowi

Ditegaskannya membangun desa itu sama dengan membangun Indonesia karena masa depan dan kekuatan Indonesia ini ada di desa, yang luasnya sekitar 90 persen dari luar daratan 191 juta hektare, yang dimulai dari peternakan, pertanian, perikanan dan wisata.

“Olehnya kita harus serius membangun desa, semua pihak harus kerja keras membangun desa,” kata Wamen Budi Arie.

Di kesempatan itu, Wamendes menandatangani prasasti POMDesa Cineumbeuy dan Desa Subang dengan diikuti pengguntingan pita dan meninjau hasil produksi yang dikelola oleh BUMDes Maju Bersama. Bahkan, Ia turut mencicipi panganan yang diproduksi oleh masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Dongkrak Daya Saing Industri, SKK Migas Harapkan Multiplier Effect Hulu Migas Meningkat

POMDesa ini dikelola oleh BUMDes Maju Bersama. Keterlibatan perusahaan hanya sebagai supplyer BBM, dimana Dana Desa dalam APDes 2021 desa ini sebesar Rp254 Juta. Ini merupakan pilot Project untuk seluruh Indonesia.

Adapun BBM yang dijual POMDesa adalah Pertalite dengan harga jual Rp8.000/liter. Dexlite dijual dengan Rp9.000/liter.

Turut bersama Wamendes Budi, Wakil Bupati Kuningan Ridho Suganda, Direktur Advokasi Desa M Fachri dan pejabat dalam lingkup Pemkab Kuningan.

Editor: J Silitonga
Sumber: Ril Humas Kemendes PDTT

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Saat Presiden Berbelanja di Pasar Sota, Merauke

Ekonomi

Prabowo: Jokowinomics Aplikasi Nyata Daripada Ekonomi Pancasila

Nusantara

Success Ratio Sumur Eksplorasi Mencapai 80%

Nusantara

10 Organisasi dan Asosiasi Pers sebagai Konstituen Perlu Punya Keterwakilan di Dewan Pers

Nusantara

Dewan Pers Ingatkan, Wartawan yang Terlibat Politik Praktis Diminta Nonaktif

Nusantara

Proyek Perdana Dekomisioning Hulu Migas Berhasil Direalisasikan

Nusantara

Dewan Pers Serahkan Daftar Masalah RKUHP ke FPDIP Terkait Pasal Ancaman Kebebasan Pers

Nusantara

Tommy Soeharto Ajak Masyarakat Membeli dan Mengonsumsi Produk Bangsa Sendiri