MUSI RAWAS, SH – Guna memaksimalkan potensi yang dimiliki Kabupaten Musi Rawas untuk dikembangkan sehingga bermanfaat bagi masyarakat dan daerah. Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dengan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi DEA tentang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Senin (19/8/2019) di Ruang Rapim Gedung CCAR ITB, Bandung, Jawa Barat.
Penandatangan Kesepakatan bersama ini disaksikan jajaran pimpinan ITB dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas. Dimana kesepakatan ini akan dilaksanakan dalam kurun waktu 5 tahun yang mencakup seluruh sektor atau menyeluruh tergantung dengan prioritas kebutuhan yang akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama yang lebih terperinci dan bersifat teknis.
Baca juga :
- Kejari Musi Rawas Sita Rp1,26 Miliar Dana PSR Koperasi Sugih Jaya Mandiri
- Animo Pemudik Lebaran 2026 di Musi Rawas Diprediksi Turun 2,7 Persen
- Polres Musi Rawas Cek Senjata Api dan Amunisi di Gudang Logistik
Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak ITB yang ingin berkontribusi dalam mengembangkan dan memajukan potensi yang ada di Kabupaten Musi Rawas.
Dikatakannya, Kabupaten Musi Rawas memiliki Sumber Daya Alam yang melimpah baik itu pada sektor pertambangan, minyak dan gas juga pada sektor pertanian dan perkebunan, bahkan dengan keindahan alam yang dimiliki juga menjadi keunggulan yang dimiliki daerah ini pada sektor wisata alam nya.
“Kita berharap melalui MoU ini, potesi Musi Rawas dapat terus dikembangan seperti sektor wisata yang kami yakini dapat mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.
Sementara, Rektor ITB, Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi DEA mengapresiasi adanya kesepakatan kerjasama ini dan berharap MoU ini dapat di tindaklanjuti sesuai peran masing-masing.
”Saya mewakili keluarga besar ITB memberikan apresiasi atas ditandatanganinya MoU ini, dan diharapkan MoU ini dapat ditindaklanjuti dengan peran masing-masing,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga akan mendiskusikan dan menganalisa serta menindaklanjuti kesepahaman ini sehingga dapat diterapkan di Kabupaten Musi Rawas sesuai dengan potensi yang ada di daerah tersebut.
”Baik pihak ITB maupun Pemkab Musi Rawas diharapkan kedepan dapat segera mendikusikan turunan dari MoU ini sehingga dapat bermanfaat bagi perkembangan Kabupaten Musi Rawas,” ucapnya.
Menindaklanjuti MoU ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten Musi Rawas, Syamsul Djoko Karyono, SH melalui Kabid Obyek Wisata, Widya Liamayanti, SP mengungkapkan, pihaknya telah berencana melibatkan ITB dalam pembuatan rencana induk pengembangan wisata daerah (Riparda) dan pembuatan dokumen ilmiah (Detail Engineering Design / DED) untuk pengembangan kawasan parawisata di Musi Rawas.
”Dengan adanya Riparda dan DED ini diharapkan Kabupaten Musi Rawas akan memiliki perencanaan yang terstruktur dan terukur dalam pengembaangan keparawisataan di Kabupaten Musi Rawas sehingga lebih optimal dan membahana,” ujar Widya Lismawati.
Editor : J. Silitonga









