LUBUKLINGGAU, SH – Hari ketiga Lebaran idul fitri 1440 H, Polres Lubuklinggau fokuskan pengamanan di empat tempat vital, yakni, objek wisata, bandara, stasiun kereta api dan pusat perbelanjaan. Hal ini dilaksanakan untuk mengantisipasi keramaian masyarakat yang meningkat, mencegah berpotensi terjadinya gangguan kamtibmas.
Demikian diungkapkan Kabag Ops Polres Lubuklinggau AKP Hendri, SH, Junat (7/6/2019) disela-sela pengamanan Ops Ketupat Musi 2019 Polres Lubuklinggau.
Menurutnya, personel Polres Lubuklinggau saat ini tidak melaksanakan libur lebaran, keberadaan Polisi dibutuhkan oleh warga yang sedang memanfaatkan libur hari raya idul fitri.
- Kolaborasi DLH dan PT BSC, Perkuat Sekolah Adiwiyata di Musi Rawas sebagai Wujud Implementasi
- Ketua DK PWI Pusat: Ketua PWI Kabupaten Tidak Berwenang Memecat Anggota
- Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Musi Rawas, Resmikan Fasilitas dan Apresiasi Kinerja Jajaran
- Infrastruktur di Musi Rawas Semakin Mantab, 15 Jalan dan Jembatan Tuntas Dikerjakan
- Curi 55 Janjang Sawit, Satu Pelaku Diamankan Polsek BTS Ulu
“Berdasarkan pantauan kami, Bandara Silampari ramai penumpang, Stasiun Kereta Api Lubuklinggau juga demikian. Untuk objek wisata, seperti Bukit Sulap, Watervang dan air terjun Temam juga terlihat peningkatan pengunjung,” katanya.
Kemudian, lanjutnya, pusat perbelanjaan seperti Lippo mall dan JM store juga tak lepas dari ramainya warga lokal maupun yang sedang mudik di Kota Lubuklinggau.
“Di setiap titik keramaian kami tempatkan Petugas Polri dibantu unsur terkait,” ujarnya.
Sementara, untuk pola pengamanan, jelasnya, personel yang terlibat Operasi Ketupat saat ini masih melaksanakan tugas di lapangan dengan melaksanakan penjagaan dan patroli juga dibantu personel tambahan, baik dari staf Polres maupun Polres jajaran.
“Hal ini dilaksanakan guna memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat yang menikmati liburan hari raya,” ungkapnya.
Kabag Ops juga menghimbau, bagi warga untuk senantiasa tertib, tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan, memastikan kendaraan bermotor yang digunakan terparkir dalam keadaan terkunci aman.
“Mudah-mudahan Kota Lubuklinggau yang akan mempromosikan diri melalui program ngelong (jalan-jalan) ke Lubuklinggau oleh Pemerintah Kota, dapat kita dukung salah satunya dengan stabilitas keamanan yang kondusif,” tutup Hendri.
Editor : J. Silitonga









