Home / Nusantara

Senin, 1 April 2019 - 15:08 WIB

Presiden Jokowi : Korban Banjir Sentani akan Direlokasi

JAYAPURA, SH – Usai mendengarkan paparan dan menyaksikan penandatanganan MoU pemulihan pasca bencana, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi warga korban banjir bandang Sentani yang terjadi beberapa waktu lalu, di Posko Pengungsian GOR (Gedung Olahraga) Toware, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (1/4) siang.

Kepada wartawan Presiden menyampaikan persetujuannya jika korban banjir direlokasikan ke tempat yang lebih aman, karena daerah yang sebelumnya mereka tempati merupakan daerah yang rawan bencana.

“Relokasinya akan segera ditetapkan oleh gubernur dan bupati. Kalau sudah tempatnya nanti dibebaskan dan sudah ditetapkan baru kita akan masuk nanti untuk pembangunan rumahnya ya. Kira-kira itu,” kata Presiden seraya menambahkan, dirinya ingin agar secepatnya ada penetapan lokasi sehingga masyarakat bisa mendapatkan kepastian di mana dan segera rumah-rumah itu akan segera dibangun ya.

Baca Juga :  Jokowi Lakukan Kunjungan Kerja ke Tiga Negara

Dalam dialog dengan sejumlah pengungsi, menurut Presiden Jokowi, mereka menyampaikan keinginannya untuk mendapatkan kepastian rumahnya di mana, karena rumah mereka sebelumnya sudah habis disapu banjir bandang.

“Kita mau membangun kalau membangun di tempat yang lama tidak mungkin, memungkinkan karena akan terjadi bencana lagi, berulang lagi sehingga di lokasi di tempat yang dipastikan aman dari bencana,” ujar Presiden.

Namun sejauh ini diakui Presiden jika lokasi tanah untuk relokasi itu belum ketemu. Kalau sudah ketemu dan dibebaskan oleh gubernur dan bupati, baru akan dilakukan pembangunan secara cepat.
Saat ditanya mengenai estimasi waktunya, Presiden Jokowi meminta wartawan menanyakannya kepada Gubernur. “Tanya ke Gubernur tanahnya kapan, baru tanya ke kita (pemerintah pusat, red) kapan membangunnya. Begitu tanah ada, langsung hari itu juga kita bangun,” ucapnya.

Baca Juga :  Apresiasi Presiden Jokowi atas Kepercayaan Filipina terhadap Produk Alutsista Indonesia

Negosiasi

Sementara itu Gubernur Papua Lukas Enembe mangatakan, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua sudah mengirim tim untuk meninjau lokasi tanah yang akan digunakan sebagai lokasi relokasi. Saat ini, tim sedang melakukan negosiasi dengan pemilik tanah.

“Kalau dia sudah dapat tempatnya pasti kita akan kita bebaskan kemudian kita akan membangunnya. Tim sedang cari, mereka sudah dapat. Jadi pasti kami bebaskan,” kata Lukas.

Gubernur Papua itu berharap agar bisa mendapatkan lokasi tanah yang akan digunakan untuk relokasi itu di sepanjang jalan Jayapura menuju Wamena.

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja kali ini, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Hukum

Kunker Anggota Komisi III DPR RI ke Banten, Soroti Kelebihan Penghuni Lapas

Hukum

Personil Polairud Polri Harus Mampu Beradaptasi dengan Perkembangan Teknologi

Nusantara

Terima Kunjungan Menlu Jepang, Presiden Jokowi Tekankan Prioritas Kerjasama Kedua Negara

Ekonomi

Di Forum B20, Presiden Ungkap Tiga Strategi Besar Indonesia Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Nusantara

SKK Migas Perkuat Komitmen Penegakan Integritas

Nusantara

SKK Migas Selenggarakan Lokakarya Kehumasan 2022

Ekonomi

Sri Mulyani Pimpin Delegasi Indonesia di Pertemuan AFMGM 2019

Nusantara

Langkah SMSI Mendesain Masa Depan Media Siber