Home / Nusantara

Minggu, 24 Maret 2019 - 10:51 WIB

Antusiasme Pengunjung CFD Berfoto Bersama Pak Harto dan Ibu Tien

JAKARTA, Sumatera Headline – Ada yang tak biasa di areal car free day (CFD) di jalan Jenderal Sudirman/MH Thamrin Jakarta, Minggu 24 Maret 2019, yaitu poster besar Presiden Soeharto dan Ibu Tien bersepeda, dan orang-orang berebut berfoto di depannya bersama Siti Hediati Hariyadi, putri kedua almarhum Pak Harto yang akrab di masyarakat dengan panggilan Titiek Soeharto.

“Alhamdulillah, banyak sekali warga yang melakukan kegiatan di CFD berfoto bersama Pak Harto dan Ibu Tien bersepeda,” kata Titiek Soeharto, saat diminta seorang pengunjung berfoto bersama di depan poster besar Pak Harto dan Ibu Tien bersepeda.

Bagi masyarakat yang ingin berfoto, tersedia dua pilihan; berfoto sambil bersepeda dengan gambar Pak Harto dan Ibu Tien, atau berpose dengan latar belakang Pak Harto dan Ibu Tien bersepeda.

Baca Juga :  Titiek Soeharto: Posyandu Garda Terdepan Cegah Penyakit

“Masyarakat mendatangi booth foto bersama Pak Harto dan Ibu Tien,” ujar Titiek, kader utama Partai Berkarya dan calon legislatif DPR RI dari Yogyakarta nomor urut 1.

Pemasangan booth foto bersama Pak Harto dan Ibu Tien di CFD adalah rangkaian acara Maret Bulan Pak Harto. Jargon yang diusung; Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat.

Jargon itu sempat populer sejak Pak Harto, presiden kedua Republik Indonesia, mencanangkannya saat Hari Olahraga Nasional (Haornas). Masyarakat Indonesia yang kini berusia 45 tahun ke atas tidak akan pernah melupakan jargon itu.

Baca Juga :  Tujuan Berpolitik itu Luhur, Bukan Memecah Belah

Menariknya, pemasangan booth foto bersama Pak Harto dan Ibu Tien di CFD tidak terganggu peresmian Mass Rapid Transit (MRT) yang berlokasi tak jauh dari tempat itu. Seorang warga Kebon Sirih, misalnya, lebih memilih foto bersama Mbak Titiek dibanding menyaksikan peresmian MRT.

Menurut Titiek, antusiasme pengunjung CFD berfoto di depan gambar besar Pak Harto dan Ibu Tien memperlihatkan ada kerinduan akan kepemimpinan Presiden Soeharto. Seorang warga mengatakan yang tak bisa dilupakan pada diri Pak Harto adalah senyumnya. Lainnya, di era Presiden Soeharto sembako terjangkau semua lapisan masyarakat, alias murah. (Ril)

Editor : J. Silitonga

#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#Berkarya
#SaungBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra

Share :

Baca Juga

Nusantara

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Usia Dini, Astra Renovasi Gedung dan Pengembangan PAUD

Nusantara

Menkominfo Ajak Pekerja Media Lawan Penyebaran Hoaks

Covid-19

Kepala BNPB Imbau Pengguna Moda Transportasi Umum Sabar Antre dan Hindari Berdempetan

Nusantara

Wapres Jusuf Kalla Resmikan Rusunawa Mahasiswa UMM

Ekonomi

Kandang Petelur “Merah Putih” dari Charoen Pokphand untuk Kelompok Peternak Kaum Disabilitas Gunung Kidul

Nusantara

Nurfitria Farhana: Partai Berkarya ingin Majelis Taklim Punya Wakil di Parlemen

Nusantara

Kejar Target Pengeboran, SKK Migas Gelar Drilling Summit 2022

Nusantara

Medco Energi Pasang 1.500 Panel Surya, Kurangi Emisi 934 Ton CO₂e per Tahun