Home / Nusantara

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:40 WIB

Tommy Soeharto: Untuk Meningkatkan Produksi Pangan Nasional, Kami Hadir Memberi Bukti, Bukan Janji

BANYUMAS, Sumatera Headline – Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto mengatakan partainya berkomitmen memberi solusi dan bukti, bukan janji, untuk meningkatkan produksi pangan nasional.

Berbicara kepada petani usai panen raya petani binaan Partai Berkarya di Desa Jambudesa, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat (22/3), putra bungsu Presiden Soeharto itu mengatakan bukti yang diberikan Partai Berkarya adalah pupuk bregadium hypernano.

“Uji percontohan di lima titik memperlihatkan penggunaan pupuk ini menaikan hasil panen dari tujuh ton menjadi 10,8 ton gabah per hektar,” kata Tommy Soeharto di hadapan sejumlah kelompok tani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas dan Kebumen.

Jadi, masih menurut Tommy Soeharto, jangan lagi cari NPK tapi gunakan pupuk cair hypernano. Selain meningkatkan hasil panen, pupuk bregadium sangat praktis. Petani tidak perlu menggunakan alat transportasi, atau bersusah payah menggotong pupuk dalam jumlah banyak, ke persawahan.

Baca Juga :  Tommy Soeharto: Selama 21 Tahun Sektor Pertanian Jalan di Tempat

“Pupuk dikemas dalam bungkus tidak terlalu besar, dan bisa dibawa dengan tangan untuk sampai sawah tujuan,” ujar Tommy. “Keunggulan lain pupuk ini adalah ramah lingkungan, dan menghenat pengeluaran petani sampai 35 persen.”

Menurut Tommy, Partai Berkarya hadir untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat lewat intensifikasi perkebunan, pertanian, peternakan, dan perikanan. Semuanya menggunakan pupuk bregadium teknologi hypernano.

Bambang Tri, putra ketiga Presiden Soeharto, mengatakan Partai Berkarya juga memberi kemudahan bagi petani pengguna pupuk. “Silahkan ambil sebanyak yang diperlukan, dan bayar saat panen,” ujar Bambang Tri, yang disambut tepuk tangan ratusan petani.

Selain Tommy Soeharto, panen raya juga dihadiri Siti Hardijanti Rukmana alias Mbak Tutut, Bambang Trihatmodjo dan Mayangsari, belasan calon legislatif (caleg) Partai Berkarya, dan ratusan petani dari desa-desa sekitar.

Sebelum berdialog dengan petani, Tommy Soeharto, Mbak Tutu, dan Bambang Tri memberi bantuan mesin pembajak sawah, perontok padi, dan mesin pompa air untuk membasahi tanah pertanian.

Baca Juga :  Bangun Ekonomi Kerakyatan dengan Kearifan Lokal

Tidak hanya menjawab pertanyaan petani binaan, Tommy Soeharto juga menyampaikan visi Partai Berkarya dan sejumlah program. “Kita akan bangun pertanian terpadu,” katanya. “Petani tidak sekadar mengolah lahan, tapi juga beternak, agar jerami tidak dibakar tapi untuk pakan ternak.”

Pertanian terpadu, masih menurut Tommy Soeharto, akan membuat Indonesia mampu mengurangi impor sapi dan menuju swasembada daging sapi. Saat ini, katanya, Indonesia mengimpor 700 ribu ekor sapi per tahun.

“Kita ingin menghadirkan 100 ribu peternak baru, yang membuat Indonesia bisa swasembada daging,” kata Tommy Soeharto.

Menurut Bambang Tri, target kita seharusnya bukan lagi swasembada tapi impor. Ini sangat penting untuk meningkatkan devisa negara dan mengurangi utang luar negeri.

Partai Berkarya mendambakan Indonesia yang tidak tergantung utang, sebaliknya memiliki kedaulatan pangan, adil dan makmur. Ril

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Nusantara

Menteri PUPR : Pembangunan Jembatan Harus Diberi Sentuhan Desain Bernilai Seni

Nusantara

Audiensi Bersama Ketua DPD RI, PWI Usulkan Sinergi Penguatan Peran DPD RI

Nusantara

Bukit Soeharto Kutai Kertanegara Alternatif Lokasi Pengganti Ibu Kota RI

Ekonomi

Nanang Abdul Manaf: Teknologi dan Digitalisasi Menjadi Jembatan Wujudkan Target Produksi Migas di 2030

Ekonomi

Pertemuan ASEAN dan Korsel Bahas Ekonomi Baru dan Isu Semenanjung Korea

Nusantara

HPN Surabaya, Alex Terima Golden Award Kreator Go Internasional

Nusantara

Ketua Umum SMSI: Pemerintah Pusat Harus Pertahankan Potensi Keindahan Toba

Hukum

SKK Migas – Jamintel Tandatangani Kerjasama Fungsi Intelijen Kegiatan Usaha Hulu Migas