Home / Kriminal / Musi Rawas

Jumat, 5 Oktober 2018 - 07:31 WIB

Diduga Hamili Anak Kandung, Pria ini diamankan Polisi

MUSI RAWAS, Sumatera Headline – KR (45) warga Dusun IV Desa Mekarsari Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Kamis (4/10/2018) sekitar jam 02.00 WIB langsung diamankan aparat Kepolisian Sektor Megang Sakti melalui Kapospol Mandala Wangi setelah hampir diamuk massa atas dugaan persetubuhan anak dibawah umur yang di duga dilakukan KR.

Kemarahan warga Mekar Sari tersebut terpicu informasi yang beredar dimasyarakat adanya anak dibawah umur melahirkan seorang bayi perempuan dan diduga perbuatan tersebut dilakukan ayah kandungnya sendiri.

Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Megang Sakti Iptu M Romi dalam keterangannya yang disampaikan Bagian Humas Polres Musi Rawas melalui pesan rilis, Jumat (5/10/2018).

Baca Juga :  Abas Tari Meringkuk di Penjara Gara-gara  Sabu

Untuk menghindari amukan massa terhadap dirinya, kata Kapolsek, KR melarikan diri ke Desa Rejo Sari dan bersembunyi dirumah Pairun.

Mendengar informasi tersebut, Kapolsek memerintahkan Kapospol Mandala Wangi Bripka Muflih, Brigpol Heei dan Bripka Mei Hardi dibantu Kades Mekar Sari dan perangkat Desa Mekarsari menuju Desa Rejosari.

“Saat itu masyarakat sudah mulai ramai dan emosi karena tidak terima perbuatan pelaku yang telah menyetubuhi anak kandungnya hingga korban melahirkan seorang bayi perempuan,” katanya.

Setelah dilakukan pendekatan ungkap Kapolsek, masyarakat mulai tenang dan pelaku langsung dibawah ke Polsek Megang Sakti untuk dilakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku menceritakan perbuatan tersebut dilakukan sekitar pertengahan bulan Januari 2018 lalu, didalam kamar korban. Dimana pada saat itu korban yang berusia 17 tahun sedang dalam keadaan tidur.

Baca Juga :  Ada Laporan Pungli, Kapolres Terjunkan Personil

“Pelaku melakukannya sebanyak 8 kali sampai korban yang merupakan anak kandungnya itu melahirkan seorang bayi perempuan,” ungkapnya.

Sementara pihaknya, kata Kapolsek belum meminta keterangan terhadap korban dikarenakan kondisi korban yang masih lemah usai melakukan persalinan dan melahirkan seorang bayi perempuan.

“Hasil interogasi belum maksimal dikarenakan kondisi korban yang baru melahirkan dan kemungkinan korban mengalami trauma psikis namun tetap diupayakan untuk dilakukan BAP terhadap saksi korban,” tandasnya. (Ril)

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Musi Rawas

Meresahkan Warga, ODGJ Digelandang ke Polsek

Musi Rawas

New Normal Bukan Berarti Covid-19 Hilang, Wabup Mura Imbau Taat Prokes

Musi Rawas

Tiga Surveyor Independen Pusat Lakukan Penilaian RSUD Muara Beliti

Musi Rawas

Lomba Kepala Daerah Inovatif se-Sumsel, Musi Rawas Raih Juara Dua

Musi Rawas

Ikuti Tes Kepolisian,103 Calon Siswa Bintara Polres Musi Rawas Jalani Rapid Tes

Musi Rawas

Peringatan Nuzulul Qur’an, Hj Ratna Machmud Ajak Tingkatkan Iman dan Taqwa

Covid-19

Warga Desa Mambang Pemenang Gebyar Vaksin Presisi Polres Musi Rawas

Musi Rawas

Pleno di Tuah Negeri dan Muara Lakitan Dikawal Ketat